ETNIKOM.NET, CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dan stabilitas harga di Kota Cirebon dalam kondisi aman menjelang akhir tahun. Hal ini disampaikan usai mendampingi kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono, M.M ke Cirebon, Jum’at (26/12/25) pagi.
Effendi Edo mengungkapkan, para menteri tiba di Cirebon sekitar pukul 07.00 WIB dan langsung meninjau Pasar Jagasatru untuk memastikan langsung kondisi harga serta ketersediaan bahan pokok.
“Pak Menko ingin melihat dan mendengar langsung kondisi sembako di Kota Cirebon. Alhamdulillah harga masih terjaga,” ujar Wali Kota.
Selain itu, rombongan juga meninjau Gudang Bulog. Dalam kesempatan tersebut, Menko turut membagikan 250 paket bingkisan kepada para pengemudi ojek online di Kota dan Kabupaten Cirebon. Setelah agenda di Kota Cirebon selesai, rombongan melanjutkan kegiatan ke wilayah Kabupaten Cirebon hingga Batang.
Terkait ketersediaan pangan, Wali Kota memastikan kondisi stok di Kota Cirebon sangat aman. “Insya Allah stok pangan di Kota Cirebon sampai akhir tahun ini aman, sangat aman,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Bulog Cabang Cirebon, Imam Mahdi. Ia menyebutkan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini mencapai sekitar 153.000 ton. Jumlah tersebut dinilai sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Untuk CBP per hari ini sebanyak 153 ribu ton, jadi sangat cukup aman seperti yang disampaikan Pak Wali. Kami juga rutin melakukan pemantauan pasokan dan harga di pasar-pasar tradisional,” ujarnya.
Meski panen sudah mulai berkurang, Bulog memastikan penyaluran beras ke pasar tetap berjalan optimal. “Alhamdulillah penyaluran terus kami dorong, baik ke pasar tradisional maupun modern. Di Cirebon serapan beras masih cukup tinggi,” tambahnya.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan Bulog, masyarakat diharapkan tetap tenang karena stok pangan dipastikan tercukupi dan harga dapat terkendali.









