ETNIKOM.NET, KOTA CIREBON,– Pemerintah Kota Cirebon terus mengoptimalkan pemantauan arus mudik dan balik melalui sistem CCTV serta rekayasa lalu lintas berupa pengaturan durasi lampu merah di sejumlah titik persimpangan.
Perwakilan Dishub Kota Cirebon, Andi Armawan, menyampaikan saat ini terdapat sekitar 20 titik CCTV aktif yang digunakan untuk memantau pergerakan kendaraan secara real-time.
“Alhamdulillah, kurang lebih ada 20 CCTV yang aktif. Semuanya membantu kami dalam memantau perjalanan arus mudik dan arus balik di Kota Cirebon,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penggunaan CCTV sangat membantu dalam mengurai kepadatan, terutama saat puncak arus mudik sebelumnya. Di mana sempat terjadi kesulitan bagi kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Cirebon, namun dapat diantisipasi dengan pemantauan visual secara langsung.
Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi langkah jajaran kepolisian, khususnya Polres Cirebon Kota, yang tidak melakukan penutupan jalur putar balik (u-turn) di sejumlah titik.
“Ini yang menjadi keistimewaan tahun ini. Tidak ada penutupan u-turn, namun tetap terkendali berkat kesiapsiagaan petugas di lapangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andi Hermawan menilai tingkat kedisiplinan para pemudik juga menjadi faktor penting dalam kelancaran arus lalu lintas. Berdasarkan pemantauan di sejumlah persimpangan, pengendara dinilai cukup tertib dalam mematuhi rambu lalu lintas.
“Kami melihat masyarakat pemudik sangat tertib. Saat lampu merah menyala, mereka berhenti, baik siang maupun malam. Ketika lampu hijau, mereka bergerak secara perlahan tanpa saling serobot,” ungkapnya.
Untuk mendukung kelancaran arus, Dishub juga melakukan penyesuaian durasi lampu lalu lintas. Jika sebelumnya lampu merah hanya berdurasi 60 detik, kini ditambah menjadi 90 detik.
“Tujuannya agar arus kendaraan bisa mengalir dengan baik. Saat satu jalur sudah kosong, maka arus dari arah lain bisa langsung dihijaukan, sehingga tidak terjadi penumpukan di satu titik,” tambahnya.
Dengan kombinasi pemantauan teknologi dan rekayasa lalu lintas tersebut, arus balik di wilayah Kota Cirebon hingga saat ini terpantau aman, lancar, dan terkendali.









