ETNIKOM.NET, NIAS — Pemerintah Desa Hiligodu Tanose’o, Kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias, memberikan akses kepada PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Gunungsitoli untuk melakukan pembersihan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik. Kegiatan berlangsung di Dusun 3 dan 4 desa tersebut, Kamis (17/7/2025).
“Pohon-pohon ini berisiko mengganggu kontinuitas suplai listrik, terutama saat cuaca ekstrem,” ujar Manager PLN ULP Gunungsitoli, Fernandes H. Sianipar, kepada radarindonesianews.com.
Menurut Fernandes, sebelumnya PLN telah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mendapatkan izin pembersihan. “Melalui komunikasi intensif, kami mendapat persetujuan dari pemilik lahan. Kami optimistis jaringan di jalur ini akan lebih andal ke depan,” katanya.
Kepala Desa Hiligodu Tanose’o, Marinus Mendrofa, menyampaikan apresiasi atas respons cepat PLN dalam merespons kekhawatiran warga.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih. Ini menjawab kegelisahan warga kami, terutama saat angin kencang. Bukan hanya jaringan listrik yang terancam, tapi juga keselamatan jiwa,” ujarnya.
Marinus juga berharap PLN dapat menindaklanjuti kondisi beberapa tiang listrik beton yang sudah miring dan rapuh di desanya. “Kami khawatir tiang-tiang ini bisa tumbang sewaktu-waktu. Kami mohon agar dapat diganti dengan tiang besi,” harapnya.
Menanggapi hal tersebut, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias, Leonard Tulus M. Panjaitan, mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Desa Hiligodu Tanose’o.
“Pembersihan jalur transmisi bertujuan menjaga keandalan suplai listrik dari pembangkit hingga pelanggan. Sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat sangat penting. Tanpa dukungan mereka, langkah teknis seperti ini sulit terlaksana,” ujar Leonard.
Terkait permintaan pergantian tiang, Leonard mengatakan pihaknya akan mengupayakan tindak lanjut dalam waktu dekat. “Untuk menghindari potensi bahaya, permintaan tersebut akan kami tindak lanjuti,” katanya.[]
Penulis : Albert Harefa