Komisi IX Ajak Masyarakat Kawal Bersama Program Strategis Nasional MBG - PT. Etnikom Persada Raya

Komisi IX Ajak Masyarakat Kawal Bersama Program Strategis Nasional MBG

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, TANAH LAUT, KALIMANTAN SELATAN (18/2) – Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana mengajak partisipasi aktif masyarakat demi kelancaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keterlibatan lintas sektor dan partisipasi masyarakat yang kuat menjadikan program ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis digelar di Aula H. Abidin, Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, pada Senin, (16/2). Selain perwakilan DPR RI, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), perwakilan Dinas Pendidikan, Kepala desa, Kepala sekolah, Dewan guru, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam pemaparannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi kualitas sumber daya manusia sejak dini. Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun generasi yang sehat dan berdaya saing.

“Program Makan Bergizi Gratis atau MBG bukan sekadar program pembagian makanan. Ini adalah investasi besar negara untuk masa depan generasi kita. Anak-anak yang sehat dan tercukupi gizinya akan memiliki daya konsentrasi yang lebih baik, semangat belajar yang meningkat, serta peluang prestasi yang lebih tinggi,” ujar Mariana.

Baca Juga :  SWI Depok Mantapkan Program Kerja Lewat Rakor Bulanan

Ia menyampaikan bahwa berdasarkan laporan dari sejumlah sekolah yang telah menjalankan program tersebut, terlihat perubahan positif pada para siswa. Guru-guru merasakan adanya peningkatan fokus belajar karena anak-anak tidak lagi mengikuti pelajaran dalam kondisi lapar.

“Dari beberapa sekolah yang sudah menjalankan program ini, para guru menyampaikan bahwa anak-anak menjadi lebih fokus dalam belajar. Tidak ada lagi yang belajar dalam kondisi lapar atau kurang energi. Ini dampak yang sangat nyata,” tambahnya.

Tidak hanya berdampak pada aspek pendidikan dan kesehatan, Hj. Mariana juga menekankan bahwa MBG turut memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat. Program ini melibatkan tenaga kerja lokal dalam pengelolaan dapur dan distribusi makanan, sehingga membuka peluang kerja baru di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Pemerintah Ajak Masyarakat Terlibat demi Kelancaran Program Makan Bergizi Gratis

“Selain manfaat bagi anak-anak, program ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Setiap dapur MBG dapat menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Artinya, program ini bukan hanya soal gizi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa pelaksanaan program tentu memiliki tantangan yang perlu diatasi secara bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengawal dan memberikan masukan konstruktif.

“Jika ada kekurangan dalam pelaksanaan di lapangan, mari kita sampaikan melalui mekanisme yang ada agar segera diperbaiki. Saya berharap jumlah dapur MBG dapat terus bertambah sehingga seluruh sekolah bisa merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Sebagai penutup, Mariana mengingatkan kepada seluruh pihak untuk menjaga komitmen bersama dalam memastikan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Mari kita dukung bersama, kita awasi bersama, dan kita jaga bersama demi masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komisi IX DPR Tegaskan Pentingnya Pengawasan Program MBG di Kota Serang
KAI Daop 3 Cirebon Perketat Pengawasan dengan Drone dan Penutupan Perlintasan Liar untuk Jaga Keselamatan KA
Ramadan Tiba, Petugas Sita Puluhan Botol Miras dari Warung di Jalur Bypass
Safari Ramadan 15 Hari, NasDem Sasar Pesantren dan Konsolidasi Menuju 2029 di Jawa Barat
KAI Daop 3 Cirebon Larang Masyarakat Ngabuburit di Jalur Rel Selama Ramadan 1447 H Demi Keselamatan
Fraksi-Fraksi DPRD Sampaikan Pemandangan Umum atas Raperda APBD 2026
Sosialisasi Program MBG Hadir di Yayasan Nurul Falah Cianjur
Angkutan Lebaran 2026 Aman dan Lancar, KAI Daop 3 Cirebon Maksimalkan Perawatan Sarana
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:05 WIB

Komisi IX DPR Tegaskan Pentingnya Pengawasan Program MBG di Kota Serang

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:58 WIB

KAI Daop 3 Cirebon Perketat Pengawasan dengan Drone dan Penutupan Perlintasan Liar untuk Jaga Keselamatan KA

Senin, 23 Februari 2026 - 15:07 WIB

Ramadan Tiba, Petugas Sita Puluhan Botol Miras dari Warung di Jalur Bypass

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:29 WIB

KAI Daop 3 Cirebon Larang Masyarakat Ngabuburit di Jalur Rel Selama Ramadan 1447 H Demi Keselamatan

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:01 WIB

Fraksi-Fraksi DPRD Sampaikan Pemandangan Umum atas Raperda APBD 2026

Berita Terbaru

Internasional

Wisata Kuliner di Lingsia, Perpaduan Rasa Muslim dan Tradisi Tiongkok

Selasa, 24 Feb 2026 - 08:45 WIB

Budaya

Menu Berbuka Ala Betawi yang Sarat Tradisi

Senin, 23 Feb 2026 - 06:09 WIB