ETNIKOM.NET, JAKARTA–– Mahasiswa Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie (IBIKKG) menggelar Greenovation Fest 2025 dengan mengangkat tema “Mangrove untuk Lestari”, sebagai wujud kepedulian terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.
Acara ini merupakan kolaborasi antara Program Studi Ilmu Komunikasi dan Administrasi Bisnis, yang melibatkan dua mata kuliah praktik: Brand & Corporate Sustainability serta Manajemen Organisasi Event. Mahasiswa tidak hanya belajar konsep, tapi juga mengaplikasikan langsung dalam aksi nyata.
“Greenovation bukan hanya proyek kuliah, tapi ruang untuk berpikir kritis, kolaboratif, dan menghadirkan solusi nyata terhadap tantangan lingkungan,” kata Dewi Warhamni, S.I.Kom., M.I.Kom., dosen pengampu dan Project Manager acara.
Edukasi Lewat Talkshow
Kegiatan dibuka dengan talkshow bertema “Sustainability Starts Here: Ngonten yang Ngajak, Produksi yang Bijak”, yang dihadiri:
Dann Rizky, content creator sekaligus dosen IBIKKG
Tri Wahyu Arihastuti, Founder PT Soematra Export Commodities dan anggota UN Women Network.
Keduanya mengajak peserta untuk memproduksi konten sosial dan lingkungan yang berdampak, tanpa meninggalkan etika dan nilai keberlanjutan.
Lomba Ide Kreatif Berbasis SDGs
Greenovation Challenge menjadi bagian dari acara yang melibatkan peserta SMA/SMK hingga masyarakat umum dari berbagai daerah. Terdapat dua kategori yang dilombakan:
One-Minute Video Challenge
Business Model Canvas (BMC) bertema Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Kompetisi ini membuka ruang bagi generasi muda menyampaikan solusi inovatif melalui pendekatan kreatif dan kewirausahaan sosial.
Aksi Tanam Mangrove di Angke Kapuk
Sebagai puncak acara, mahasiswa dan peserta melakukan aksi tanam mangrove di kawasan Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara. Kegiatan ini menjadi kontribusi langsung dalam menjaga ekosistem pesisir dan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
Acara ditutup dengan sesi refleksi, permainan kolaboratif, dan dokumentasi sebagai simbol semangat bersama menjaga bumi.
Didukung oleh Cinema XXI dan sejumlah media partner, Greenovation Fest 2025 menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tapi juga terlibat langsung dalam gerakan sosial dan lingkungan yang berdampak.[]