Sosialisasi Program MBG Perkuat Komitmen Peningkatan Gizi dan Perekonomian Lokal di Makassar - PT. Etnikom Persada Raya

Sosialisasi Program MBG Perkuat Komitmen Peningkatan Gizi dan Perekonomian Lokal di Makassar

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, MAKASAR, SULAWESI SELATAN (18/2) – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar bersama mitra kerja di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai tujuan, mekanisme, serta dampak strategis program nasional MBG bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi menyoroti isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait sumber pendanaan program MBG. Ia menegaskan bahwa pendanaan MBG tidak memiliki kaitan dengan anggaran guru.

“Dalam beberapa waktu terakhir, beredar informasi yang mengaitkan sumber pendanaan program MBG dengan anggaran untuk guru. Perlu kami tegaskan bahwa pendanaan MBG tidak berasal dari, tidak mengurangi, dan tidak memiliki kaitan dengan anggaran guru. Hak dan kesejahteraan guru tetap menjadi prioritas dan dialokasikan sesuai ketentuan dalam APBN maupun APBD,” ujar Ashabul Kahfi saat sosialisasikan program MBG di Cafe Vaan In Sky, Bajiminasa 1, Tamarunang, Mamajang, Makassar pada Selasa, (17/2).

Baca Juga :  Anggota DPRD Rinna Suryanti Soroti Mandeknya Dana Perbaikan Rumah Ambruk Tahap Dua

Ia menjelaskan bahwa program MBG memiliki pos anggaran tersendiri yang telah dirancang melalui mekanisme penganggaran resmi dan terpisah dari sektor pendidikan. Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen menjaga stabilitas pembiayaan pendidikan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik.

Ashabul Kahfi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. “Kami mengajak masyarakat untuk selalu merujuk pada sumber resmi pemerintah agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat mengganggu kepercayaan publik terhadap program-program strategis nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa implementasi MBG di Makassar telah menunjukkan dampak positif yang signifikan, tidak hanya dari sisi kesehatan dan gizi masyarakat, tetapi juga terhadap perekonomian lokal.

“Adanya program MBG telah menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian lokal dan kondisi tenaga kerja di Kota Makassar. Berbagai efek domino yang muncul tidak hanya memperkuat sektor usaha mikro dan kecil, tetapi juga menciptakan peluang kerja serta meningkatkan kinerja ekonomi secara keseluruhan,” jelasnya.

Baca Juga :  Keraton Kasepuhan Gelar Tradisi Siraman Panjang Jelang Maulid Nabi

Menurutnya, program MBG mendorong peningkatan aktivitas ekonomi lokal melalui partisipasi pelaku usaha dalam rantai pasok kebutuhan pangan dan jasa pendukung. Perputaran ekonomi di sektor riil pun semakin meningkat, memberikan efek berganda pada sektor perdagangan, transportasi, hingga jasa lainnya.

Selain itu, MBG turut berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja, khususnya di sektor UMKM dan sektor informal. Banyak pelaku usaha yang terdorong untuk menambah tenaga kerja guna memenuhi kebutuhan produksi dan distribusi.

Di sisi lain, pemberdayaan UMKM menjadi salah satu fokus utama. Melalui akses pelatihan, pendampingan, serta peluang pemasaran yang lebih luas, kapasitas pelaku usaha lokal semakin menguat sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap Program MBG semakin komprehensif. Implementasi yang terarah dan berkelanjutan diyakini akan memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif.

Berita Terkait

Komisi IX DPR Tegaskan Pentingnya Pengawasan Program MBG di Kota Serang
KAI Daop 3 Cirebon Perketat Pengawasan dengan Drone dan Penutupan Perlintasan Liar untuk Jaga Keselamatan KA
Ramadan Tiba, Petugas Sita Puluhan Botol Miras dari Warung di Jalur Bypass
Safari Ramadan 15 Hari, NasDem Sasar Pesantren dan Konsolidasi Menuju 2029 di Jawa Barat
KAI Daop 3 Cirebon Larang Masyarakat Ngabuburit di Jalur Rel Selama Ramadan 1447 H Demi Keselamatan
Fraksi-Fraksi DPRD Sampaikan Pemandangan Umum atas Raperda APBD 2026
Sosialisasi Program MBG Hadir di Yayasan Nurul Falah Cianjur
Angkutan Lebaran 2026 Aman dan Lancar, KAI Daop 3 Cirebon Maksimalkan Perawatan Sarana
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:05 WIB

Komisi IX DPR Tegaskan Pentingnya Pengawasan Program MBG di Kota Serang

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:58 WIB

KAI Daop 3 Cirebon Perketat Pengawasan dengan Drone dan Penutupan Perlintasan Liar untuk Jaga Keselamatan KA

Senin, 23 Februari 2026 - 15:07 WIB

Ramadan Tiba, Petugas Sita Puluhan Botol Miras dari Warung di Jalur Bypass

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:29 WIB

KAI Daop 3 Cirebon Larang Masyarakat Ngabuburit di Jalur Rel Selama Ramadan 1447 H Demi Keselamatan

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:01 WIB

Fraksi-Fraksi DPRD Sampaikan Pemandangan Umum atas Raperda APBD 2026

Berita Terbaru

Internasional

Wisata Kuliner di Lingsia, Perpaduan Rasa Muslim dan Tradisi Tiongkok

Selasa, 24 Feb 2026 - 08:45 WIB

Budaya

Menu Berbuka Ala Betawi yang Sarat Tradisi

Senin, 23 Feb 2026 - 06:09 WIB