Giri Svara BSD Harumkan Indonesia di Panggung Budaya Yordania

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ETNIKOM.NET, TANGERANG SELATAN — Suara angklung kembali menggema di panggung internasional. Grup Angklung Giri Svara, komunitas warga Cluster Giri Loka 1, 2, 3, dan Taman Giri Loka BSD, Kota Tangerang Selatan, membawa harum nama bangsa di ajang Jerash Festival of Culture and Arts di Yordania.

Undangan istimewa itu datang dari Pemerintah Yordania dan UNESCO melalui perwakilan UNESCO di Indonesia. Rangkaian festival berlangsung sejak 24 Juli hingga 2 Agustus 2025.

Delegasi seni dan budaya Indonesia dipimpin Hj. Amanah Asri, SE., M.Si., M.Sn, dengan agenda tampil di Kota Jerash dan Kota Petra—situs warisan dunia yang dilindungi UNESCO.

Baca Juga :  Bikshu Singgah ke Keraton Kasepuhan, Disambut Hangat dengan Tari Topeng Cirebon

Enam anggota Giri Svara turut berangkat: Ary Hellya Kurniati, Sofita Diana, Martha, Lenna Hiendarto, Novia Santoso, dan Eva Himawan. Mereka bergabung bersama perwakilan Dewan Adat Dayak, Dewan Budaya Nusantara Kalimantan Timur, Sanggar Seni & UMKM Pesona Cahaya Manikam, serta Ninauka Craft & Fashion.

Di hadapan penonton dari berbagai negara, delegasi Indonesia memperkenalkan permainan angklung, tarian, serta tradisi Nusantara. Sambutan pun luar biasa meriah.

“Setiap tampil, kami mengenakan busana daerah yang berbeda. Di Jerash saya memakai baju Bali, sedangkan di Petra saya mengenakan busana Aceh,” tutur Ary Hellya Kurniati, pimpinan rombongan Giri Svara, dalam keterangan pers, Rabu (6/7/2025).

Baca Juga :  Kak Jum’s Hadir di Tengah Anak-anak TK dan SD Bhayangkari, Kapolres Cirebon Kota: Dongeng adalah Sarana Efektif Edukasi Karakter

Bagi Ary, kesempatan ini adalah anugerah dan amanah. “Bangga sekali bisa menjadi duta budaya Indonesia, memperkenalkan angklung—alat musik tradisional kebanggaan bangsa—ke panggung dunia. Saya pun berkesempatan menari Bali secara solo dalam rangkaian tarian Medley Nusantara,” ujarnya.

Jerash Festival of Culture and Arts digelar setiap tahun sejak 1981 atas prakarsa Ratu Noor. Festival ini menjadi ruang perjumpaan seni-budaya antara seniman Yordania, dunia Arab, dan mancanegara, yang bertujuan memperkaya khazanah budaya negeri itu.[]

Penulis : Are/PJMI

Berita Terkait

MA Gelar Wayang Kulit Rayakan HUT ke-80, Ki Yanto Kembali Memukau sebagai Dalang
Tingkeban: Tradisi Jawa dalam Menyambut Tujuh Bulan Kehamilan
Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Rebo Wekasan Lewat Curak Sedekah
Budaya Religius Pati: Harmoni Tradisi dan Spiritualitas
Budaya dan Kehidupan Masyarakat Palestina: Antara Tradisi dan Keteguhan di Tengah Ujian
Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Ngapem Sambut Bulan Sapar
Bupati Jayawijaya Tutup FBLB ke-33: “Dari Tanah Jayawijaya untuk Dunia”
Pasar Malam & Tradisi Adat Warnai Maulid Nabi 2025 di Keraton Kasepuhan Cirebon
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:45 WIB

MA Gelar Wayang Kulit Rayakan HUT ke-80, Ki Yanto Kembali Memukau sebagai Dalang

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:46 WIB

Tingkeban: Tradisi Jawa dalam Menyambut Tujuh Bulan Kehamilan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:27 WIB

Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Rebo Wekasan Lewat Curak Sedekah

Kamis, 14 Agustus 2025 - 07:04 WIB

Budaya Religius Pati: Harmoni Tradisi dan Spiritualitas

Selasa, 12 Agustus 2025 - 08:41 WIB

Budaya dan Kehidupan Masyarakat Palestina: Antara Tradisi dan Keteguhan di Tengah Ujian

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB