Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Bandung Tekanan Asupan Gizi Sejak Dini - PT. Etnikom Persada Raya

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Bandung Tekanan Asupan Gizi Sejak Dini

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 00:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET , BANDUNG , JAWA BARAT ,- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat, pemangku kebijakan daerah, dan para pelaksana teknis melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Warung Kopi Inspiratif, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, pada Jumat (21/11).

Acara ini menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Muhammad Akmal Arrafat, serta Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN Teguh Supangardi.

Dalam paparannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani menegaskan bahwa MBG merupakan program pembangunan manusia yang berdampak jangka panjang, bukan sekadar program bantuan. Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi yang sehat dan cerdas agar mampu bersaing menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Anak dengan asupan gizi yang baik akan tumbuh lebih sehat, mampu berpikir kritis, dan siap berkontribusi bagi masa depan bangsa,” ujarnya, program ini harus menjadi gerakan nasional bersama, bukan hanya proyek pemerintah,” tutur Netty.

Baca Juga :  Stabilitas Keuangan Ciayumajakuning Terjaga, Kredit BPR di Wilayah OJK Cirebon Sentuh Rp2,08 Triliun

Ia juga menekankan pentingnya tiga fungsi DPR dalam keberhasilan program, yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan. Sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, pendidik, orang tua, hingga petani dan UMKM, menjadi kunci agar MBG memberikan manfaat menyeluruh.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Muhammad Akmal Arrafat menyoroti pentingnya pengawalan serius terhadap pelaksanaan MBG di daerah. Ia menjelaskan bahwa berbagai aspek terus dievaluasi, dari kebersihan dapur, penyusunan menu, hingga pemenuhan standar gizi.

“MBG bukan hanya soal memberi makan gratis, tetapi memastikan kualitas gizi terbaik bagi anak-anak kita,” katanya.

Akmal juga menekankan pentingnya tenaga ahli gizi dalam penyelenggaraan layanan, sesuai Surat Edaran Kepala BGN Nomor 6 Tahun 2025. Ia menambahkan bahwa program ini terbukti memberikan dampak positif, seperti meningkatnya kehadiran siswa dan berkurangnya beban orang tua. Bahkan, respons antusias datang dari siswa melalui “surat cinta” berisi harapan dan dukungan terhadap keberlanjutan program.

Baca Juga :  “Prabu Diaz Dorong Kolaborasi Pariwisata Cirebon”

Kmudian perwakilan Badan Gizi Nasional, Teguh Supangardi menekankan bahwa MBG adalah bagian dari upaya besar memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Program ini tidak hanya memberikan makanan bergizi, tetapi menggerakkan ekonomi lokal melalui pemanfaatan pangan daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh dapur MBG wajib memenuhi empat standar nasional: kecukupan kalori, komposisi gizi, higienitas, dan keamanan pangan. Teguh juga mengajak masyarakat untuk aktif melakukan pengawasan melalui kanal resmi BGN.

“Dengan sinergi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, kita pastikan MBG menjadi fondasi kuat bagi generasi Indonesia yang sehat dan berdaya saing,” tutupnya.

Berita Terkait

Daop 3 Cirebon Pastikan Kesiapan Prasarana dan Sarana KA Jelang Angkutan Nataru 2025/2026
Paguyuban Pelangi Desak Pemkot Cirebon Transparan Soal Rencana Kenaikan PBB 2026
Periode Libur Nataru KAI Daop 3 Cirebon Berikan Diskon Tiket 30 Persen Untuk KA Ekonomi Non-Subsidi
Pelaku UMKM Sukalila Desak Kejelasan Revitalisasi Sungai Sukalila, Ancaman Pembongkaran Picu Kecemasan
Fasilitas Mainan Anak di Alun-Alun Kejaksan Cirebon Terbengkalai, Praktisi Anak Kak Jums Soroti Minimnya Perawatan
Stabilitas Keuangan Ciayumajakuning Terjaga, Kredit BPR di Wilayah OJK Cirebon Sentuh Rp2,08 Triliun
BWCF ke-14 Resmi Dibuka, Menggali Ulang Jejak Peradaban Nusantara dari Nisan-Nisan Tua
Prabu Diaz Angkat Bicara Soal Rencana Penggusuran PKL Sukalila
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 November 2025 - 11:47 WIB

Daop 3 Cirebon Pastikan Kesiapan Prasarana dan Sarana KA Jelang Angkutan Nataru 2025/2026

Selasa, 25 November 2025 - 11:27 WIB

Paguyuban Pelangi Desak Pemkot Cirebon Transparan Soal Rencana Kenaikan PBB 2026

Selasa, 25 November 2025 - 00:47 WIB

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Bandung Tekanan Asupan Gizi Sejak Dini

Senin, 24 November 2025 - 17:55 WIB

Periode Libur Nataru KAI Daop 3 Cirebon Berikan Diskon Tiket 30 Persen Untuk KA Ekonomi Non-Subsidi

Minggu, 23 November 2025 - 09:11 WIB

Fasilitas Mainan Anak di Alun-Alun Kejaksan Cirebon Terbengkalai, Praktisi Anak Kak Jums Soroti Minimnya Perawatan

Berita Terbaru