ETNIKOM.NET, YOGYAKARTA — Universitas Bakti Tunas Husada (UBTH) memperkuat kiprahnya dalam diplomasi akademik kewirausahaan. Dalam Rakernas ke-2 dan Konferensi Internasional ke-3 APSKI, UBTH berperan sebagai fasilitator utama dalam penjajakan kerja sama strategis antara 35 perguruan tinggi Indonesia dengan Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM).
Penandatanganan Nota Kesepahaman berlangsung pada hari pertama kegiatan dan melibatkan institusi pendidikan tinggi dari berbagai daerah. Proses ini dipimpin langsung oleh Moh. Ikhsan Kurnia, Ketua Program Studi Kewirausahaan UBTH sekaligus Direktur Kemitraan APSKI.
“Kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam membangun pendidikan kewirausahaan yang berorientasi global dan responsif terhadap tantangan zaman,” kata Ikhsan.
Kerja sama ini mencakup pertukaran pelajar, magang internasional, riset bersama, serta pengembangan kurikulum adaptif. Ketua Umum APSKI, Sonny Rustiadi, Ph.D, menyambut baik inisiatif ini dan menyebut peran UBTH sebagai cerminan komitmen terhadap mutu pendidikan kewirausahaan nasional berkelas dunia.
Dr. Isma Addi bin Jumbri, Direktur Centre for Enterprise and Technopreneurship Development (Create) UTeM, menyampaikan antusiasme atas kemitraan ini. “Kami berharap kolaborasi ini membuka pintu bagi berbagai inisiatif lanjutan yang memperkuat kewirausahaan lintas negara,” ujarnya.
Langkah ini menjadi pijakan awal menuju ekosistem kewirausahaan Asia Tenggara yang inklusif dan berkelanjutan.[]