Pemerintah Kota Cirebon Lepas Tim Satgas Laskar Macan Ali Nuswantara Kawal Bhikshu - PT. Etnikom Persada Raya

Pemerintah Kota Cirebon Lepas Tim Satgas Laskar Macan Ali Nuswantara Kawal Bhikshu

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, KOTA CIREBON,- Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz, secara resmi menyampaikan kesiapan pemberangkatan Tim Satgasus Laskar Agung Macan Ali Nuswantara untuk mengawal perjalanan spiritual Tudong Waisak 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabu Diaz di Markas Besar Macan Ali Nuswantara di lingkungan Kasepuhan Cirebon, Senin (18/5/2026).

Prabu Diaz menjelaskan pihaknya kembali dipercaya mendampingi perjalanan para Bhante yang melakukan ritual Tudong menuju Candi Borobudur dalam rangka perayaan Tri Suci Waisak 2026.

“Hari ini secara resmi Tim Satgasus Laskar Agung Macan Ali Nuswantara diberangkatkan menuju Jepara untuk mengawal perjalanan para Bhante menjalankan Tudong. Ini adalah bentuk pengabdian kami dalam menjaga toleransi dan kemanusiaan,” ujar Prabu Diaz.

Ia mengatakan, perjalanan akan dimulai dari kawasan Candi Sima, Jepara, kemudian melintasi Demak, Semarang, Ungaran, Bawen, Salatiga, Boyolali hingga Klaten menuju kawasan Candi Sewu dan Prambanan sebelum akhirnya menuju Candi Borobudur.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kali ketiga dilakukan oleh Laskar Agung Macan Ali Nuswantara bersama Forum Lingkungan Hidup dan Budaya Nusantara setelah sebelumnya turut mengawal perjalanan Tudong tahun 2023 dan 2025.

Baca Juga :  Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Cibinong: Komitmen Bersama untuk Generasi Sehat dan Unggul

“Tahun-tahun sebelumnya para Bhante berjalan kaki dari Thailand melintasi Malaysia dan Singapura hingga Indonesia. Tahun ini perjalanan dimulai dari Jepara menuju Borobudur,” katanya.

Prabu Diaz menjelaskan, sebanyak 30 personel Satgasus dan pengawal tetap diterjunkan untuk mendampingi para Bhante selama 11 hari perjalanan. Selain itu, pihaknya juga menurunkan 10 personel tim medis dan pengobatan alternatif.

Seluruh kegiatan pengawalan dilakukan secara mandiri dengan dukungan berbagai fasilitas penunjang modern dan sistem keamanan ketat.

“Kami menyiapkan mobil IT berbasis satelit untuk monitoring perjalanan, CCTV, ambulans VIP, kendaraan counter van dengan fasilitas lengkap seperti tempat tidur, kamar mandi dan sofa, hingga kendaraan logistik yang membawa kebutuhan para Bhante dan pengawal,” jelasnya.

Selain kendaraan logistik, Laskar Macan Ali juga menerjunkan brigade motoris menggunakan empat motor besar sebagai pembuka dan pengawal rombongan selama perjalanan berlangsung.

Baca Juga :  Cirebon Fight Arena ke-3, Wadah Pembinaan Atlet Tinju Menuju Level Profesional

Bahkan satu unit sepeda listrik disiapkan khusus untuk berada di depan rombongan Bhante demi menjaga kenyamanan perjalanan agar tidak terganggu asap kendaraan bermotor.

“Semua kami mapping secara sistematis dan safety. Personel juga sudah mendapatkan pembekalan terkait etika dan tata cara menghormati para Bhante selama perjalanan,” ungkapnya.

Prabu Diaz menegaskan, kegiatan tersebut tidak memiliki kepentingan politik maupun bisnis, melainkan murni sebagai bentuk nyata menjaga persaudaraan dan toleransi antarumat beragama.

“Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang cinta damai. Di saat banyak negara dilanda konflik, masyarakat Indonesia justru hidup rukun dan saling menjaga walaupun berbeda keyakinan,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan persatuan demi terciptanya perdamaian dunia.
“Perbedaan jangan dijadikan alasan perpecahan. Justru dengan perbedaan kita belajar saling menghormati dan menjaga perdamaian,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sosialisasi Program MBG di Kota Bogor, DPR RI Dorong Penguatan Gizi untuk Cetak Generasi Unggul
Pemerintah Dorong Peran Aktif Masyarakat untuk Kawal Program MBG
Panen Jagung di Waled, Polres Cirebon Kota Sebut Lahan Pertanian Cirebon Masih Produktif
Sat Samapta Polres Cirebon Kota Bubarkan Dugaan Tawuran Bersenjata di Kesambi
200 Pakaian Ludes dalam 20 Menit, Komunitas Milenial Cirebon Bantu Warga Kurang Mampu
KAI Daop 3 Cirebon Tutup Perlintasan Ilegal Demi Keselamatan Perjalanan Kereta
KAI Daop 3 Cirebon Gandeng BPN Jateng Perkuat Pengamanan Aset
Tuntut Keadilan untuk Anak, Fifi Sofiah Pertanyakan Gugatan Lahan di PN Sumber
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 10:57 WIB

Pemerintah Kota Cirebon Lepas Tim Satgas Laskar Macan Ali Nuswantara Kawal Bhikshu

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:08 WIB

Sosialisasi Program MBG di Kota Bogor, DPR RI Dorong Penguatan Gizi untuk Cetak Generasi Unggul

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:00 WIB

Pemerintah Dorong Peran Aktif Masyarakat untuk Kawal Program MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:02 WIB

Panen Jagung di Waled, Polres Cirebon Kota Sebut Lahan Pertanian Cirebon Masih Produktif

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:58 WIB

Sat Samapta Polres Cirebon Kota Bubarkan Dugaan Tawuran Bersenjata di Kesambi

Berita Terbaru