Diduga Alami Pelecehan di Rumah Sakit Pertamina Cirebon, Pasien Disabilitas Mental Dapat Pendampingan Hukum

- Redaksi

Sabtu, 10 Mei 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET,CIREBON,– Seorang ibu berinisial NH (38) melaporkan dugaan tindakan asusila yang dialami putrinya saat menjalani perawatan di ruang isolasi salah satu rumah sakit di Cirebon. Korban, seorang remaja perempuan dengan kondisi disabilitas mental yang dirawat karena TBC, mengaku mengalami perlakuan tidak pantas dari seorang tenaga medis laki-laki.

Dalam keterangannya di Mapolres Cirebon Kota pada Sabtu (10/5), NH menyampaikan bahwa insiden tersebut terjadi selama masa perawatan lima hari pada akhir Desember 2024. Dugaan tindakan asusila itu disebut terjadi di ruang isolasi ketika korban sedang sendirian karena pergantian giliran penjagaan keluarga.

Baca Juga :  Lonjakan Penumpang di Libur Waisak 2025, KAI Daop 3 Cirebon Catat Okupansi 86 Persen

“Waktu itu anak saya sendirian di ruang isolasi. Perawat laki-laki datang dan berpura-pura memeriksa infus serta menanyakan kondisi anak saya. Tapi kemudian terjadi tindakan yang membuat anak saya merasa sangat tidak nyaman dan takut,” ujar NH.

Korban baru mengungkapkan kejadian tersebut pada akhir April 2025, setelah menunjukkan perubahan perilaku seperti sering melamun dan mengalami ketakutan berlebihan. Pihak keluarga kemudian mencoba menyelesaikan masalah ini secara internal melalui mediasi yang difasilitasi rumah sakit, namun tidak tercapai kesepakatan.

“Tiga kali mediasi, tapi tidak ada kejelasan. Akhirnya kami memilih menempuh jalur hukum demi keadilan untuk anak kami,” jelas NH.

Baca Juga :  KAI Daop 3 Cirebon dan IKASMADA'93 Gelar Donor Darah, Pererat Kepedulian Sosial

Diketahui, pihak rumah sakit telah mengambil tindakan administratif dengan memberhentikan tenaga medis yang dilaporkan sejak 30 April 2025. Meski demikian, NH menegaskan pentingnya proses hukum agar kasus serupa tidak terjadi pada pasien lain, khususnya yang dalam kondisi rentan.

“Kami ingin keadilan dan perlindungan hukum, terutama bagi anak-anak dan pasien dengan kondisi khusus,” tambahnya.

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. Proses hukum masih terus berjalan guna memastikan kebenaran dari laporan tersebut.

Penulis : JUMS

Berita Terkait

Polres Cirebon Kota Gelar Sholat Gaib untuk Pengemudi Ojol Affan Kurniawan
Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi
Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah
Korupsi Rp26,5 Miliar di Balik Proyek Setda Cirebon, 6 Tersangka Diciduk Kejari
Pesona Korsel di Pasar Malam Muludan Keraton Kasepuhan, Jadi Magnet Hiburan Keluarga
Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka
Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI
NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:35 WIB

Polres Cirebon Kota Gelar Sholat Gaib untuk Pengemudi Ojol Affan Kurniawan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:10 WIB

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 22:42 WIB

Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:16 WIB

Pesona Korsel di Pasar Malam Muludan Keraton Kasepuhan, Jadi Magnet Hiburan Keluarga

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:06 WIB

Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB