Diduga Terjadi Kebocoran Gas Saat Pengisian Tabung, SPBE Cimuning Kebakaran - PT. Etnikom Persada Raya

Diduga Terjadi Kebocoran Gas Saat Pengisian Tabung, SPBE Cimuning Kebakaran

- Redaksi

Kamis, 2 April 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi memastikan seluruh korban terdampak kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustika Jaya, mendapatkan penanganan medis secara menyeluruh. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas musibah yang terjadi pada Rabu malam (01/04/2026).

Selain itu, pemerintah daerah juga menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan dan perawatan korban akan ditanggung penuh, baik melalui BPJS Kesehatan maupun skema pembiayaan lainnya.

Peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian tabung, yang kemudian memicu api dan menyebabkan kerusakan di area sekitar.

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan bahwa kejadian tersebut berdampak cukup luas, termasuk terhadap permukiman warga di sekitar lokasi.

“Dampak yang ada di sekitar sini tentunya rumah warga beberapa yang terdampak dan korban kurang lebih hampir 14 orang,” ujarnya Wakil Wali Kota Bekasi saat meninjau lokasi kejadian, Kamis (02/04/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut, meskipun sejumlah korban mengalami luka bakar serius, bahkan hingga mencapai 90 persen.

Baca Juga :  Bahas Isu Ketahanan Keluarga, KB PII Wati Berdialog dengan Evi Mafriningsianti Anggota DPRD Kota Bekasi

“Para korban sudah kita evakuasi ke Rumah Sakit Tipe A kita. Baik, di RSUD Chasbullah maupun rujukan ke RS Cipto Mangunkusumo agar mendapatkan penanganan yang baik,” katanya.

Pemerintah Kota Bekasi, lanjutnya, akan memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan terbaik hingga proses pemulihan selesai.

“Karena ini adalah musibah yang tidak bisa diprakirakan. Insya Allah semua korban itu akan menjadi tanggungan dari Pemerintah Kota Bekasi,” tegasnya.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mengungkapkan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima pada pukul 21.08 WIB.

Pelaksana Tugas Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, menyatakan bahwa petugas segera dikerahkan ke lokasi begitu laporan diterima.

“Dengan adanya kejadian tersebut, petugas langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan proses pemadaman api,” jelasnya.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan guna mengendalikan kobaran api yang berpotensi memicu ledakan lanjutan, mengingat lokasi merupakan area pengisian gas.

Baca Juga :  Tata Kelola Anggaran Dinilai Transparan dan Akuntabel, Kota Bekasi Sabet Predikat “Sangat Baik” dari LKPP

“Lantaran situasi di lokasi kejadian merupakan tempat pengisian gas yang rentan terjadinya bahan-bahan yang mudah meledak,” ujarnya.

Berdasarkan hasil investigasi sementara, kebakaran dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian ke tabung utama. Akibatnya, area seluas kurang lebih 2.000 meter persegi terdampak.

Selain itu, sejumlah korban, termasuk warga sekitar, masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka yang dialami.

Kini, kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali setelah api berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.45 WIB.

“Dengan api dipadamkan petugas pukul 03.45 WIB, kini tengah dilakukan proses pendinginan lebih lanjut agar tidak menimbulkan percikan api kembali,” pungkas Heryanto.

Pemerintah Kota Bekasi pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta menunggu hasil investigasi lanjutan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.[]

Sumber Berita: Peradi

Berita Terkait

Gizi Seimbang dalam MBG Penting untuk Mendukung Generasi Bangsa di Masa Depan
MBG Perkuat Pembangunan SDM Secara Menyeluruh
Obon Tabroni Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang dalam Sosialisasi Program MBG di Bekasi
Obon Tabroni Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perluas Jangkauan Program Makan Bergizi Gratis
Membangun Kualitas SDM untuk Masa Depan Bangsa Bersama Program Makan Bergizi Gratis
Ratusan Jamaah Masjid Al Ikhlas VGH Babelan Kabupaten Bekasi Gelar Tarhib Ramadhan
Wawali Bekasi tekankan penguatan moral pelajar di pelantikan KBPII Bekasi Raya
Sekda Bekasi Sepakati Draf Revisi Aturan Batas Wilayah dengan Jakarta Timur
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 14:14 WIB

Diduga Terjadi Kebocoran Gas Saat Pengisian Tabung, SPBE Cimuning Kebakaran

Senin, 30 Maret 2026 - 15:00 WIB

Gizi Seimbang dalam MBG Penting untuk Mendukung Generasi Bangsa di Masa Depan

Senin, 30 Maret 2026 - 14:54 WIB

MBG Perkuat Pembangunan SDM Secara Menyeluruh

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:02 WIB

Obon Tabroni Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang dalam Sosialisasi Program MBG di Bekasi

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:25 WIB

Obon Tabroni Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perluas Jangkauan Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru