Pemimpin Umum Wahdah Islamiyah Dorong Persatuan Ulama untuk Dukung Presiden Ambil Inisiatif Hentikan Genosida Palestina

- Redaksi

Senin, 19 Mei 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ETNIKOM.NET, JAKARTA – Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin, Pemimpin Umum Wahdah Islamiyah, menegaskan pentingnya persatuan ulama dan umat Islam Indonesia untuk mendorong Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas di level internasional dalam menghentikan genosida yang terus berlangsung di Palestina. Hal ini disampaikan dalam pertemuan bertajuk Silaturahim Nasional Ulama Indonesia Bela Palestina yang diselenggarakan oleh Ikatan Ulama Muslimin Sedunia Indonesia di Jakarta, Sabtu (17/5/25)

Dalam pernyataannya, Ustadz Zaitun menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi Palestina, khususnya di Gaza, yang semakin memburuk akibat serangan masif dan blokade ketat pasca pembebasan sandera. Ia menggarisbawahi urgensi bagi Indonesia, sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar, untuk memainkan peran strategis dalam menghentikan genosida ini.

“Pembicaraan lintas ormas dan aktivis di Indonesia terus dilakukan untuk Palestina. Namun, kita ingin upaya menghentikan genosida ini lebih kuat lagi. Salah satu langkah konkret yang diharapkan adalah pertemuan langsung antara Presiden dengan tokoh-tokoh ormas Islam untuk membahas langkah-langkah strategis dalam persoalan ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Aksi Bela Palestina di Kedubes AS, Massa Suarakan Stop Genosida

Dorong KTT Luar Biasa OKI

Ustadz Zaitun juga mengusulkan agar Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa, baik melalui kerangka Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) atau platform global lainnya, yang melibatkan negara-negara pendukung Palestina, termasuk Afrika Selatan dan Spanyol.

“Banyak negara non-OKI juga mendukung Palestina. Maka, jika Indonesia menginisiasi KTT ini, hal itu akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin dunia dalam membela hak-hak rakyat Palestina,” ujarnya.

Aksi Besar-besaran Bersama Presiden

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan dukungan global, Ustadz Zaitun mengusulkan aksi besar-besaran untuk Palestina yang melibatkan ulama, ormas, dan masyarakat, dengan kehadiran langsung Presiden. Menurutnya, aksi tersebut akan menjadi simbol kuat persatuan umat Islam Indonesia bersama pemerintah dalam mendukung penghentian genosida.

“Jika Presiden hadir dalam aksi tersebut, didampingi tokoh-tokoh nasional dan ulama lintas ormas, ini akan menunjukkan bahwa Indonesia bersatu dalam perjuangan ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Aksi Bela Palestina di Kawasan Monas, Ribuan Warga Serukan Stop Genosida di Gaza

Ustadz Zaitun menginformasikan bahwa beberapa ormas Islam besar, seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, telah menyepakati pentingnya langkah konkret dari pemerintah untuk memperkuat posisi Indonesia di forum internasional.

Menguatkan Solidaritas Umat

Pada akhir pertemuan, Ustadz Zaitun mengajak ulama dan masyarakat untuk menghadiri Aksi Bela Palestina yang akan diadakan di Monumen Nasional (Monas), Ahad (18/5). Ia menyebut aksi tersebut sebagai langkah penting dalam mengokohkan solidaritas umat Islam Indonesia untuk Palestina.

“Upaya menghentikan genosida ini harus menjadi fokus kita bersama. Semua surat dari Gaza sangat memilukan, tetapi juga menunjukkan kekuatan mereka dalam menghadapi penderitaan,” katanya.

Ia juga mengusulkan agar ulama Indonesia memprakarsai kunjungan ke Suriah untuk menyalurkan bantuan secara langsung, dengan tetap memperhatikan langkah-langkah yang aman.

Pertemuan ini dihadiri oleh para ulama dari berbagai latar belakang ormas dan lembaga. Seluruh peserta sepakat untuk terus mendorong langkah konkret dari pemerintah Indonesia dalam membela Palestina di kancah internasional.[]

Penulis : PJMI

Berita Terkait

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi
Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah
Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka
Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI
NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Aksi GRC 11 September 2025 Batal, Aspirasi PBB Disampaikan Lewat Audiensi
Tidak Ada Aksi Demo Tarif PBB Akan Di Kaji Ulang Walikota Cirebon
Polres Cirebon Kota Amankan Tiga Pelaku Tawuran Berujung Tewasnya Pemuda, Enam Lainnya Masih DPO
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:10 WIB

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 22:42 WIB

Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:06 WIB

Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:22 WIB

Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:14 WIB

NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB