Sidang Adat Toraja Jadi Ruang Dialog Pandji dan Masyarakat Adat - PT. Etnikom Persada Raya

Sidang Adat Toraja Jadi Ruang Dialog Pandji dan Masyarakat Adat

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM NET, TORAJA — Komika Pandji Pragiwaksono menjalani persidangan adat di Tongkonan Layuk Kaero, Sangalla, Tana Toraja, Selasa (10/2/2026). Prosesi bertajuk Ma’Buak Burun Mangkali Oto’ itu dihadiri perwakilan 32 wilayah adat di Toraya dan difasilitasi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) sebagai bagian dari upaya penyelesaian persoalan secara adat.

Persidangan digelar sebagai respons atas materi lawakan Pandji dalam pertunjukan Mesakke Bangsaku (2013) yang menyinggung tradisi kematian Rambu Solo’.

Potongan video pertunjukan tersebut kembali beredar di media sosial dan memicu reaksi dari sebagian Masyarakat Adat Toraya yang menilai candaan itu menyinggung budaya dan nilai yang dijaga lintas generasi.

Baca Juga :  Pesona Berkebaya Meriahkan HUT ke-598 Kota Cirebon, Semangat Pelestarian Budaya Lokal Kian Menguat

Dalam forum tersebut, Pandji menyampaikan pengakuan dan mendengarkan pandangan para perwakilan wilayah adat.

“Saya merasa sangat terhormat menjadi bagian dari prosesi pemulihan keharmonisan yang begitu indah dan luhur,” ujar Pandji.

Ia menyebut proses yang dijalaninya sebagai adil dan demokratis serta berharap dapat diterima kembali di Toraja.

Ketua Pengurus Harian Daerah AMAN Toraya, Romba Marannu Sombolinggi, mengatakan proses ini tidak semata ditujukan kepada Pandji sebagai individu.

Ia menyebut dinamika yang berkembang di ruang publik juga memunculkan respons yang dinilai tidak seluruhnya proporsional. Menurutnya, dalam proses tersebut kedua pihak sama-sama menyampaikan permohonan maaf sebagai bagian dari pemulihan.

Baca Juga :  Merawat Harmoni dalam Keberagaman Etnik Indonesia

Sekretaris Tongkonan Kada, Daud Pangarungan, menjelaskan hukum adat Toraya berorientasi pada pemulihan, bukan penghukuman. Dalam persidangan itu, Pandji dikenakan tanggung jawab pemulihan berupa satu ekor babi dan lima ekor ayam yang akan dilanjutkan dengan ritual adat pada Rabu (11/2/2026). Ketentuan tersebut dimaksudkan untuk memulihkan relasi antarmanusia, alam, leluhur, dan Sang Pencipta.

Kuasa hukum Pandji, Haris Azhar, menilai mekanisme hukum adat yang ditempuh kliennya sebagai proses pembelajaran yang autentik.

Ia menyebut penyelesaian melalui musyawarah terbuka dengan melibatkan 32 wilayah adat mencerminkan pendekatan keadilan restoratif, yakni penyelesaian konflik yang berorientasi pada pemulihan hubungan secara bermartabat dan dialogis.[]

Berita Terkait

Bekasi Berkebaya 2026, Panggung Inklusif Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif
Keraton Kasepuhan Gelar Ruwahan Nisfu Syaban, Doa Bersama Sambut Ramadan
Perda Pajak Kota Cirebon Disorot: Antara Kepatuhan Hukum dan Keadilan bagi UMKM
Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Rajaban, Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Warisan Pemoeda Kaoem Betawi 1927 Terus Menyala Lewat Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Jakarta
Arak-Arakan Condong Meriahkan Sedekah Bumi dan Nadran di Desa Kalisapu
Fasilitas Mainan Anak di Alun-Alun Kejaksan Cirebon Terbengkalai, Praktisi Anak Kak Jums Soroti Minimnya Perawatan
Astana Maqbaroh Kramat Gede Makam Tengah: Jejak Wali, Tradisi, dan Sejarah Islam di Kadupinang Pandeglang
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:21 WIB

Bekasi Berkebaya 2026, Panggung Inklusif Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:08 WIB

Sidang Adat Toraja Jadi Ruang Dialog Pandji dan Masyarakat Adat

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:03 WIB

Keraton Kasepuhan Gelar Ruwahan Nisfu Syaban, Doa Bersama Sambut Ramadan

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:15 WIB

Perda Pajak Kota Cirebon Disorot: Antara Kepatuhan Hukum dan Keadilan bagi UMKM

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:18 WIB

Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Rajaban, Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Berita Terbaru