Balita Jadi Korban Pelecehan Ayah Kandung di Cirebon, Pelaku Ditahan—KPAID dan Polres Lakukan Pendampingan Intensif

- Redaksi

Senin, 5 Mei 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

ETNIKOM.NET, CIREBON,- Polres Cirebon Kota mengungkap kasus memilukan terkait dugaan pelecehan seksual terhadap balita berusia 2 tahun 8 bulan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri. Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menyampaikan bahwa pelaku berinisial DS (58) telah diamankan dan resmi ditahan setelah bukti-bukti menguatkan tindak kejahatan tersebut. Senin (5/5/2025).

“Pelaku telah kami amankan dan ditahan. Dari hasil pemeriksaan, pelecehan ini bukan hanya sekali dilakukan, melainkan tiga kali di waktu yang berbeda. Motif sementaranya karena pelaku memiliki konflik rumah tangga dengan istrinya,” jelas AKBP Eko Iskandar.

Lebih lanjut, diketahui bahwa DS bekerja sebagai pedagang asongan sekaligus pengamen. Perbuatan bejat tersebut terbongkar setelah sang ibu menemukan foto-foto pelecehan di ponsel pelaku, lalu menyerahkannya kepada warga yang membantu mengamankan DS.

Baca Juga :  Tak Bergantung Pada Kekuasaan, Handarujati Gandeng Tim Kuasa Hukum Kawal Pemilihan Ketua KONI

Saat ini, korban dalam kondisi stabil dan sedang menjalani pemulihan psikologis. Berdasarkan hasil visum, tidak ditemukan luka dalam, hanya lecet ringan di bagian luar. Proses hukum tetap berjalan dan pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Sementara itu, Ketua KPAID Cirebon, Bunda Fifi Sofiah, menyampaikan bahwa kondisi keluarga korban sangat memprihatinkan. Ibu korban tidak memiliki dokumen kelahiran untuk keempat anaknya dan tidak memiliki keluarga untuk tempat bergantung.

Baca Juga :  Empat Remaja Diamankan Polsek Kapetakan Saat Hendak Tawuran untuk Konten Medsos

“Korban kini dalam pendampingan di rumah singgah kami. Kondisinya sudah mulai membaik secara emosional. Yang tadinya sering menangis kini sudah mulai bisa diajak belajar, ngaji, dan sholat. Tapi saat mandi, masih tampak trauma,” ujar Bunda Fifi.

KPAID Cirebon bersama Dinas Sosial Kota Cirebon, Dinas DP3APPKB Kota Cirebon, Dinas Pendidikan, serta Polres Cirebon Kota terus melakukan koordinasi agar anak-anak tersebut mendapatkan perlindungan maksimal serta hak-haknya sebagai anak, termasuk dalam hal identitas dan pendidikan.

Berita Terkait

Polres Cirebon Kota Gelar Sholat Gaib untuk Pengemudi Ojol Affan Kurniawan
Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi
Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah
Korupsi Rp26,5 Miliar di Balik Proyek Setda Cirebon, 6 Tersangka Diciduk Kejari
Pesona Korsel di Pasar Malam Muludan Keraton Kasepuhan, Jadi Magnet Hiburan Keluarga
Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka
Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI
NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:35 WIB

Polres Cirebon Kota Gelar Sholat Gaib untuk Pengemudi Ojol Affan Kurniawan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:10 WIB

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 22:42 WIB

Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:16 WIB

Pesona Korsel di Pasar Malam Muludan Keraton Kasepuhan, Jadi Magnet Hiburan Keluarga

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:06 WIB

Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB