ETNIKOM.NET, JAKARTA-– Suara tawa anak-anak terdengar riang di antara rimbunnya pepohonan. Di sudut lain, sekelompok ibu duduk santai di bangku taman, bercengkerama sambil mengawasi buah hati mereka yang berlarian.
Suasana ini bisa ditemui di Taman Salam, sebuah taman lingkungan yang letaknya tersembunyi di tengah permukiman warga RT 03 RW 09, Kelurahan Jatipadang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Dibangun pada 2013, Taman Salam menjadi ruang hijau yang memberi warna baru bagi warga sekitar. Meski luasnya tidak seberapa, taman ini menghadirkan kesejukan dengan pepohonan rindang, tanaman hias yang tertata rapi, jalan setapak bersih, serta fasilitas sederhana seperti bangku taman dan area bermain anak.
Setiap hari, terutama pagi dan sore, taman ini dipenuhi aktivitas. Anak-anak bersepeda, remaja bercanda di bawah pohon, sementara orang tua bersantai menikmati udara segar. Sesekali terdengar azan dari musala terdekat, memberi nuansa khas bahwa taman ini benar-benar berada di tengah kehidupan warga.
Tak hanya sebagai tempat bermain, Taman Salam juga menjadi ruang kebersamaan warga. Dari kerja bakti, senam pagi, hingga pertemuan kecil warga kerap digelar di sini. Keberadaan taman ini bukan sekadar memperindah lingkungan, melainkan juga mempererat hubungan sosial antarwarga.
Akses menuju Taman Salam cukup mudah. Lokasinya bisa dijangkau melalui Jalan Raya Pejaten maupun Jalan Raya Ragunan. Dari jalan utama, pengunjung dapat masuk ke Jalan Jatipadang hingga sampai ke lingkungan RT 03 RW 09. Transportasi umum juga tersedia, karena taman ini tidak jauh dari Halte Busway Pejaten dan Stasiun Tanjung Barat.
Bagi warga sekitar, Taman Salam bukan sekadar ruang terbuka hijau. Ia adalah titik temu, tempat cerita sehari-hari terjalin di bawah rindangnya pepohonan, sekaligus oase kecil yang mengingatkan bahwa di tengah padatnya Jakarta, selalu ada ruang untuk bernapas lebih lega.[]