SKSG UI Canangkan Green Waqf Hijaukan Bantaran Sungai Ciliwung

- Redaksi

Minggu, 22 Juni 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ETNIKOM.NET, JAKARTA – Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) telah mencanangkan gerakan penghijauan di bantaran sungai Ciliwung yang dikemas dalam konsep ” Green Waqf UI”.

Dalam rangka Dies Natalis ke 9 SKSG dan Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL), Unit Kerja Khusus (UKK) Center for Strategic and Global Studies (CSGS) UI telah memulai ‘Gerakan Masyarakat Menghijaukan Bantaran Sungai dan Lahan-Lahan Kritis di Indonesia,’ yang diawali dari Kampung Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (21/6/2025)

CSGS berkolaborasi dengan Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (LW MUI), nazir wakaf Yayasan Mitra Mikro, Pusat Riset Kebijakan Strategis (CSPS), Pusat Kajian Pembangunan Berkelanjutan (PKPB), The Islamic and Middle East Research Center_ (IMERC), dan Pegadaian Peduli.

Pencanangan Green Waqf UI secara simbolik telah menanam 9 rumpun bambu, yang selanjutnya diikuti oleh warga masyarakat dan petugas UPS (Unit Penanganan Sampah) Badan Air (BA) Dinas Lingkungan Hidup (LH) DK (Daerah Khusus) Jakarta, untuk menanam 100 rumpun bambu di tepian Sungai Ciliwung.

“Satu rumpun bambu tediri dari 3 sampai 5 pohon bambu. Total yang ditanam lebih dari 300 pohon. Ini adalah kegiatan awal dan akan dilanjutkan di Ciliwung dan tempat lainnya,” ungkap Kepala UKK CSGS UI, Dr Shobichatul Aminah, M.Si.

Baca Juga :  KON Tolak Demo 20 Mei 2025, Soroti Politisasi Ojol

Program ini menjadi bagian dari _Sosial Leadership and Impact Drive Summit_ (Solid Summit) – _Green Waqf_ _and Voluntary Program_ SKSG UI.

Ketua CSPS UI yang menjadi Ketua Panitia _Green Waqf_ UI, Guntur Subagja Mahardika, memaparkan bahwa kegiatan kolaboratif UI bersama masyarakat setempat bertujuan untuk melestarikan lingkungan, menahan abrasi dan longsor, serta meminimalisir banjir yang kerap melanda masyarakat.

“Di samping itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meminimalisir dampak perubahan iklim,” imbuhnya.

“Melalui _Green Waqf_, masyarakat dapat berpartisipasi menanam pohon atau berdonasi melalui wakaf pohon melalui nazir Lembaga Wakaf MUI dan Mitra Mikro,” jelas Guntur Subagja yang juga Sekretaris Lembaga Wakaf MUI Pusat.

Sementara itu Guru Besar UI, Prof. Dr. Muhammad Luthfi Zuhdi, memaparkan bahwa UI sangat _concern_ terhadap gerakan hijau.

“Kampus UI seluas 320 hektar, sebanyak 200 hektar-nya dibangun hutan. Karena itu, UI masuk dalam jajaran kampus dunia yang peduli hijau dan melestarikan lingkungan,” ucap Prof. Dr. H. Muhammad Luthfi Zuhdi yang juga mantan Wakil Rektor UI tersebut.

Baca Juga :  Diduga Alami Pelecehan di Rumah Sakit Pertamina Cirebon, Pasien Disabilitas Mental Dapat Pendampingan Hukum

Ia menjelaskan, UI telah merintis _Green Matric World University Ratings_ untuk kampus-kampus peduli hijau di dunia. “Anggotanya saat ini lebih dari 60 negara,” imbuhnya.

Mery Andriati Surya dari Pegadaian Peduli pun mengapresiasi gerakan menghijaukan bantaran sungai Ciliwung bersama UI dan masyarakat setempat.

“PT. Pegadaian, melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), juga mengapresiasi gerakan menghijaukan bantaran sungai Ciliwung bersama UI dan masyarakat setempat.

“Selama ini, PT. Pegadaian _concern_ pada isu-isi lingkungan, pertanian, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Sahabat Wakaf MUI, Hazuarli Haz, dan Sekretaris Sahabat Wakaf MUI, Andi YH Djuwaeli, menyampaikan bahwa program ini seiring dengan Sahabat Wakaf yang akan mengajak masyarakat bergerak dalam Green Waqf untuk pemulihan dan pelestarian lingkungan.

Penanaman pohon dilanjutkan oleh masyarakat dan petugas UPS BA Dinas LH DK Jakarta di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung yang berlokasi di perbatasan DKI Jakarta dengan Kota Depok.[]

Berita Terkait

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi
Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah
Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka
Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI
NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Aksi GRC 11 September 2025 Batal, Aspirasi PBB Disampaikan Lewat Audiensi
Tidak Ada Aksi Demo Tarif PBB Akan Di Kaji Ulang Walikota Cirebon
Polres Cirebon Kota Amankan Tiga Pelaku Tawuran Berujung Tewasnya Pemuda, Enam Lainnya Masih DPO
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:10 WIB

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 22:42 WIB

Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:06 WIB

Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:22 WIB

Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:14 WIB

NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB