Kasus Kematian Ade Dadang di Gunung Jati, Kasatreskrim Polres Cirebon Kota Pastikan Penyelidikan Berlanjut - PT. Etnikom Persada Raya

Kasus Kematian Ade Dadang di Gunung Jati, Kasatreskrim Polres Cirebon Kota Pastikan Penyelidikan Berlanjut

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET,CIREBON,— Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota terus mendalami kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia Adeo Dadang (22), di wilayah Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon.

Kasatreskrim Polres Cirebon Kota AKP DR M. Fadillah menegaskan, pihaknya berkomitmen mengungkap perkara tersebut hingga menemukan pihak yang bertanggung jawab berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang sah.

Menurutnya, penanganan kasus terus berjalan dengan mendalami keterangan saksi serta menganalisis rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Kami turut berduka cita kepada ibu dan nenek korban. Kami tegaskan bahwa kami tidak memilah-milih kasus. Semua perkara akan kami dalami sampai tuntas agar terungkap siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa ini,” demikian pernyataan yang disampaikan dalam keterangan terkait penanganan kasus tersebut.

Baca Juga :  Bhikkhu Thudong 2025 Tiba di Cirebon, Prabu Diaz: Ini Perjalanan Hati dan Jiwa

AKP DR. M. Fadillah menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, terdapat enam orang yang perlu didalami keterangannya. Namun, jumlah tersebut belum dapat dipastikan sebagai jumlah pelaku karena penyidik masih mencocokkan keterangan yang diperoleh dengan bukti CCTV.

Penyidik, lanjutnya, berupaya memastikan setiap fakta yang ditemukan agar proses pengungkapan berjalan secara cermat dan tidak didasarkan pada dugaan semata.

“Kami masih mendalami keterangan saksi dan bukti CCTV. Ada hal-hal yang perlu dicocokkan sehingga prosesnya harus dilakukan secara cermat, cepat, dan tepat,” Jelasnya

Sementara itu, Ani Sriyani, ibu korban, berharap polisi segera mengungkap kasus yang merenggut nyawa anaknya tersebut. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian dan hanya menerima informasi bahwa anaknya mengalami luka akibat senjata tajam.

“Saya tidak tahu persis kronologinya. Informasi yang saya terima, anak saya dibacok. Harapan saya, pelakunya segera tertangkap,” ujar Ani.

Baca Juga :  Operasi Miras Tengah Malam, Satres Narkoba Amankan 127 Botol dari Tiga Lokasi di Kota Cirebon

Ani menceritakan, Ade Dadang yang berusia 22 tahun selama ini lebih sering tinggal bersama neneknya. Setelah menyelesaikan pendidikan, korban menjalani pekerjaan serabutan, termasuk pekerjaan di bidang bangunan. Adapun kegiatan mengamen dilakukannya sesekali sebagai aktivitas sampingan.

Korban juga diketahui pernah bekerja ke sejumlah daerah, seperti Surabaya, Bandung, dan Semarang.

Keluarga menyebut lokasi kejadian berada di sekitar kawasan Pasar Condong, mengarah ke Desa Wanakaya, dekat SD Negeri Wanakaya II. Lokasi dan kronologi secara terperinci masih perlu dipastikan berdasarkan hasil penyelidikan.

Polres Cirebon Kota menegaskan bahwa proses penanganan perkara akan terus dilakukan hingga fakta-fakta kejadian terungkap. Keluarga korban pun berharap penyelidikan memberikan kepastian hukum dan menghadirkan keadilan bagi korban.

Berita Terkait

Penghentian Penyidikan Kasus Fifi Sofiah Dipersoalkan, Kuasa Hukum Ajukan Praperadilan ke PN Cirebon
KAI Daop 3 Cirebon Bersama Railfans dan Mahasiswa Gelar Aksi Bersih Mushola dan Edukasi Keselamatan
Layani 65 Pemohon Informasi Publik, KAI Daop 3 Cirebon Raih Silver Winner Anugerah Humas Indonesia 2026
Operasi Patuh Lodaya 2026, Polres Cirebon Kota Sasar Pelanggar Lalu Lintas dan Knalpot Tak Sesuai Spesifikasi
Heru Subagja Desak Aparat Usut Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, Ratusan Korban Jadi Sorotan
Operasi Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober, Satlantas Polres Cirebon Kota Prioritaskan Pencegahan
Lima Tersangka Diamankan dalam Kasus Pelemparan Bus Suporter Persija di Tol Palikanci Cirebon
Ops Antik Lodaya 2026, Polres Cirebon Kota Sita 24.100 Butir Obat Keras dan Amankan 15 Tersangka
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Penghentian Penyidikan Kasus Fifi Sofiah Dipersoalkan, Kuasa Hukum Ajukan Praperadilan ke PN Cirebon

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kasus Kematian Ade Dadang di Gunung Jati, Kasatreskrim Polres Cirebon Kota Pastikan Penyelidikan Berlanjut

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:37 WIB

KAI Daop 3 Cirebon Bersama Railfans dan Mahasiswa Gelar Aksi Bersih Mushola dan Edukasi Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Layani 65 Pemohon Informasi Publik, KAI Daop 3 Cirebon Raih Silver Winner Anugerah Humas Indonesia 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026, Polres Cirebon Kota Sasar Pelanggar Lalu Lintas dan Knalpot Tak Sesuai Spesifikasi

Berita Terbaru