36.255 Turis Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon, Naik 9,9 Persen - PT. Etnikom Persada Raya

36.255 Turis Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon, Naik 9,9 Persen

- Redaksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, CIREBON — Kereta api semakin diminati wisatawan mancanegara untuk menjelajahi berbagai destinasi di Pulau Jawa. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat 36.255 pelanggan warga negara asing (WNA) selama periode Januari hingga September 2026.

Jumlah tersebut meningkat 9,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 32.986 pelanggan.
Peningkatan ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan wisatawan internasional terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus mampu menghubungkan berbagai destinasi wisata di Pulau Jawa.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan kereta api kini tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman perjalanan wisata.

“Peningkatan jumlah pelanggan mancanegara ini menunjukkan kepercayaan yang semakin besar terhadap layanan KAI. Kereta api menawarkan perjalanan yang selamat, aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus memberikan akses langsung menuju berbagai destinasi unggulan di Pulau Jawa,” ujar Muhibbuddin, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, sebagian besar wisatawan asing menggunakan kereta api jarak jauh menuju sejumlah kota tujuan, seperti Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Bandung, Jakarta hingga Banyuwangi.

Baca Juga :  Santika Premiere Linggarjati dan Majalah Bobo Hadirkan “Summer Fun with Bobo”, Liburan Sekolah Edukatif untuk Keluarga

Di wilayah Daop 3 Cirebon, terdapat tiga layanan kereta api yang paling banyak diminati wisatawan mancanegara, yakni KA Ranggajati relasi Cirebon–Surabaya Gubeng–Jember, KA Cakrabuana relasi Gambir–Cirebon–Purwokerto, serta KA Gunungjati relasi Gambir–Cirebon–Semarang Tawang.

Stasiun Cirebon Jadi Pilihan Utama
Selama Januari–September 2026, lima stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon menjadi titik naik dan turun favorit wisatawan mancanegara.

Rinciannya:
Stasiun Cirebon: 20.579 pelanggan
Stasiun Jatibarang: 5.362 pelanggan
Stasiun Cirebon Prujakan: 2.738 pelanggan
Stasiun Haurgeulis: 2.506 pelanggan
Stasiun Brebes: 2.018 pelanggan
Selain lima stasiun tersebut, sejumlah stasiun lainnya seperti Pegadenbaru, Ketanggungan, Babakan, Ciledug, Arjawinangun, Tanjung, Terisi dan Losari juga mulai mencatat peningkatan perjalanan wisatawan asing.

Muhibbuddin menilai tren tersebut tidak lepas dari semakin berkembangnya destinasi wisata sejarah, budaya dan berbagai kawasan menarik yang terhubung dengan jaringan transportasi kereta api.

Wisatawan mancanegara juga dinilai memilih kereta api karena menawarkan ketepatan waktu, kenyamanan selama perjalanan serta kemudahan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI yang telah mendukung layanan berbahasa Inggris.

“KAI terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh pelanggan, termasuk wisatawan mancanegara. Tren positif ini merupakan hasil dari peningkatan fasilitas, digitalisasi layanan, serta promosi yang dilakukan secara berkelanjutan, baik di dalam maupun luar negeri,” katanya.

Baca Juga :  Nuroji Sambut Baik Langkah Pemerintah Dirikan Program MBG

Beri Dampak ke Ekonomi Daerah
Meningkatnya konektivitas transportasi dan integrasi antarmoda turut menjadi faktor yang mendorong pertumbuhan jumlah wisatawan asing pengguna kereta api.

Bagi wisatawan internasional, efisiensi waktu dan kemudahan berpindah dari satu destinasi ke destinasi lainnya menjadi pertimbangan penting dalam memilih moda transportasi.

Kehadiran wisatawan mancanegara juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Aktivitas wisatawan ikut mendorong sektor perhotelan, kuliner, transportasi lanjutan, jasa pemandu wisata, UMKM hingga industri ekonomi kreatif di sekitar stasiun dan kawasan destinasi wisata.

“Selain ramah lingkungan, perjalanan menggunakan kereta api juga memberikan pengalaman yang berbeda bagi wisatawan. Mereka dapat menikmati pemandangan sepanjang perjalanan sekaligus berinteraksi dengan masyarakat lokal di stasiun maupun di dalam kereta,” ujar Muhibbuddin.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi nilai tambah transportasi kereta api sebagai bagian dari perjalanan wisata di Indonesia.
Perjelas Dasar Perhitungan Kenaikan
Ringkas Lead Agar Lebih Tajam
Padatkan Bagian Dampak Ekonomi

Berita Terkait

Dari Puncak Sindoro, Siswi SMPN 1 Cirebon Serukan Stop Bullying dan Jaga Alam
Sidak Komisi III DPRD Kota Cirebon Soroti Obat, Alkes hingga Utang RSD Gunung Jati
Polres Cirebon Kota Ungkap Curat Counter Gadget, Pelaku Anak 14 Tahun
Sekitar 500 Orang Gelar Unras di Kantor PT KAI Daop 3 Cirebon, Persoalan Portal Jadi Sorotan
KAI Mini Fair Hadirkan Seni dan Budaya Cirebon di Stasiun Cirebon
HUT Ke-81 KAI, Tiket Kereta Api Cukup Bayar 81 Persen, Keberangkatan Bisa H+45
Jalan Berlubang Jadi Sorotan, Pelajar SMKN 2 Cirebon Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Tanda Barat
220 Ribu Pelanggan, KA Cakrabuana Jadi Penghubung Mobilitas Cirebon–Jakarta
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Dari Puncak Sindoro, Siswi SMPN 1 Cirebon Serukan Stop Bullying dan Jaga Alam

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:18 WIB

36.255 Turis Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon, Naik 9,9 Persen

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Sidak Komisi III DPRD Kota Cirebon Soroti Obat, Alkes hingga Utang RSD Gunung Jati

Rabu, 30 September 2026 - 22:29 WIB

Sekitar 500 Orang Gelar Unras di Kantor PT KAI Daop 3 Cirebon, Persoalan Portal Jadi Sorotan

Rabu, 30 September 2026 - 14:23 WIB

KAI Mini Fair Hadirkan Seni dan Budaya Cirebon di Stasiun Cirebon

Berita Terbaru