Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Mengikuti Penanggalan Aboge, Malam Pelal 26 Agustus - PT. Etnikom Persada Raya

Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Mengikuti Penanggalan Aboge, Malam Pelal 26 Agustus

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

ETNIKOM.NET, CIREBON – Penghulu Masjid Agung Sang Cipta Rasa Keraton Kasepuhan Cirebon, KH. Jumhur, menjelaskan bahwa pelaksanaan tradisi Panjang Jimat setiap tahunnya mengikuti sistem penanggalan Aboge yang digunakan secara turun-temurun di lingkungan Keraton Kasepuhan.

Menurut KH. Jumhur, sistem penanggalan Aboge memiliki perhitungan yang berbeda dengan kalender Masehi maupun Hijriah. Dalam sistem tersebut, setiap bulan dihitung genap 30 hari sehingga terdapat perbedaan atau pergeseran apabila dikonversikan ke dalam penanggalan Masehi maupun Hijriah.

“Kalau tahun Aboge itu sekarang sudah 2576. Perhitungannya berbeda dengan tahun Masehi ataupun Hijriah,” jelas KH. Jumhur.

Ia menerangkan, kalender Hijriah memiliki jumlah hari dalam satu bulan yang dapat mencapai 29 atau 30 hari. Sementara dalam kalender Masehi terdapat bulan yang memiliki 28, 30, hingga 31 hari.

Baca Juga :  Kuasa Usaha Australia Kunjungi  Provinsi Maluku

“Kalau Aboge itu semua tiap bulan genap 30. Jadi tidak ada yang 29, tidak ada yang 31, dan tidak ada yang 28. Setiap bulannya adalah 30 hari,” ujarnya.

Menurutnya, perbedaan sistem perhitungan tersebut menjadi salah satu faktor terjadinya pergeseran tanggal ketika waktu pelaksanaan tradisi Panjang Jimat dibandingkan dengan kalender Masehi maupun Hijriah.

Untuk tahun ini, malam pelal atau malam puncak pelaksanaan Panjang Jimat di Keraton Kasepuhan Cirebon berlangsung pada malam 26 menuju 27 Agustus 2026.

Baca Juga :  Pengawasan Berkelanjutan Program Makan Bergizi Gratis

Tradisi Panjang Jimat merupakan salah satu rangkaian penting dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Keraton Kasepuhan Cirebon. Tradisi tersebut hingga kini terus dilaksanakan sebagai bagian dari warisan budaya dan keagamaan yang diwariskan secara turun-temurun.

KH. Jumhur berharap seluruh rangkaian pelaksanaan Panjang Jimat dapat berjalan dengan baik, lancar dan penuh kekhidmatan, serta memberikan keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat yang mengikuti maupun terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Harapannya, dalam pelaksanaan ini betul-betul berjalan dengan baik dan betul-betul akan membawakan keberkahan dan keselamatan bagi umat manusia yang ikut serta,” pungkas KH. Jumhur.

Berita Terkait

Polres Cirebon Kota Razia THM, 20 Pengunjung Jalani Tes Urine dan Dinyatakan Negatif
Keraton Kasepuhan Perkuat Koordinasi Jelang Panjang Jimat 2026
Danny Jaelani Soroti Tugu Pensil, Simbol Sejarah Kemerdekaan Cirebon Diminta Kembali Diperkuat
KNPI Kota Cirebon Bentuk Satgas Pemuda Anti-LGBT, Fokus Edukasi hingga Ciayumajakuning
PSIT Cirebon Bidik Juara Piala Suratin U-15 dan U-17, Siap Bangkit dan Ukir Prestasi
Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 3 Cirebon Tutup Kembali Perlintasan Ilegal
Pencurian Saat Kebakaran, Dua Pelaku Diciduk Polsek Seltim
Polsek Seltim Gerak Cepat Tangani Laporan Pria Meninggal di Argasunya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Polres Cirebon Kota Razia THM, 20 Pengunjung Jalani Tes Urine dan Dinyatakan Negatif

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Mengikuti Penanggalan Aboge, Malam Pelal 26 Agustus

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Keraton Kasepuhan Perkuat Koordinasi Jelang Panjang Jimat 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Danny Jaelani Soroti Tugu Pensil, Simbol Sejarah Kemerdekaan Cirebon Diminta Kembali Diperkuat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:49 WIB

KNPI Kota Cirebon Bentuk Satgas Pemuda Anti-LGBT, Fokus Edukasi hingga Ciayumajakuning

Berita Terbaru