ETNIKOM.NET, CIREBON – Program bedah rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang digagas Polri melalui Polda Jawa Barat dan dijalankan Polres Cirebon Kota kembali menghadirkan bantuan nyata bagi masyarakat kurang mampu. Kali ini, rumah milik Sri Puspitasari dan suaminya, Hadi, di wilayah Pekalipan, diperbaiki setelah mengalami kerusakan berat selama lima tahun.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, didampingi Kapolsek Selatan Timur (Seltim) AKP Juntar Hutasoit, Camat Pekalipan Gandhi., dan Lurah Pekalipan Mimin Minarsih., meninjau langsung pengerjaan rumah yang sudah mencapai 80 persen. Selasa (08/3/26).
“Rumah Ibu Puspitasari (67) di Gang pulo kaca , RW 08 Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon ini memang sudah lima tahun mengalami kerusakan berat. Setelah koordinasi dengan pak Camat terkait kepemilikan rumah, alhamdulillah masalah hak milik sudah selesai sehingga bisa kita bantu melalui program bedah rumah tidak layak huni. Program ini merupakan inisiatif dari Bapak Kapolri yang ditindaklanjuti Bapak Kapolda dan jajaran Polres Cirebon Kota,” ujar AKBP Eko Iskandar.
Kapolres menambahkan bahwa program ini tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat menumbuhkan kepedulian sosial. “Kami bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk penggiat sosial, gereja, serta anggota dewan, untuk memberikan stimulus agar kepedulian kita kepada sesama semakin meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Sri Puspitasari menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya. “Ini benar-benar anugerah dari Tuhan. Sebelumnya saya harus tidur di kos-kosan karena rumah rusak, sekarang sudah bisa melihat perubahan besar. Terima kasih atas perhatian Kapolres Cirebon Kota, semoga polisi selalu disayang Allah dan kebaikannya dibalas oleh-Nya. Terima kasih juga kepada semua pihak yang membantu perbaikan rumah ini,” ujarnya.
Dengan program ini, Polres Cirebon Kota berharap semakin banyak masyarakat tersentuh dan termotivasi untuk peduli kepada sesama, khususnya bagi warga yang membutuhkan hunian layak.









