Hari Kemerdekaan Amerika, Ini Tinjauan dan Refleksi Dr Shamsi Ali, Lc, M.A, PhD 

- Redaksi

Senin, 7 Juli 2025 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr M. Imam Shamsi Ali, Lc, M.A, PhD (instagram)

Dr M. Imam Shamsi Ali, Lc, M.A, PhD (instagram)

 

ETNIKOM.NET, NEW YORK — Imam dan Direktur Jamaica Muslim Center New York, Shamsi Ali, memanfaatkan momen Fourth of July atau Hari Kemerdekaan Amerika Serikat sebagai ajang refleksi tentang makna kebebasan dan kemerdekaan, baik dalam konteks kebangsaan maupun keagamaan.

Dalam refleksi tertulisnya, Sabtu (6/7/2025), Shamsi menyampaikan bahwa kebebasan merupakan hak dasar setiap manusia dan bangsa. Ia menekankan bahwa nilai kemerdekaan sejalan dengan prinsip-prinsip dalam ajaran Islam.

“Ketika seseorang mengucapkan kalimat tauhid, itu bukan sekadar pengakuan teologis, melainkan pernyataan kebebasan. Ia membebaskan diri dari segala bentuk penghambaan kecuali kepada Tuhan,” ujarnya.

Menurut Shamsi, Islam menghargai kebebasan berpikir dan berekspresi. Sejarah menunjukkan bahwa penyebaran Islam lebih banyak dilakukan melalui pendekatan damai, pendidikan, dan interaksi sosial, bukan dengan kekerasan atau pemaksaan. Ia mencontohkan masuknya Islam ke Indonesia yang berlangsung melalui jalur perdagangan.

Baca Juga :  Perang India-Pakistan Pecah, RI Bisa Jadi Korban

Di Amerika Serikat sendiri, lanjut Shamsi, nilai kebebasan masih terasa meskipun tidak sempurna. Warga negara, termasuk umat Muslim, masih dapat menjalankan ajaran agamanya, membangun institusi keagamaan, dan menyuarakan pendapat secara terbuka.

“Pada 2019, saat kebijakan Muslim Ban diberlakukan, kami menggelar aksi damai di New York. Yang menarik, sebagian besar peserta aksi justru berasal dari kalangan non-Muslim,” kata Shamsi. Aksi itu mengusung slogan “Today I am a Muslim too” sebagai bentuk solidaritas dan pembelaan terhadap nilai-nilai kebebasan beragama.

Baca Juga :  Kisah Dr. Alaa Al-Najjar dan Genosida di Gaza, Dokter yang Tak Bisa Menyelamatkan Anaknya

Namun demikian, Shamsi juga mengkritisi kebijakan luar negeri Amerika yang dinilainya belum konsisten dalam membela nilai kebebasan. Ia menyebut dukungan tanpa syarat Amerika terhadap Israel sebagai bentuk kontradiksi.

“Amerika membela kebebasan, tetapi menutup mata terhadap penderitaan bangsa Palestina. Ini menjadikan posisi Amerika tampak ganda dan kehilangan logika kemanusiaan,” ujarnya.

Ia berharap peringatan Hari Kemerdekaan Amerika tahun ini menjadi momentum untuk mengevaluasi komitmen terhadap nilai-nilai kebebasan yang bersifat universal.

“Jika kebebasan tidak berlaku untuk semua bangsa, maka peringatan ini menjadi seremonial belaka tanpa makna,” kata Shamsi menutup refleksinya.[]

Penulis : Gofur

Berita Terkait

Zohran Mamdani dan Harapan Baru Muslim New York
Chef Degan Bawa Cita Rasa Indonesia Kembali ke Jerman, Pimpin Restoran Berbintang 3 Michelin
Jenazah TKW Asal Kota Cirebon Meninggal di Malaysia , Keluarga Ajukan Permohonan Bantuan Pemerintah
Kemenangan Zohran Mamdani Guncang Peta Politik AS, Imam Shamsi Ali: Ini Tamparan untuk Dinasti dan Oligarki
Dr. Imam Shamsi Ali: Langkah Zohran ke City Hall dan Strategi Menggagalkannya
Lestarikan Warisan Leluhur, Laskar Macan Ali Gelar Jamasan Pusaka Jelang 1 Muharram
Kebangkitan Politik Muslim Imigran di New York: Zohran Mamdani Jadi Simbol Perubahan
Terkubur Reruntuhan Bangunan Beberapa Minggu, Seorang Anak Palestina Ditemukan Masih Hidup
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 Juli 2025 - 08:36 WIB

Zohran Mamdani dan Harapan Baru Muslim New York

Jumat, 11 Juli 2025 - 21:34 WIB

Chef Degan Bawa Cita Rasa Indonesia Kembali ke Jerman, Pimpin Restoran Berbintang 3 Michelin

Kamis, 10 Juli 2025 - 17:51 WIB

Jenazah TKW Asal Kota Cirebon Meninggal di Malaysia , Keluarga Ajukan Permohonan Bantuan Pemerintah

Senin, 7 Juli 2025 - 10:18 WIB

Hari Kemerdekaan Amerika, Ini Tinjauan dan Refleksi Dr Shamsi Ali, Lc, M.A, PhD 

Kamis, 3 Juli 2025 - 09:00 WIB

Kemenangan Zohran Mamdani Guncang Peta Politik AS, Imam Shamsi Ali: Ini Tamparan untuk Dinasti dan Oligarki

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB