ETNIKOM.NET, CIREBON — Sebuah video banjir yang kembali viral di media sosial dan disebut terjadi di Perumahan Lobunta, Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, sempat menimbulkan kekhawatiran warga. Namun Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar memastikan video tersebut merupakan rekaman lama yang terjadi pada Desember 2024 dan baru diunggah kembali.
AKBP Eko Iskandar menjelaskan, pihak kepolisian langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kondisi terkini. Hasilnya, situasi di Perumahan Lobunta saat ini terpantau aman dan tidak terjadi banjir seperti yang terlihat dalam video.
“Betul ada video yang beredar di media sosial, tetapi itu adalah video tahun lalu. Kami sudah turun langsung ke lokasi, alhamdulillah kondisi saat ini tidak seperti yang diviralkan,” ujar AKBP Eko Iskandar, Minggu (28/12/2025).
Meski demikian, Kapolres mengakui curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir memang menyebabkan banjir di sejumlah titik wilayah hukum Polres Cirebon Kota.
Berdasarkan data sejak 20 Desember, tercatat ada 18 titik yang terdampak banjir, baik di area permukiman maupun ruas jalan.
“Beberapa titik masih menjadi perhatian dan terus kami antisipasi, termasuk wilayah Lobunta. Personel kami disiagakan untuk memantau dan membantu masyarakat jika dibutuhkan,” jelasnya.
AKBP Eko juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta bijak dalam membagikan konten di media sosial. Ia menegaskan pentingnya memastikan kebenaran informasi agar tidak menimbulkan keresahan.
Di sisi lain, kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan langkah antisipatif, mulai dari pemantauan wilayah rawan banjir hingga pengaturan lalu lintas di titik-titik yang terdampak genangan.
“Keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas kami. Kami berharap warga tetap tenang, waspada, dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang,” pungkas Kapolres.








