Program Makan Bergizi Gratis Mendorong Peningkatan Gizi Pada Anak - PT. Etnikom Persada Raya

Program Makan Bergizi Gratis Mendorong Peningkatan Gizi Pada Anak

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, TANAH LAUT, KALIMANTAN SELATAN (26/2) – Komisi IX DPR RI bersam mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menggelar kegiatan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperluas penerima manfaat. Sosialisasi ni bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat mengenai manfaat dan mekanisme pelaksanaan Program MBG.

Pemerintah menggelar sosialisasi program MBG kali ini di GSG Muara Kintap, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (25/2). Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana, bersama perwakilan Badan Gizi Nasional dan Dinas Kesehatan setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Mariana menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang memiliki tujuan besar dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

“Bapak Ibu sekalian, Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak kita. Program ini tidak hanya berfokus pada pemberian makanan, tetapi juga memiliki dampak yang luas, baik bagi kesehatan, pendidikan, maupun perekonomian masyarakat,” ujar Mariana.

Baca Juga :  Kapolres Cirebon Kota Turun ke Jalan, Ajak Remaja Pulang dengan Humanis di Malam Minggu

Ia menjelaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik akan memberikan dampak signifikan terhadap proses belajar anak di sekolah. Anak-anak yang mendapatkan asupan makanan bergizi cenderung memiliki konsentrasi belajar yang lebih baik serta kehadiran yang lebih stabil.

“Dari sisi pendidikan, berbagai pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa anak-anak yang menerima makan bergizi di sekolah memiliki tingkat konsentrasi belajar yang lebih baik. Kehadiran mereka di sekolah pun meningkat karena kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” lanjutnya.

Selain berdampak pada anak-anak, program ini juga dinilai mampu membantu meringankan beban keluarga. Dengan adanya penyediaan makanan bergizi di sekolah, orang tua dapat mengalokasikan pengeluaran untuk kebutuhan penting lainnya.

Tak hanya itu, Mariana juga menyoroti potensi pergerakan ekonomi lokal melalui pelibatan masyarakat dalam operasional dapur penyedia makanan atau SPPG. Mulai dari tenaga masak, pengemasan, distribusi, hingga pemasok bahan pangan, seluruhnya berpotensi melibatkan pelaku usaha dan tenaga kerja setempat.

Baca Juga :  Polemik Stopel Batu Bara di Pelabuhan Cirebon Dimediasi Aparat, Aksi Warga Dibatalkan

“Program ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal. Artinya, petani, peternak, dan pelaku usaha lokal memiliki peluang untuk terlibat dan merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Ia mengakui bahwa sebagai program yang masih relatif baru, pelaksanaan MBG tentu membutuhkan proses penyesuaian. Namun dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat, program ini diyakini akan berjalan semakin optimal.

Sebagai penutup, Mariana mengajak masyarakat untuk aktif memberikan masukan demi menjaga kualitas pelaksanaan program. “Saya berharap kegiatan sosialisasi hari ini dapat memberikan pemahaman yang utuh dan menumbuhkan optimisme kita bersama. Semoga Program Makan Bergizi Gratis benar-benar menjadi ikhtiar bersama dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolres Cirebon Kota Gelar Pangan Murah Ramadan Ringankan Beban Warga
Polres Cirebon Kota Bedah Rumah Tidak Layak Huni, Wujudkan Kepedulian Sosial
Operasi Pekat Ramadan, Sat Resnarkoba Sita Puluhan Botol Miras Berbagai Merek
Agenda Pembuktian Sidang GTC, Pihak Frans Hadirkan 120 Bukti, Wika 700 Bukti
KAI Daop 3 Cirebon Dukung Penuh Program Motis Angkutan Lebaran 2026
Peringati Hari Penegakan Kedaulatan Negara, Bupati Sleman Soroti Integritas dan Kinerja ASN
DPRD Kota Cirebon Soroti Penonaktifan 28 Ribu Peserta JKN PBI-APBN, Minta Ada Perlindungan Transisi bagi Warga Rentan
BI Cirebon Hadirkan FESTRA 2026 di Majalengka, Dorong Ekonomi Syariah Ciayumajakuning
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:54 WIB

Kapolres Cirebon Kota Gelar Pangan Murah Ramadan Ringankan Beban Warga

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:14 WIB

Polres Cirebon Kota Bedah Rumah Tidak Layak Huni, Wujudkan Kepedulian Sosial

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:31 WIB

Operasi Pekat Ramadan, Sat Resnarkoba Sita Puluhan Botol Miras Berbagai Merek

Senin, 2 Maret 2026 - 23:28 WIB

Agenda Pembuktian Sidang GTC, Pihak Frans Hadirkan 120 Bukti, Wika 700 Bukti

Senin, 2 Maret 2026 - 20:34 WIB

KAI Daop 3 Cirebon Dukung Penuh Program Motis Angkutan Lebaran 2026

Berita Terbaru