Jalur KA di Emplasemen Bumiayu Kembali Normal, Terima Kasih atas Kesabaran Pelanggan - PT. Etnikom Persada Raya

Jalur KA di Emplasemen Bumiayu Kembali Normal, Terima Kasih atas Kesabaran Pelanggan

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, CIREBON,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya layanan akibat anjloknya KA Bangunkarta di Stasiun Bumiayu, Brebes pada Senin (6/4). Setelah upaya intensif, kedua jalur yang sempat terputus kini sudah dapat dilalui kembali oleh kereta api.

Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin menyampaikan bahwa sejak kejadian, selama 11 jam personel teknis dan tim manajemen dikerahkan untuk melakukan evakuasi, perbaikan jalur, serta rekayasa pola operasi guna meminimalkan dampak bagi pelanggan.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa insiden ini berdampak besar terhadap rencana perjalanan banyak pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih atas kesabaran serta pengertian yang telah diberikan,” ujar Muhib

Evakuasi rangkaian kereta selesai dilakukan dan jalur rel sudah dapat dilalui pada Selasa (7/4) pukul 04.08 WIB.

Baca Juga :  Sosialisasi Program MBG di Bekasi Hadirkan Perwakilan dari DPR RI dan Mitra Kerja BGN

Untuk sementara guna memastikan keamanan geometri jalur, kereta api yang melintas masih diberlakukan kecepatan terbatas.

Akibat insiden ini, yang melintas di Daop 3 Cirebon total 7 perjalanan kereta api dibatalkan dan 27 perjalanan lainnya dialihkan melalui jalur memutar via Semarang

Untuk periode perjalanan tgl 6 sampai dengan 7 April 2026 , KAI Daop 3 Cirebon telah berhasil memproses pembatalan sebanyak 273 tiket pelanggan.

KAI memberikan pengembalian dana penuh (100%) bagi pelanggan yang melakukan pembatalan tiket akibat gangguan ini. Pengajuan refund dapat dilakukan di stasiun hingga 7×24 jam setelah jadwal keberangkatan. Selain itu, KAI juga menyediakan kompensasi berupa service recovery bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan signifikan.

“Namun dalam pelaksanaan berbagai upaya tersebut, kami sangat memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan, terutama bagi yang mengalami keterlambatan signifikan saat berada di atas kereta, menunggu kepastian waktu keberangkatan, hingga mengantre untuk proses refund di stasiun. Kami juga menyadari bahwa penyiapan layanan service recovery (SR) di beberapa titik masih memerlukan peningkatan,” lanjut Muhib.

Baca Juga :  Batik Lintas 5, Wujud Kemandirian Warga Binaan Lapas Cipinang di Hari Batik Nasional

Untuk saat ini, pada jalur hulu dan hilir sudah dapat dilalui dengan kecepatan 20km/jam. Kecepatan tersebut akan ditingkatkan secara bertahap menuju kondisi normal, seiring dengan evaluasi teknis yang ketat dan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan

“Kami terus berupaya memperbaiki seluruh aspek layanan, termasuk dalam penanganan kondisi krisis seperti ini. Bagi kami, pelayanan dan keselamatan pelanggan adalah yang utama. Kami menjadikan setiap tantangan sebagai bahan introspeksi untuk memperkuat sistem, meningkatkan kecepatan respons, dan menghadirkan perjalanan kereta api yang semakin andal,” tutup Muhibbuddin.

Berita Terkait

Fakta Persidangan Terungkap: Kuwu Kalianyar Diduga Sabotase Absensi untuk Pecat Perangkat Desa Secara Melawan Hukum
Wujudkan Indonesia Emas 2045, Achmad Ru’yat Gencar Sosialisasikan Program MBG di Kabupaten Bogor
Gangguan KA Bangunkarta di Bumiayu, Perjalanan Dialihkan dan Sejumlah KA Dibatalkan
KAI Daop 3 Cirebon Mohon Maaf atas Gangguan Operasional KA Bangunkarta di Stasiun Bumiayu
Sekolah Lima Hari di Kota Cirebon Dikaji Matang, DPRD Soroti Kesiapan Infrastruktur dan Peran Keluarga
Dipimpin Taufiq, BG Farm Kudus Intensifkan Pengolahan Limbah Degan Jadi Pupuk Organik
Babak Baru Sidang GTC Cirebon, Saksi Ahli Tegaskan Proyek Tidak Bisa Dialihkan
Diduga Terjadi Kebocoran Gas Saat Pengisian Tabung, SPBE Cimuning Kebakaran
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 17:32 WIB

Fakta Persidangan Terungkap: Kuwu Kalianyar Diduga Sabotase Absensi untuk Pecat Perangkat Desa Secara Melawan Hukum

Selasa, 7 April 2026 - 17:09 WIB

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Achmad Ru’yat Gencar Sosialisasikan Program MBG di Kabupaten Bogor

Selasa, 7 April 2026 - 11:45 WIB

Jalur KA di Emplasemen Bumiayu Kembali Normal, Terima Kasih atas Kesabaran Pelanggan

Senin, 6 April 2026 - 19:24 WIB

Gangguan KA Bangunkarta di Bumiayu, Perjalanan Dialihkan dan Sejumlah KA Dibatalkan

Senin, 6 April 2026 - 15:28 WIB

Sekolah Lima Hari di Kota Cirebon Dikaji Matang, DPRD Soroti Kesiapan Infrastruktur dan Peran Keluarga

Berita Terbaru