Jalan Rusak Parah di Trusmiland Dikeluhkan Warga Akibat Proyek Perumahan - PT. Etnikom Persada Raya

Jalan Rusak Parah di Trusmiland Dikeluhkan Warga Akibat Proyek Perumahan

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM CIREBON – Warga griya indah jati 2 mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang rusak parah hingga menyerupai bubur, diduga akibat aktivitas pembangunan proyek perumahan Trusmiland ningrat di wilayah pasindangan. Kerusakan jalan semakin parah saat hujan turun, menyebabkan permukaan jalan berlumpur, licin, dan sulit dilalui kendaraan.

Pantauan di lokasi menunjukkan jalan yang sebelumnya beraspal kini berubah menjadi kubangan lumpur.

Truk-truk bermuatan material proyek disebut kerap melintas tanpa adanya pengamanan jalan yang memadai, sehingga mempercepat kerusakan.

“Kalau hujan, jalan ini benar-benar seperti bubur. Motor sering tergelincir, mobil juga susah lewat,” keluh salah seorang warga perumahan griya indah jati 2, Senin, (29/12/2025).

Baca Juga :  Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Rebo Wekasan Lewat Curak Sedekah

Selain mengganggu aktivitas warga, kondisi jalan tersebut juga dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama anak-anak dan pengendara roda dua.

Disisi lain, warga meras terisolir jika sudah memasuki malam hari. Pasalnya, jalan menuju perumahan Griya Jadimulya sudah ditutup sejak pukul 18.00

“Kita kalau malam bingung mau keluar, dari Jadimulya ditutup, sementara lewat akses kasinangan jalan sudah sedemikian parah,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Rinna Suryanti Soroti Mandeknya Dana Perbaikan Rumah Ambruk Tahap Dua

“Apalagi yang punya mobil sudah pasti khawatir jika lewat jalan tersebut, karena berpotensi menabrak batu pada bagian body bawah. Terlebih lagi mobil-mobil kecil,” tambahnya.

Warga mengaku sudah beberapa kali menyampaikan keluhan, namun belum ada penanganan serius.
Warga berharap pihak pengembang perumahan bertanggung jawab dengan segera melakukan perbaikan jalan sementara maupun permanen, serta memperhatikan dampak lingkungan selama proses pembangunan berlangsung.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak pengembang belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.

Berita Terkait

Dua Anggota Terlibat Narkoba, Kapolres Cirebon Kota Tegaskan Sanksi PTDH Tanpa Toleransi
Operasi Pekat Ungkap Peredaran Miras di Kapetakan Jelang Tahun Baru
KAI Daop 3 Cirebon Catat 9.084 Penumpang Berangkat pada Hari ke-11 Nataru
Diskon 30 Persen, Tiket KA Ekonomi Masih Tersedia
Kapolres Cirebon Kota Pastikan Video Viral Banjir Lobunta Merupakan Kejadian Lama
Polres Cirebon Kota Tegaskan Video Viral Banjir Lobunta Bukan Kejadian Terbaru
KAI Daop 3 Cirebon Catat Lonjakan Kedatangan Penumpang pada 10 Hari Angkutan Nataru 2025/2026
Menteri LHK Apresiasi Kebersihan Stasiun Cirebon, Daop 3 KAI Dinilai Unggul Kelola Sampah
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 17:15 WIB

Dua Anggota Terlibat Narkoba, Kapolres Cirebon Kota Tegaskan Sanksi PTDH Tanpa Toleransi

Senin, 29 Desember 2025 - 13:56 WIB

Jalan Rusak Parah di Trusmiland Dikeluhkan Warga Akibat Proyek Perumahan

Senin, 29 Desember 2025 - 08:27 WIB

Operasi Pekat Ungkap Peredaran Miras di Kapetakan Jelang Tahun Baru

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:51 WIB

KAI Daop 3 Cirebon Catat 9.084 Penumpang Berangkat pada Hari ke-11 Nataru

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:50 WIB

Diskon 30 Persen, Tiket KA Ekonomi Masih Tersedia

Berita Terbaru

Cirebon

Diskon 30 Persen, Tiket KA Ekonomi Masih Tersedia

Minggu, 28 Des 2025 - 20:50 WIB