ETNIKOM.NET, CIREBON – Selama ini dikenal sebagai pengacara dengan karakter bicara lugas dan tegas, Zakir Rasyidin kini membuka lembaran baru dalam perjalanan hidupnya. Ia resmi memasuki industri musik Tanah Air dengan merilis single perdana berjudul “Jalan Hidup” pada Rabu (21/1/26).
Lagu bernuansa reflektif tersebut sekaligus dipercaya menjadi soundtrack film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih. Peluncuran ini menjadi momen emosional bagi Zakir, yang mengaku kecintaannya pada musik telah tumbuh sejak lama, namun baru kini diwujudkan secara serius.
“Dunia tarik suara ini memang hobi saya sejak lama. Hari ini saya memilih lebih serius. Lagu ini saya nyanyikan sendiri dan diciptakan khusus untuk saya. Jalan Hidup bercerita tentang perjalanan manusia—tentang luka, kesedihan, penyesalan, proses, pilihan, dan keberanian,” ujar Zakir.
Ia menuturkan, lagu tersebut lahir dari kegelisahan melihat realitas sosial saat ini. Banyak orang tampak baik-baik saja di permukaan, namun menyimpan luka dan pergulatan batin yang tidak terlihat.
“Ini bukan soal politik, ini tentang kehidupan sehari-hari. Jalan hidup tidak selalu mulus, bahkan sering menyakitkan. Tapi luka itu bagian dari menjadi manusia, dan kita harus berani menjalaninya,” katanya.
Single “Jalan Hidup” diproduseri oleh Badai, musisi dan pencipta lagu ternama sekaligus eks personel Kerispatih. Badai mengaku proses produksi berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Yang paling penting, penyanyinya suka dulu dengan lagunya. Bang Zakir sudah klik sejak awal dengan lirik, notasi, dan aransemen. Jadi saat rekaman, tinggal menikmati prosesnya,” ungkap Badai.
Menurutnya, keberanian Zakir terjun ke dunia musik patut diapresiasi, mengingat latar belakangnya sebagai pengacara yang telah mapan.
“Tidak banyak pengacara yang berani masuk industri musik. Tapi Bang Zakir berani dan ternyata mampu. Karakter vokalnya punya romansa, tapi tetap maskulin. Cocok dengan lagunya dan juga dengan ide filmnya,” jelasnya.
Badai juga menegaskan, sebagai pencipta lagu, ia selalu mempertaruhkan kredibilitas dalam setiap karya yang dirilis.
“Ego dan nafsu tidak selalu membawa kebahagiaan, justru kadang membawa kita ke sekam yang membara. Itu yang ingin saya sampaikan lewat lirik lagu ini. Soal diterima atau tidak, kami serahkan pada proses dan penilaian masyarakat,” ucapnya.
Sebagai soundtrack film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih, lagu “Jalan Hidup” diharapkan mampu memperkuat emosi cerita sekaligus menemukan tempat di hati pendengar. Zakir pun menyadari tantangan industri musik yang terus berkembang.
“Industri musik dulu dan sekarang sangat berbeda. Tapi saya siap belajar dan beradaptasi. Ini adalah jalan hidup baru yang saya pilih,” pungkasnya.









