Menikmati Cita Rasa Kuliner Khas Sunda: Harmoni Segar dari Alam

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ETNIKOM .NET – Tanah Pasundan tak hanya menyuguhkan keindahan alam yang memanjakan mata, tetapi juga kekayaan kuliner yang menggugah selera. Masakan khas Sunda dikenal dengan rasa yang ringan, segar, dan alami, mencerminkan kedekatan masyarakat Sunda dengan alam. Dari hidangan utama hingga camilan dan minuman, kuliner Sunda menawarkan ragam cita rasa yang layak dicicipi.

1. Nasi Liwet dan Nasi Timbel: Simbol Kehangatan Keluarga

Dua ikon kuliner Sunda ini sering kali menjadi menu wajib dalam berbagai acara. Nasi liwet dimasak dengan santan dan rempah, disajikan bersama ayam goreng, tahu-tempe, jengkol, dan sambal terasi. Sementara nasi timbel, dibungkus daun pisang, biasanya disandingkan dengan ikan asin, lalapan, dan sambal, memberikan aroma khas yang menggugah selera.

2. Lalapan dan Sambal: Kesegaran yang Tak Tergantikan

Tidak lengkap rasanya menikmati makanan Sunda tanpa lalapan segar seperti kemangi, mentimun, kol, dan terung bulat. Semuanya makin sempurna dengan sambal khas Sunda yang pedas menyengat namun menggoda. Kombinasi ini tak hanya sehat, tetapi juga merepresentasikan kesederhanaan yang membumi.

Baca Juga :  Tenkaichi: Tempura Jepang Otentik dan 100% Halal Kini Hadir di Jakarta

3. Pepes: Aroma Daun Pisang yang Menggoda

Pepes adalah teknik memasak khas Sunda yang membungkus bahan dengan daun pisang lalu dikukus atau dibakar. Varian pepes pun beragam, mulai dari pepes ikan mas, pepes tahu, hingga pepes jamur. Bumbu rempah yang meresap dan aroma daun pisang yang menyatu membuat pepes selalu jadi favorit.

4. Sayur Asem dan Karedok: Segar dan Menyegarkan

Sayur asem menjadi sup khas Sunda dengan kuah bening asam dari asam jawa, dipadu jagung, labu, kacang panjang, dan melinjo. Rasanya ringan dan menyegarkan. Sementara karedok merupakan salad ala Sunda dengan sayuran mentah seperti kacang panjang, tauge, kol, dan terong, disiram bumbu kacang gurih yang khas.

5. Surabi dan Colenak: Camilan Tradisional yang Melekat di Lidah

Surabi, atau serabi, terbuat dari adonan tepung beras dan santan, dimasak di atas tungku tanah liat. Disajikan dengan oncom (varian asin) atau kinca gula merah (varian manis). Tak kalah legendaris, colenak—singkatan dari dicocol enak—adalah tape singkong bakar yang disajikan dengan saus kental dari gula merah dan kelapa parut.

Baca Juga :  Lalapan dan Sambal Sunda: Kesegaran Sederhana yang Melegenda

6. Es Cendol dan Bandrek: Penawar Dahaga dan Penghangat Tubuh

Untuk menyegarkan tenggorokan, es cendol dari tepung beras dengan santan dan gula aren menjadi pilihan utama. Sedangkan bandrek, minuman hangat dari jahe, gula merah, dan kadang diberi kelapa muda, cocok diminum saat udara dingin atau di pegunungan.

Warisan Rasa yang Perlu Dilestarikan

Kuliner Sunda bukan sekadar makanan, tapi juga bagian dari warisan budaya yang mencerminkan nilai kesederhanaan, kealamian, dan kebersamaan. Di tengah gempuran makanan cepat saji, kuliner tradisional ini perlu terus dikenalkan, dinikmati, dan dilestarikan.

Jadi, jika Anda berkunjung ke Jawa Barat atau bertemu restoran Sunda, jangan ragu mencicipi kekayaan rasa yang diwariskan dari generasi ke generasi.[]

Berita Terkait

Pesona Wisata dan Kuliner Pati, Jawa Tengah: Dari Alam, Sejarah, hingga Kenikmatan di Meja Makan
Menjelajahi Cita Rasa Pegunungan: Mie Ongklok dan Tempe Kemul Khas Wonosobo
Pesona Alam dan Lezatnya Kuliner Tradisional di Cililin, Kota Wajit yang Menawan
Jember, Kota Tembakau yang Kaya Budaya dan Pesona Wisata Alam
Sayur Goreng Asem, Sayur Khas Betawi yang Bikin Nambah Makan
Soto Mie Bogor Aa Aziz Hadir di Tanah Sereal, Sajikan Rasa Otentik Khas Kota Hujan
Lalapan dan Sambal Sunda: Kesegaran Sederhana yang Melegenda
Gado-Gado Betawi, Rasanya Enak di Lidah Semua Orang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Agustus 2025 - 06:32 WIB

Pesona Wisata dan Kuliner Pati, Jawa Tengah: Dari Alam, Sejarah, hingga Kenikmatan di Meja Makan

Rabu, 6 Agustus 2025 - 21:19 WIB

Menjelajahi Cita Rasa Pegunungan: Mie Ongklok dan Tempe Kemul Khas Wonosobo

Jumat, 1 Agustus 2025 - 15:30 WIB

Pesona Alam dan Lezatnya Kuliner Tradisional di Cililin, Kota Wajit yang Menawan

Rabu, 30 Juli 2025 - 12:11 WIB

Jember, Kota Tembakau yang Kaya Budaya dan Pesona Wisata Alam

Jumat, 25 Juli 2025 - 11:09 WIB

Sayur Goreng Asem, Sayur Khas Betawi yang Bikin Nambah Makan

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB