ETNIKOM .NET, NEW YORK — Pemilihan wali kota New York kian mendekati klimaksnya. Persaingan empat kandidat, termasuk nama kontroversial seperti mantan Gubernur Andrew Cuomo dan petahana Eric Adams, menunjukkan betapa kompetitifnya kontestasi ini. Namun di tengah hiruk-pikuk itu, muncul sinar harapan baru bagi masyarakat Muslim dan progresif Kota New York: Zohran Kwame Mamdani.
Demikian ungkap Dr Imam Shamsi Ali, Lc, M.A, PhD dalam rilisnya ke Redaksi, Selasa (15/7/25).
Zohran, kandidat dari Partai Demokrat, mencuat sebagai calon unggulan. Meski mendapat tantangan berat, termasuk dari internal partainya sendiri, dukungan publik justru terus mengalir deras.
“Dukungan dari komunitas buruh, guru, perawat, serta kalangan progresif membuat posisinya kian menguat,” ungkap Dr. Imam Shamsi Ali, Direktur Jamaica Muslim Center sekaligus Presiden Nusantara Foundation New York.
Shamsi Ali menyebut bahwa Zohran bahkan mendapat sambutan hangat dari komunitas Yahudi progresif. “Ada sekitar 40% warga Yahudi New York yang kemungkinan akan memilih Zohran,” ujarnya.
Di tengah kampanye hitam dan serangan bertubi-tubi, Zohran justru memikat banyak kalangan muda dan pemilih Muslim, yang jumlahnya mencapai 200 ribu lebih.
Dalam rilisnya, Shamsi Ali juga menyoroti keanehan sikap sejumlah petinggi Partai Demokrat yang justru mendukung kandidat independen untuk menggagalkan Zohran. Ia menyebut seruan mantan Gubernur David Paterson agar lawan Zohran bersatu sebagai langkah “putus asa”.
“Tapi realitas dukungan rakyat tak bisa dibendung,” tegasnya optimis.
Menariknya, Shamsi Ali menginisiasi terbentuknya koalisi Rabbis and Imams for Zohran yang menunjukkan bahwa politik nilai bisa mempersatukan lintas iman. “Kami sepakat membentuk Koalisi Yahudi-Muslim demi kemenangan Zohran,” tambahnya.
Shamsi Ali menyampaikan harapan besar umat Islam: “Impian mencatat sejarah mengantar Zohran menjadi wali kota Muslim pertama New York semakin dekat. Mohon doa dan dukungannya,” pungkasnya seraya menutup dengan ayat syukur: “fasabbih bihamdi Rabbika wastaghfiruh”.[]