KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Pola Operasi Khusus Imbas Banjir di Pekalongan dan Jakarta - PT. Etnikom Persada Raya

KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Pola Operasi Khusus Imbas Banjir di Pekalongan dan Jakarta

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, CIREBON,- KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan kereta api akibat luapan air yang terjadi di jalur kereta api petak jalan Pekalongan–Sragi serta di sejumlah wilayah Jakarta pada 17–18 Januari 2026.

Sebagai dampak dari kondisi tersebut, Daop 3 Cirebon mencatat adanya pembatalan tiket penumpang sebanyak 2.145 pelanggan selama 2 hari dengan nominal Rp.431.629.000,- dengan rincian Sabtu, 17 Januari 2026 sebanyak 495 penumpang dengan nominal Rp.94.221.000,- dan Minggu, 18 Januari 2026 sebanyak 1.650 penumpang dengan nominal Rp. 337.417.000,- .

Selain itu Daop 3 juga mengambil langkah overstappen (pindah moda) bagi penumpang KA yang hendak melanjutkan perjalanan ke kota tujuan dengan menggunakan bus yang disediakan KAI Daop 3 Cirebon menuju Brebes, Tegal, dan Pekalongan karena perjalanan sejumlah KA lintas utara Jawa dialihkan melalui jalur selatan.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa langkah pembatalan dan pengalihan perjalanan dilakukan semata-mata untuk menjaga keselamatan pelanggan. “Keputusan pembatalan perjalanan dan pengalihan moda ini merupakan langkah antisipatif demi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api. Kondisi luapan air di beberapa titik jalur KA tidak memungkinkan untuk dilalui hingga dinyatakan benar-benar aman,” ujar Muhibbuddin.

Baca Juga :  Laka Truk Tronton Tabrak Angkot di Purworejo, 11 Orang Dikabarkan Meninggal Dunia, 6 Orang Luka- luka

Sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan, KAI melakukan overstappen (pindah moda) para penumpang KA di stasiun Cirebon dan Cirebonprujakan menggunakan bus pada Minggu malam, 18 Januari 2026, mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai.

Sebanyak 203 penumpang dari KA Pandalungan, Brawijaya, Sembrani, Jayabaya, Harina, dan Gumarang dialihkan dan diteruskan perjalanannya menuju Stasiun Brebes, Tegal, dan Pekalongan.

Adapun penyediaan bus meliputi: 8 unit bus menuju arah Brebes, Tegal, dan Pekalongan dengan jumlah 464 penumpang, 3 unit bus menuju arah Jakarta dengan jumlah 148 penumpang

Lebih lanjut, Muhibbuddin menegaskan bahwa KAI terus melakukan penanganan prasarana secara intensif. “Petugas prasarana kami saat ini bekerja maksimal melakukan pemeriksaan dan penanganan jalur agar dapat segera dinyatakan aman untuk dilalui. KAI juga memastikan seluruh penumpang terdampak mendapatkan haknya, termasuk pengembalian bea tiket sesuai ketentuan,” tambahnya.

Sebagai imbas lanjutan dari gangguan prasarana akibat banjir, Senin, 19 Januari 2026, KAI Daop 3 Cirebon melakukan pembatalan perjalanan sebanyak 25 kereta api.

KAI terus berusaha untuk melakukan penanganan secara maksimal dengan mengerahkan petugas prasarana dan sarana untuk melakukan normalisasi lintasan, penguatan badan jalan rel, serta koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan instansi teknis lainnya dalam penanganan dampak banjir di sekitar jalur rel.

Baca Juga :  Singa Barong Dijamas, Keraton Kasepuhan Cirebon Hidupkan Warisan Leluhur di Bulan Muharam

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang dialami, dan kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan di tengah situasi seperti ini. KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen untuk terus menyampaikan informasi terbaru dan memberikan pelayanan optimal kepada para pelanggan di tengah situasi seperti ini,” ujar Muhibbuddin.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan.

Pengembalian bea tiket dapat dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
– Pengembalian bea tiket paling lambat 7 (tujuh) hari sejak tanggal pembatalan.
– Pelanggan yang tidak berkenan melanjutkan perjalanan akibat pengalihan rute, rekayasa pola operasi, maupun dampak keterlambatan berhak memperoleh pengembalian bea 100 persen, termasuk untuk tiket terusan atau tiket pulang-pergi yang dikelola oleh KAI Group.
– Pengembalian bea tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun dan Contact Center 121.
– Pengajuan melalui Contact Center 121 dapat dilakukan melalui layanan call dan VOIP pada aplikasi Access by KAI, khusus untuk pengembalian bea 100 persen

Penulis : Jums

Berita Terkait

Zakir Rasyidin Jajal Dunia Musik, Badai Kerispatih Produseri Single “Jalan Hidup”
KAI Daop 3 Cirebon Sampaikan Permohonan Maaf atas Gangguan Perjalanan KA Menoreh
Sat Resnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Produksi Tembakau Sintetis Rumahan di Kos-Kosan
Tri Adhianto: Pemkot Bekasi Siapkan Rp5 Miliar Tangani Penyebab Banjir
Rinna Suryanti: 2026 Harus Jadi Tahun Ketahanan Ekonomi Kota Cirebon, Bukan Euforia
Perkuat Transportasi Publik, KAI Daop 3 Hadirkan Layanan Kereta Api Murah dan Cepat
KAI Daop 3 Cirebon Minta Maaf atas Keterlambatan Kereta Akibat Luapan Air di Wilayah Daop 4 Semarang
Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Rajaban, Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:36 WIB

Zakir Rasyidin Jajal Dunia Musik, Badai Kerispatih Produseri Single “Jalan Hidup”

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:21 WIB

KAI Daop 3 Cirebon Sampaikan Permohonan Maaf atas Gangguan Perjalanan KA Menoreh

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:44 WIB

Sat Resnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Produksi Tembakau Sintetis Rumahan di Kos-Kosan

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:36 WIB

Tri Adhianto: Pemkot Bekasi Siapkan Rp5 Miliar Tangani Penyebab Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:09 WIB

Rinna Suryanti: 2026 Harus Jadi Tahun Ketahanan Ekonomi Kota Cirebon, Bukan Euforia

Berita Terbaru