ETNIKOM.NET, CIREBON – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Bunga Bangsa (UIBB) Cirebon menggelar seminar bertema “Meningkatkan Literasi Keuangan Digital dan Ketahanan Nasional melalui Edukasi Digital serta Pencegahan Kejahatan Siber” di Desa Melakasari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Senin (3/8/26).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan memberikan pemahaman mengenai penggunaan layanan keuangan digital yang aman, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan siber yang kian berkembang.
Seminar dibuka Ketua KPM Desa Melakasari, Diva Melshandy, bersama Kuwu Desa Melakasari, Shocibi. Acara dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga yang mengikuti rangkaian materi dengan antusias.
Ketua KPM Desa Melakasari, Diva Melshandy, mengatakan tema tersebut dipilih karena sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang kini semakin akrab dengan teknologi digital dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga memahami risiko yang menyertainya. Harapannya masyarakat semakin cerdas dalam bertransaksi secara digital dan mampu melindungi diri dari berbagai bentuk kejahatan siber,” ujarnya.
Sementara itu, Kuwu Desa Melakasari, Shocibi, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KPM yang menghadirkan edukasi dengan menghadirkan narasumber dari OJK Cirebon dan Polsek Gebang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KPM dan para narasumber yang telah berbagi ilmu kepada masyarakat. Edukasi seperti ini sangat dibutuhkan karena hampir seluruh aktivitas kini memanfaatkan teknologi digital. Warga harus mengetahui cara bertransaksi yang aman agar tidak menjadi korban penipuan,” katanya.
Dalam seminar tersebut, Dilah dari OJK Cirebon memaparkan pentingnya literasi keuangan digital di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan berbasis teknologi. Ia mengingatkan masyarakat agar hanya menggunakan layanan keuangan yang legal dan diawasi OJK serta menjaga kerahasiaan data pribadi.
“Jangan mudah tergiur investasi dengan keuntungan yang tidak masuk akal atau pinjaman online ilegal. Pastikan menggunakan layanan resmi yang diawasi OJK, serta jangan pernah memberikan PIN, password maupun kode OTP kepada siapa pun,” tegasnya.
Menurutnya, semakin tinggi tingkat literasi keuangan masyarakat, semakin kecil peluang pelaku kejahatan memanfaatkan ketidaktahuan korban.
Pada kesempatan yang sama, Kanit Reskrim Polsek Gebang, Yahya, mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai modus kejahatan siber, seperti phishing, pencurian data pribadi, peretasan akun media sosial hingga penipuan melalui aplikasi pesan instan.
“Pelaku kejahatan siber terus mengembangkan berbagai modus baru. Masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap tautan mencurigakan, tidak sembarangan mengunduh aplikasi, dan tidak memberikan data pribadi kepada orang yang tidak dikenal,” ujarnya.
Yahya juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada kepolisian apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindak kejahatan siber.
“Semakin cepat dilaporkan, semakin besar peluang untuk dilakukan penelusuran sehingga kerugian korban dapat diminimalkan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KPM UIBB Cirebon berharap masyarakat Desa Melakasari semakin memahami pentingnya literasi keuangan digital, mampu mengenali berbagai modus kejahatan siber, serta lebih bijak dan aman dalam memanfaatkan teknologi di era digital.









