Ridho Pandoe Teken MoU Kolaborasi Peradin BPW DKI dan Universitas Assyafiiyah

- Redaksi

Kamis, 8 Mei 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ETNIKOM.NET, JAKARTA — Ketua Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) DKI Jakarta, Ridho Pandoe, S.H., M.H., menunjukkan langkah nyata dalam membangun kolaborasi strategis antara dunia pendidikan dan profesi hukum.

Pada Selasa 6 Mei 2025, Ridho Pandoe secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Peradin BPW DKI Jakarta dan Universitas Assyafiiyah.

Ridho Pandoe Teken Mou antara Peradin BPW DKI dan Universitas Assyafiiyah
Penandatanganan MOU ini disaksikan oleh sejumlah petinggi dari Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah (YAPTA), menandai komitmen bersama dalam memperkuat sinergi di bidang pendidikan hukum, pelatihan profesi, hingga pemberdayaan ekonomi.

Dalam pernyataannya, Ridho Pandoe menekankan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar simbolis, namun akan diimplementasikan dalam lima program utama yang menyasar peningkatan kualitas dan kapabilitas insan hukum di Indonesia.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Jadi Harapan Baru Anak-anak Indonesia

“Kerja sama ini adalah bentuk langkah kongkret Peradin DKI Jakarta untuk memperluas akses pendidikan hukum yang berkualitas sekaligus membangun ekosistem advokat yang profesional dan siap menghadapi tantangan global,” ujar Ridho Pandoe.

Adapun lima program utama dalam kerja sama ini meliputi:

1. Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Menjadi fondasi utama dalam membekali calon advokat dengan keilmuan dan etika profesi.

2. Pelatihan Advokat
Program pelatihan lanjutan untuk meningkatkan kompetensi praktisi hukum.

3. Dosen
Menghadirkan praktisi hukum dari Peradin untuk mengajar langsung di Universitas Assyafiiyah.

Baca Juga :  Natasha Rizki Temukan Kekuatan Hijrah Lewat Buku di IBF 2025

4. Program Sertifikasi Mediasi
Menyediakan jalur pengakuan resmi bagi mediator profesional.

5. Sinergi Ekonomi
Menggagas kerja sama ekonomi antar alumni, mahasiswa, dan komunitas hukum.

6. Lembaga Bantuan Hukum dan Konsultasi. Ridho Pandoe menambahkan, kerja sama ini juga menjadi langkah awal menuju transformasi profesi hukum yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Kami ingin membangun sinergi antara dunia akademik dan dunia profesi, agar advokat masa depan tidak hanya cakap hukum, tapi juga peka terhadap dinamika sosial dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Kerja sama ini diharapkan menjadi model kemitraan strategis yang bisa direplikasi oleh wilayah lain dalam memperkuat profesionalisme advokat Indonesia.[]

Berita Terkait

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Harapan Baru Anak-anak Indonesia
Kota Cirebon Jadi Percontohan Sekolah Rakyat,Dukung Penuh Program Kementerian Sosial
101.581 Guru Lolos Seleksi Administrasi PPG Bagi Guru Tertentu Periode 1 Tahun 2025
Greenovation Fest 2025: Mahasiswa IBIKKG Ajak Masyarakat Peduli Mangrove
Natasha Rizki Temukan Kekuatan Hijrah Lewat Buku di IBF 2025
Melalui INOVASI, Indonesia dan Australia Kolaborasi Bangun Sistem Pendidikan Dasar Berkualitas di IKN
Sebanyak 194 Peserta dari Seluruh Provinsi Ikuti Bimtek Calon Pengajar Pembelajaran Mendalam Tingkat PAUD dan PNF
Universitas Paramadina Kukuhkan Prof. Ahmad Azmy sebagai Guru Besar Manajemen SDM
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Agustus 2025 - 23:04 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Harapan Baru Anak-anak Indonesia

Senin, 14 Juli 2025 - 11:20 WIB

Kota Cirebon Jadi Percontohan Sekolah Rakyat,Dukung Penuh Program Kementerian Sosial

Kamis, 3 Juli 2025 - 11:13 WIB

101.581 Guru Lolos Seleksi Administrasi PPG Bagi Guru Tertentu Periode 1 Tahun 2025

Rabu, 2 Juli 2025 - 16:38 WIB

Greenovation Fest 2025: Mahasiswa IBIKKG Ajak Masyarakat Peduli Mangrove

Sabtu, 21 Juni 2025 - 20:58 WIB

Natasha Rizki Temukan Kekuatan Hijrah Lewat Buku di IBF 2025

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB