ETNIKOM.NET, CIREBON,- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cirebon menyalurkan bantuan anggaran sebesar Rp1 miliar kepada 40 cabang olahraga (cabor) yang mengikuti Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat persiapan atlet sekaligus meningkatkan peluang Kota Cirebon kembali menembus 10 besar klasemen Porprov mendatang.
Ketua KONI Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah, menyampaikan alokasi anggaran diberikan secara proporsional sesuai kebutuhan dan potensi tiap cabor, termasuk peluang raihan medali emas. Cabor unggulan yang dinilai berpotensi besar meraih medali pun mendapat perhatian lebih.
Menurut Handarujati, dana tersebut diprioritaskan untuk kebutuhan dasar atlet dan ofisial selama BK Porprov, seperti honorarium, transportasi, dan akomodasi. Meskipun belum mencakup seluruh kebutuhan teknis, dukungan ini diharapkan dapat memperlancar langkah Kota Cirebon menuju Porprov 2026 yang dijadwalkan berlangsung November tahun depan.
Beberapa cabor yang menjadi tumpuan Kota Cirebon antara lain gateball, bola basket, muaythai, gulat, taekwondo, dan panjat tebing. Cabor-cabor tersebut dinilai memiliki peluang kuat menyumbang medali emas, sehingga pembinaan dan pendanaan terus dioptimalkan.
Sebagai upaya memperkuat tata kelola olahraga, KONI Kota Cirebon juga menggelar bimbingan teknis (bimtek) pelaporan yang menghadirkan Inspektorat serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Kegiatan ini diikuti seluruh pengurus cabor untuk memastikan administrasi, laporan kegiatan, dan pertanggungjawaban anggaran berjalan sesuai aturan, transparan, dan akuntabel.
Dispora Kota Cirebon menegaskan bahwa bantuan stimulan BK Porprov ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan agar seluruh cabor meningkatkan kualitas persiapan. Pemerintah daerah optimistis dukungan anggaran akan mendorong semangat bertanding serta menghasilkan prestasi optimal pada Porprov 2026.
KONI Kota Cirebon berharap dengan sinergi antarcabor, dukungan anggaran, serta pembinaan berkelanjutan, target masuk 10 besar Porprov Jawa Barat 2026 dapat kembali dicapai.









