Festival Budaya Lembah Baliem Hari Kedua, Wisatawan Padati Distrik Usilimo

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, JAYAWIJAYA — Ribuan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri, memadati lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2025 di Distrik Usilimo, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (8/8/2025).

Memasuki hari kedua pelaksanaan, suasana semakin semarak dengan beragam atraksi budaya yang ditampilkan masyarakat adat Pegunungan Tengah Papua.

Festival yang telah memasuki penyelenggaraan ke-33 ini dibuka resmi pada Rabu (7/8) oleh Bupati Jayawijaya, Atenius Murip. FBLB menjadi ruang ekspresi budaya lokal yang hidup di tengah modernisasi, sekaligus menjadi daya tarik wisata unggulan Papua Pegunungan.

Sejumlah agenda budaya digelar, seperti workshop “Warisanku”, atraksi perang-perangan, tarian adat dari berbagai distrik, hingga nyanyian rakyat yang menggugah suasana. Tak kalah menarik, beberapa perlombaan tradisional juga dihelat, antara lain anyaman noken, karapan babi, sikoko (lempar tombak), dan puradan (panahan tradisional).

Baca Juga :  Walau Diguyur Hujan, Keraton Kasepuhan Cirebon Tetap Hidupkan Tradisi 1 Muharram dengan Kirab Budaya dan Wayang Kulit

Ibu Bupati Jayawijaya, dr. Idawati Waromi Murip, turut hadir dan berbaur dengan masyarakat. Ia menjadi juri dalam perlombaan anyaman noken dan menyaksikan langsung penampilan berbagai suku yang turut meramaikan FBLB.

Dalam keterangannya, dr. Idawati menyampaikan apresiasi terhadap panitia dan masyarakat yang menjaga keamanan dan kemeriahan acara. Ia juga menyampaikan pesan penting tentang semangat perdamaian dan promosi pariwisata Papua.

Baca Juga :  Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Rebo Wekasan Lewat Curak Sedekah

“Wamena aman. Festival ini menunjukkan bahwa Jayawijaya adalah daerah yang damai, nyaman, dan kaya budaya. Kita ingin mengangkat potensi ini ke tingkat internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, FBLB tahun ini mengusung semangat “Dari Tanah Jayawijaya untuk Dunia”, sebagai simbol bahwa kekayaan budaya Papua layak dikenal luas oleh masyarakat global.

Salah satu momen yang paling ditunggu wisatawan adalah lomba karapan babi yang melibatkan berbagai suku dari Distrik Usilimo dan sekitarnya. Sorak-sorai penonton menambah semarak acara yang sekaligus menjadi ruang silaturahim budaya antarsuku.

Festival Budaya Lembah Baliem akan berlangsung hingga Sabtu, 9 Agustus 2025.[]

Penulis : Ilham

Editor : Gofur

Berita Terkait

MA Gelar Wayang Kulit Rayakan HUT ke-80, Ki Yanto Kembali Memukau sebagai Dalang
Tingkeban: Tradisi Jawa dalam Menyambut Tujuh Bulan Kehamilan
Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Rebo Wekasan Lewat Curak Sedekah
Budaya Religius Pati: Harmoni Tradisi dan Spiritualitas
Budaya dan Kehidupan Masyarakat Palestina: Antara Tradisi dan Keteguhan di Tengah Ujian
Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Ngapem Sambut Bulan Sapar
Bupati Jayawijaya Tutup FBLB ke-33: “Dari Tanah Jayawijaya untuk Dunia”
Pasar Malam & Tradisi Adat Warnai Maulid Nabi 2025 di Keraton Kasepuhan Cirebon
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:45 WIB

MA Gelar Wayang Kulit Rayakan HUT ke-80, Ki Yanto Kembali Memukau sebagai Dalang

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:46 WIB

Tingkeban: Tradisi Jawa dalam Menyambut Tujuh Bulan Kehamilan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:27 WIB

Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Rebo Wekasan Lewat Curak Sedekah

Kamis, 14 Agustus 2025 - 07:04 WIB

Budaya Religius Pati: Harmoni Tradisi dan Spiritualitas

Selasa, 12 Agustus 2025 - 08:41 WIB

Budaya dan Kehidupan Masyarakat Palestina: Antara Tradisi dan Keteguhan di Tengah Ujian

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB