ETNIKOM.NET, JAKARTA — Malam penuh kehangatan dan semangat kebangsaan menyelimuti perayaan ulang tahun ke-45 motivator dan pengusaha nasional Merry Riana yang digelar di kawasan elit Senayan, Jakarta Pusat, Ahad (29/6/2025). Bukan sekadar selebrasi pribadi, perayaan ini menjelma menjadi momen refleksi perjuangan, tekad, dan kontribusi nyata bagi bangsa.
Sejumlah tokoh penting lintas bidang hadir memeriahkan acara, termasuk Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Wamen Diktisaintek Stella Christie, Wamenag RI Romo Muhammad Syafi’i, dan Wamen PUPR Diana Kusumastuti. Hadir pula anggota DPR RI Dede Yusuf dan Dharma Pongrekun.
Puncak kejutan malam itu terjadi saat SBY dan AHY mempersembahkan lagu spesial untuk Merry Riana, mengundang tepuk tangan haru dari tamu undangan. Dalam sambutannya, SBY memberikan penghormatan atas dedikasi Merry di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
“Miss Merry Riana adalah contoh nyata semangat pantang menyerah yang diwujudkan dalam kontribusi konkret. Melalui Merry Riana Education, ia menanamkan investasi jangka panjang bagi kualitas bangsa,” tutur SBY.
SBY juga mengungkapkan rencana besar PT Merry Riana Education yang segera melantai di Bursa Efek Indonesia sebagai pencapaian yang merefleksikan kontribusi nyata di sektor human capital development.
AHY menambahkan kekagumannya atas energi positif Merry yang mampu menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda. “Dari kesulitan bisa lahir kekuatan. Merry adalah contoh nyata bahwa krisis bisa jadi jalan menuju prestasi,” ujar AHY yang hadir bersama keluarganya.
Dalam sesi reflektif, Merry Riana kembali mengisahkan perjuangannya merantau ke Singapura di usia 18 tahun, menanggung utang ratusan juta demi pendidikan. “Yang dulu saya anggap bencana, ternyata adalah awal dari rencana,” kenangnya haru.
Merry menegaskan bahwa pendidikan non-formal tetap menjadi fokus utama dalam misinya membentuk karakter, kepemimpinan, dan keterampilan hidup anak muda Indonesia.
“Perubahan besar lahir dari langkah kecil. Jangan tunggu sempurna untuk mulai bergerak,” tegasnya.
Acara ini menjadi lebih dari sekadar perayaan ulang tahun—ia menjelma menjadi panggung penyebaran semangat kolaborasi, edukasi, dan kebangkitan moral generasi penerus. Di usia ke-45, Merry Riana tak hanya merayakan perjalanan hidup, tetapi juga menandai babak baru dalam misinya: membangun Indonesia lewat inspirasi dan aksi nyata.[]
Penulis : WHS