ETNIKOM.NET, CIREBON – Pesan tentang pentingnya menghentikan bullying dan menjaga kelestarian lingkungan disuarakan dari ketinggian Gunung Sindoro, Jawa Tengah.
Pesan itu datang dari Fakhira Alyssa Quinn, siswi kelas VII SMPN 1 Kota Cirebon, yang berhasil mencapai puncak Gunung Sindoro dengan ketinggian sekitar 3.153 meter di atas permukaan laut (MDPL).
Bukan sekadar mengejar summit, pendakian yang dilakukan Fakhira menjadi momentum untuk mengajak generasi muda berani menyuarakan hal-hal positif.
Pendakian dilakukan dengan metode tektok melalui jalur pendakian Keledug, Jawa Tengah. Fakhira memulai perjalanan sekitar pukul 24.00 WIB bersama pendaki tektok lainnya.
Perjalanan malam menuju puncak harus dilalui dengan berbagai tantangan. Udara dingin, kondisi gelap, medan berbatu dan berkerikil, tanjakan curam serta rasa kantuk menjadi bagian dari perjuangan menuju summit.
Namun, seluruh rasa lelah dan perjuangan tersebut terbayarkan ketika Fakhira akhirnya tiba di puncak Gunung Sindoro.
Dari atas ketinggian, ia dapat menikmati panorama lautan awan, melihat gunung-gunung lain di kejauhan hingga menyaksikan secara langsung kawasan kawah Gunung Sindoro.
“Rasa bangga, puas dan haru ketika sampai di summit Sindoro. Bisa melihat lautan awan, gunung lainnya dan melihat langsung kawah Gunung Sindoro. Rasa capek akhirnya terbayarkan,” ungkap Fakhira. Selasa (07/10/26).
Ia pun bersyukur karena selama perjalanan diberikan kesehatan, kekuatan dan keselamatan hingga dapat mencapai puncak.
Dari Puncak Gunung, Seruan untuk Pelajar
Di balik keberhasilannya mencapai puncak, Fakhira membawa pesan yang jauh lebih penting. Ia mengajak seluruh siswa dan siswi untuk menghindari tindakan bullying serta terus berusaha meraih prestasi.
Menurutnya, setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan masing-masing tanpa harus merendahkan orang lain.
Tak hanya soal bullying, Fakhira juga mengajak generasi muda untuk mencintai dan menjaga lingkungan.
Ia mengingatkan agar masyarakat menghindari pembakaran hutan yang dapat merusak alam dan mengancam keberlangsungan ekosistem.
“Saya mencintai alam yang indah yang diciptakan oleh Sang Pencipta. Mari kita syukuri dan kita jaga bersama,” pesannya.
Fakhira berharap pengalaman mendaki Gunung Sindoro menjadi awal dari perjalanan berikutnya untuk mengenal lebih banyak keindahan alam Indonesia.
Ia juga berharap diberikan kesehatan, kemudahan dan kesempatan untuk kembali mendaki gunung lainnya, sembari terus membawa pesan tentang prestasi, anti-bullying dan kepedulian terhadap lingkungan.









