Lalapan dan Sambal Sunda: Kesegaran Sederhana yang Melegenda

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ETNIKOM .NET – Dalam khasanah kuliner Nusantara, hidangan Sunda dikenal dengan kesegarannya yang alami, ringan, dan menggugah selera. Di antara aneka sajian khas tersebut, lalapan dan sambal menjadi elemen penting yang tak pernah absen di meja makan. Meski terlihat sederhana, perpaduan keduanya menyimpan cita rasa yang kaya dan warisan budaya yang kuat.

Lalapan: Sayuran Segar Langsung dari Alam

Lalapan adalah kumpulan sayuran mentah yang disajikan sebagai pelengkap hidangan utama. Beragam jenis sayuran segar biasa dijadikan lalapan, seperti daun kemangi, mentimun, kol, kacang panjang, terung bulat, tomat, hingga daun pohpohan. Disajikan tanpa dimasak, lalapan menyajikan rasa alami yang renyah dan menyegarkan.

Selain menghadirkan keseimbangan rasa dalam sepiring makanan, lalapan juga kaya akan vitamin, serat, dan enzim alami yang baik untuk kesehatan. Tak heran, lalapan menjadi elemen khas yang melekat kuat pada identitas kuliner Sunda.

Sambal Sunda: Pedas yang Kaya Rasa

Tak lengkap menyantap lalapan tanpa sambal. Bagi masyarakat Sunda, sambal bukan sekadar bumbu pelengkap, melainkan penentu selera. Sambal Sunda dikenal dengan karakter pedas, gurih, dan segar, yang mampu membangkitkan selera makan.

Baca Juga :  Tenkaichi: Tempura Jepang Otentik dan 100% Halal Kini Hadir di Jakarta

Beberapa jenis sambal khas Sunda yang populer di antaranya:

Sambal terasi: sambal merah yang terbuat dari cabai, tomat, bawang, garam, gula merah, dan terasi bakar. Rasanya pedas dan wangi.

Sambal dadak: dibuat secara dadakan setiap kali hendak makan. Cabai, tomat, bawang, dan bumbu lainnya langsung diulek segar, menghasilkan aroma dan rasa yang tajam.

Sambal cibiuk: sambal hijau khas Garut dengan cita rasa segar dari cabai hijau, tomat hijau, daun kemangi, dan kencur.

Sambal oncom: sambal khas dengan campuran oncom goreng atau kukus, memberikan sensasi gurih yang khas.

Duet Sempurna di Meja Makan

Kombinasi lalapan dan sambal Sunda sangat fleksibel. Ia bisa menjadi pelengkap nasi timbel, ayam goreng, ikan bakar, pepes, atau tahu-tempe goreng. Bahkan dalam kesederhanaannya, nasi hangat dengan sambal dan lalapan saja sering kali cukup untuk menghadirkan kenikmatan tiada tara.

Baca Juga :  Chef Degan Bawa Cita Rasa Indonesia Kembali ke Jerman, Pimpin Restoran Berbintang 3 Michelin

Kesegaran lalapan berpadu dengan sengatan rasa dari sambal menciptakan harmoni rasa yang khas dan sulit ditandingi oleh kuliner lain. Itulah mengapa, meski zaman terus berubah, kehadiran lalapan dan sambal Sunda tetap bertahan sebagai menu favorit lintas generasi.

Warisan Rasa yang Layak Dilestarikan

Lalapan dan sambal Sunda bukan hanya bagian dari menu makanan, tapi juga simbol budaya makan yang sehat, alami, dan membumi. Di tengah tren kuliner modern, keberadaan hidangan ini menjadi pengingat akan kekayaan lokal yang sederhana namun bernilai tinggi.

Setiap suapan lalapan dan sambal adalah rasa yang mengakar pada tradisi, dan sekaligus menjadi bukti bahwa kenikmatan sejati sering kali lahir dari kesederhanaan.[]

Penulis : Gofur

Berita Terkait

Pesona Wisata dan Kuliner Pati, Jawa Tengah: Dari Alam, Sejarah, hingga Kenikmatan di Meja Makan
Menjelajahi Cita Rasa Pegunungan: Mie Ongklok dan Tempe Kemul Khas Wonosobo
Pesona Alam dan Lezatnya Kuliner Tradisional di Cililin, Kota Wajit yang Menawan
Jember, Kota Tembakau yang Kaya Budaya dan Pesona Wisata Alam
Sayur Goreng Asem, Sayur Khas Betawi yang Bikin Nambah Makan
Soto Mie Bogor Aa Aziz Hadir di Tanah Sereal, Sajikan Rasa Otentik Khas Kota Hujan
Menikmati Cita Rasa Kuliner Khas Sunda: Harmoni Segar dari Alam
Gado-Gado Betawi, Rasanya Enak di Lidah Semua Orang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Agustus 2025 - 06:32 WIB

Pesona Wisata dan Kuliner Pati, Jawa Tengah: Dari Alam, Sejarah, hingga Kenikmatan di Meja Makan

Rabu, 6 Agustus 2025 - 21:19 WIB

Menjelajahi Cita Rasa Pegunungan: Mie Ongklok dan Tempe Kemul Khas Wonosobo

Jumat, 1 Agustus 2025 - 15:30 WIB

Pesona Alam dan Lezatnya Kuliner Tradisional di Cililin, Kota Wajit yang Menawan

Rabu, 30 Juli 2025 - 12:11 WIB

Jember, Kota Tembakau yang Kaya Budaya dan Pesona Wisata Alam

Jumat, 25 Juli 2025 - 11:09 WIB

Sayur Goreng Asem, Sayur Khas Betawi yang Bikin Nambah Makan

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB