Program MBG di Desa Suci Cirebon Dorong UMKM Pangan dan Petani Lokal Terlibat dalam Rantai Pasok Gizi - PT. Etnikom Persada Raya

Program MBG di Desa Suci Cirebon Dorong UMKM Pangan dan Petani Lokal Terlibat dalam Rantai Pasok Gizi

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, CIREBON, JAWA BARAT, – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cirebon menghadirkan perspektif baru mengenai bagaimana program ini tidak hanya berfungsi meningkatkan kesehatan anak dan masyarakat rentan, tetapi juga menguatkan ekonomi lokal.

Sosialisasi ini menekankan bahwa MBG merupakan momentum besar untuk menghidupkan kembali potensi pangan daerah dengan melibatkan petani, UMKM, dan pelaku usaha rumahan dalam rantai produksi makanan bergizi.

Kegiatan sosialisasi program MBG di Gedung Larasati, Desa Suci, Kec. Mundu, Cirebon, pada Sabtu (29/11) ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Anggota DPRD Cirebon, Ade Irawan, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional (BGN), Teguh Supangardi, serta ratusan peserta yang merupakan warga setempat.

Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional (BGN), Teguh Supangardi, yang hadir dalam kegiatan ini menuturkan bahwa Cirebon memiliki kekayaan pangan lokal yang sangat beragam, mulai dari hasil pertanian hingga produk olahan tradisional. Semua ini dapat dikolaborasikan dalam penyediaan menu harian MBG.

Baca Juga :  Polsek Selatan Timur Amankan Pengemudi Ekspedisi Bawa Knuckle Ilegal

“Ketahanan pangan daerah adalah fondasi penting dari keberhasilan program ini. Dengan mengoptimalkan bahan pangan lokal, kita tidak hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga menguatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa standar gizi tetap menjadi prioritas dalam penyusunan menu. Namun, keberagaman bahan pangan lokal memungkinkan penyediaan makanan yang sehat sekaligus variatif. Pelaku UMKM di Cirebon didorong untuk mengambil peran aktif dalam pengolahan, distribusi, hingga penyediaan bahan baku.

Selain memberikan dampak ekonomi, keterlibatan masyarakat lokal juga memperkuat rasa memiliki terhadap program MBG. Masyarakat merasa bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai pelaku utama dalam memastikan pelaksanaan program yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“MBG adalah gerakan untuk seluruh masyarakat. Ketika petani, UMKM, dan warga bergerak bersama, kita bukan hanya memberi makan anak-anak, tetapi memberi harapan bagi masa depan daerah,” tambahnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang bangsa untuk menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing global. Program MBG hadir sebagai solusi strategis dengan tujuan menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi dan daya tahan tubuh anak, mendukung prestasi belajar, serta memberdayakan petani dan UMKM pangan lokal.

Baca Juga :  Laskar Macan Ali dan Satnarkoba Polres Cirebon Kota Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Anggota DPRD Cirebon, Ade Irawan menegaskan pentingnya pengawasan dan pemerataan pelaksanaan MBG hingga daerah terpencil. Ia mendorong digitalisasi sistem pengawasan, penerapan standar pengolahan dan distribusi pangan yang ketat, serta kemitraan pemerintah dan sektor swasta untuk menjamin efektivitas dan keberlanjutan program.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah bentuk nyata investasi masa depan bangsa. Dengan kolaborasi lintas sektor, pengawasan kuat, dan komitmen berkelanjutan, Indonesia dapat mewujudkan generasi bebas stunting, sehat, dan berprestasi,”.

Dengan sosialisasi program MBG yang digelar di Desa Suci ini semakin menegaskan pemerintah yang tidak hanya menyentuh aspek kesehatan dan pendidikan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Program ini diharapkan menjadi contoh bagaimana kebijakan nasional dapat menggerakkan potensi lokal secara optimal.

Berita Terkait

Hotel Santika Premiere Linggarjati – Kuningan Hadirkan “Kick Off Meeting Package” Perpaduan Bisnis, Alam, dan Semangat Kebersamaan di Kaki Gunung Ciremai
KORPRI Tekankan Integritas dan Profesionalisme pada Peringatan HUT ke-54 di Kabupaten Nias
KAI Siapkan 154 Perjalanan KA per Hari di Masa Nataru 2025/2026, Daop 3 Cirebon Targetkan 121.639 Penumpang
Terima Kunjungan Wakapolda Jabar,Bupati Bogor Perkuat Sinergi untuk Keamanan dan Pembangunan Daerah
Warga Desa Batujajar Bandung Antusias Sambut Program MBG
PKL Sukalila Tuntut Kejelasan Relokasi dalam RDP DPRD Kota Cirebon
Daop 3 Cirebon Pastikan Kesiapan Prasarana dan Sarana KA Jelang Angkutan Nataru 2025/2026
Program MBG: Konsumsi Makanan Sehat Wajib Dilakukan Sejak Dini
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:37 WIB

Hotel Santika Premiere Linggarjati – Kuningan Hadirkan “Kick Off Meeting Package” Perpaduan Bisnis, Alam, dan Semangat Kebersamaan di Kaki Gunung Ciremai

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:30 WIB

KORPRI Tekankan Integritas dan Profesionalisme pada Peringatan HUT ke-54 di Kabupaten Nias

Selasa, 2 Desember 2025 - 14:02 WIB

KAI Siapkan 154 Perjalanan KA per Hari di Masa Nataru 2025/2026, Daop 3 Cirebon Targetkan 121.639 Penumpang

Senin, 1 Desember 2025 - 18:24 WIB

Program MBG di Desa Suci Cirebon Dorong UMKM Pangan dan Petani Lokal Terlibat dalam Rantai Pasok Gizi

Jumat, 28 November 2025 - 17:22 WIB

Terima Kunjungan Wakapolda Jabar,Bupati Bogor Perkuat Sinergi untuk Keamanan dan Pembangunan Daerah

Berita Terbaru