Festival Lampu lumi land Sunyaragi cave park Hadir di Gua Sunyaragi, Dorong Wisata Malam dan Angkat Nilai Sejarah Cirebon - PT. Etnikom Persada Raya

Festival Lampu lumi land Sunyaragi cave park Hadir di Gua Sunyaragi, Dorong Wisata Malam dan Angkat Nilai Sejarah Cirebon

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

ETNIKOM.NET, CIREBON — Pemerintah Kota Cirebon bersama penyelenggara resmi menghadirkan Festival Lampu lumi land Sunyaragi cave park 27 Maret- 3 Mei 2026 di kawasan Gua Sunyaragi sebagai upaya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata berbasis sejarah, budaya, dan pengalaman wisata malam.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyambut baik penyelenggaraan festival ini yang dinilai mampu menjadi daya tarik baru bagi wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Cirebon.

Penyelenggara melalui Event Organizer (EO), Yosep Ferry, mengungkapkan pemilihan lokasi Gua Sunyaragi tidak dilakukan secara sembarangan. Berdasarkan hasil survei dan pendalaman bersama berbagai pihak, termasuk unsur keraton, kawasan ini dinilai memiliki nilai historis yang sangat kuat.

“Setelah kami survei, ternyata Gua Sunyaragi ini memiliki sejarah yang sangat panjang. Bahkan saat berada langsung di sini, kami jadi tahu lebih banyak lagi nilai historisnya,” ujarnya.

Selain nilai sejarah, keunikan Gua Sunyaragi sebagai satu-satunya wisata gua yang berada di tengah kota menjadi pertimbangan utama. Hal tersebut dinilai menjadi daya tarik khas yang tidak dimiliki daerah lain.

Baca Juga :  Dany Jaelani Prihatin Kondisi Pusara Makam Pahlawan Kesenden, Dorong Perbaikan

Ke depan, pihak penyelenggara juga akan berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk menghadirkan pertunjukan seni tradisional secara rutin. Setiap akhir pekan, pengunjung akan disuguhkan penampilan tari, gamelan, serta pertunjukan dari sanggar-sanggar binaan.

“Setiap weekend akan ada penampilan tari, gamelan, dan sanggar-sanggar kesenian yang dibina dinas Budaya Pariwisata Kota Cirebon akan tampil di panggung,” jelas Yosep.

Dari sisi harga, tiket festival ditetapkan sebesar Rp35 ribu untuk dewasa dan Rp25 ribu untuk anak-anak, dengan tarif yang berlaku sama baik pada hari kerja maupun akhir pekan. Sebagai bentuk dukungan edukasi, panitia juga membagikan tiket gratis bagi siswa sekolah dasar (SD) se-Kota Cirebon hingga 3 Mei 2026.

Selain pertunjukan seni, kawasan festival juga akan diramaikan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Meski saat ini masih dalam tahap soft opening untuk tamu VIP, mulai hari berikutnya stand UMKM akan dibuka untuk masyarakat umum.

Baca Juga :  Bersama Institut Harkat Negeri, Univetsitas Paramadina Gelar Diskusi Publik "Mengapa Indonesia Tertinggal dalam Transisi Energi?"

Sementara itu, Wakil Direktur Badan Pengelola Taman Air Gua Sunyaragi, Chaidir Susilaningrat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kunjungan wisata.

“Event ini sangat membantu upaya kami dalam meningkatkan kunjungan wisata ke Sunyaragi dan Cirebon secara umum. Apalagi pemerintah saat ini mendorong perubahan pola wisata dari one day trip menjadi one night stay,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran Festival Lampu lumi land Sunyaragi cave park 27 Maret- 3 Mei 2026 dapat menjadi sarana yang efektif untuk mendorong wisatawan tinggal lebih lama di Cirebon, khususnya pada malam hari.

Dengan mengusung konsep perpaduan wisata visual, sejarah, dan budaya, Festival Lampu lumi land Sunyaragi cave park 27 Maret- 3 Mei 2026 diharapkan mampu menjadi magnet baru pariwisata sekaligus menghidupkan suasana malam di Kota Cirebon.

Berita Terkait

Misi Kemanusiaan Jusuf Kalla ke Iran: Antara Urgensi dan Risiko Tinggi
KAI Beri Diskon 20% Lewat Promo “Silaturahmi Mudik Lebaran” untuk Perjalanan Lebih Hemat
Apresiasi Mengalir, Kinerja Polres Cirebon Kota Sukses Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
Polres Cirebon Kota Akhiri Operasi Ketupat 2026, KRYD Mulai Diberlakukan
Sanggar Pangeran Mancur jaya Resmi Dibuka, Puluhan Sanggar Meriahkan Pagelaran Seni Budaya
Kapolres Pantau Rest Area 207A dan Jalur Arteri, Arus Balik Dipastikan Terkendali
Petugas Pos Yan Rest Area 208 B Tol Palikanci Sigap Evakuasi Pemudik Sakit
Arus Balik Lebaran 2026, Stasiun di Wilayah Daop 3 Cirebon Mulai Dipadati Penumpang
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:14 WIB

Festival Lampu lumi land Sunyaragi cave park Hadir di Gua Sunyaragi, Dorong Wisata Malam dan Angkat Nilai Sejarah Cirebon

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:24 WIB

Misi Kemanusiaan Jusuf Kalla ke Iran: Antara Urgensi dan Risiko Tinggi

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:01 WIB

KAI Beri Diskon 20% Lewat Promo “Silaturahmi Mudik Lebaran” untuk Perjalanan Lebih Hemat

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:43 WIB

Apresiasi Mengalir, Kinerja Polres Cirebon Kota Sukses Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:28 WIB

Polres Cirebon Kota Akhiri Operasi Ketupat 2026, KRYD Mulai Diberlakukan

Berita Terbaru