ETNIKOM.NET, JAKARTA — Ribuan penggemar skuter dari berbagai komunitas berkumpul di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Ahad (6/7/2025), dalam gelaran Bhayangkara Scooter Days 2025. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-79 Bhayangkara dan menjadi ajang silaturahim komunitas sekaligus sarana kampanye keselamatan berkendara yang dikemas dalam suasana penuh keakraban.
Tak kurang dari 2.000 peserta tumpah ruah mengikuti konvoi, pameran komunitas, serta berbagai kegiatan edukatif dan hiburan. Nuansa kebersamaan begitu terasa saat para pecinta skuter dari berbagai daerah saling berbagi cerita dan pengalaman, sekaligus menyuarakan pentingnya menjadi pelopor keselamatan di jalan.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, terutama generasi muda. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme para peserta. Ajang ini bukan semata kegiatan komunitas, tetapi juga ruang edukasi penting tentang tertib berlalu lintas,” ujar Karyoto.
Ia menambahkan bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, dan komunitas memiliki peran strategis sebagai agen perubahan perilaku berlalu lintas.
Ruang Ekspresi dan Penguatan UMKM
Selain kampanye keselamatan, Bhayangkara Scooter Days juga memberikan ruang ekspresi bagi komunitas sekaligus dampak ekonomi langsung kepada warga. Puluhan pelaku UMKM tampak meramaikan area acara dengan menjajakan aneka produk kuliner, merchandise otomotif, dan kerajinan tangan lokal.
“Senang bisa ikut acara ini. Selain silaturahmi, kami juga bisa memperkenalkan produk UMKM kami kepada pengunjung,” ungkap Nani, pelaku usaha asal Depok yang membuka stan makanan ringan.
Acara juga diisi layanan publik dari kepolisian, seperti konsultasi lalu lintas, informasi pengurusan administrasi kendaraan, hingga sosialisasi program pelayanan Polri berbasis digital. Semuanya dikemas dalam suasana santai dan terbuka.
Semangat Humanis dan Edukatif
Momentum ini sekaligus memperlihatkan semangat baru Polri yang lebih inklusif, terbuka terhadap kritik, dan aktif membangun komunikasi yang sehat dengan berbagai elemen masyarakat. Pendekatan edukatif seperti ini dinilai lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran berlalu lintas yang berkelanjutan.
“Polisi sekarang lebih dekat dengan komunitas. Kami merasa dilibatkan, bukan ditertibkan semata,” kata Rizky, anggota komunitas skuter dari Jakarta Selatan.
Melalui Bhayangkara Scooter Days, Polda Metro Jaya berharap nilai-nilai keselamatan berkendara dapat ditanamkan lebih kuat di tengah masyarakat. Khususnya kepada generasi muda yang menjadi tulang punggung budaya berkendara yang aman, santun, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendekatan yang penuh empati, terbuka, dan melibatkan publik bisa menjadi jalan terbaik dalam membangun sinergi antara Polri dan masyarakat.[]
Penulis : WHS
Editor : Gofur