Ketua Kagama Cirebon dan Ahli Forensik Digital Desak Transparansi Ijazah Jokowi

- Redaksi

Rabu, 23 April 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, CIREBON Polemik keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menjadi sorotan. Meski klarifikasi telah disampaikan oleh pihak Istana dan UGM, keraguan sebagian kalangan belum mereda. Isu ini terus memicu perdebatan publik dan memecah opini, termasuk di kalangan alumni UGM sendiri.

Dalam konferensi pers di Sekretariat Kagama Cirebon, Jalan Brigjen Dharsono, Kabupaten Cirebon, Ahli Forensik Digital Rismon Hasiholan dan Ketua Kagama Cirebon Heru Subagja menyampaikan pernyataan terbuka terkait isu tersebut.

Rismon menyerukan agar alumni UGM, terutama dari angkatan 1980-an, berani bersuara. Ia menilai, jika memang ijazah itu benar, Presiden Jokowi seharusnya menunjukkan secara langsung ke publik tanpa perlu berbelit.

Baca Juga :  Pesona Berkebaya Meriahkan HUT ke-598 Kota Cirebon, Semangat Pelestarian Budaya Lokal Kian Menguat

“Kalau benar, Pak Joko Widodo harus bangga, ini loh ijazah UGM saya, dan tunjukkan ke wartawan. Sesederhana itu. Tapi dengan mengulur-ulur, polemik ini tidak akan pernah tuntas,” tegas Rismon.

Menanggapi laporan terhadap dirinya dan tiga orang lainnya ke Bareskrim Polri, Rismon menyatakan siap menghadapi proses hukum. Ia menegaskan bahwa analisis ilmiahnya bisa diuji secara terbuka, termasuk oleh para ahli forensik di kepolisian.

Sementara itu, Heru Subagja menegaskan bahwa Kagama Cirebon tetap bersikap kritis terhadap isu ini. Menurutnya, niat mereka bukan untuk menjatuhkan Presiden, melainkan justru mendukung beliau untuk menjelaskan secara terbuka.

“Kami ingin Kagama Cirebon menjadi buldozer transparansi. Pak Jokowi adalah alumni UGM. Kalau memang benar, tunjukkan ke publik. Ini justru bentuk pembelaan kami sebagai sesama alumni,” ujar Heru.

Baca Juga :  Tak Bergantung Pada Kekuasaan, Handarujati Gandeng Tim Kuasa Hukum Kawal Pemilihan Ketua KONI

Ia juga menyayangkan sikap diam sebagian alumni dan kurangnya dukungan dari institusi UGM dalam menyikapi polemik ini.

“Kepekaan alumni UGM saat ini tampaknya mengalami distorsi. Bisa jadi karena bosan, tidak peduli, atau karena dukungan politik sebelumnya. Bahkan, apa yang kami lakukan sering dianggap sebagai ancaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Heru juga meminta dua tokoh nasional, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo—yang juga merupakan alumni UGM—untuk tidak tinggal diam dan bersuara dalam isu yang mencoreng citra almamater mereka.[]

Penulis : Jums

Berita Terkait

Polres Cirebon Kota Gelar Sholat Gaib untuk Pengemudi Ojol Affan Kurniawan
Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi
Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah
Korupsi Rp26,5 Miliar di Balik Proyek Setda Cirebon, 6 Tersangka Diciduk Kejari
Pesona Korsel di Pasar Malam Muludan Keraton Kasepuhan, Jadi Magnet Hiburan Keluarga
Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka
Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI
NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:35 WIB

Polres Cirebon Kota Gelar Sholat Gaib untuk Pengemudi Ojol Affan Kurniawan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:10 WIB

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 22:42 WIB

Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:16 WIB

Pesona Korsel di Pasar Malam Muludan Keraton Kasepuhan, Jadi Magnet Hiburan Keluarga

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:06 WIB

Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB