Australia dan Indonesia Selenggarakan Lokakarya AANZFTA Regional Tentang Sistem Pertanian dan Pangan Berkelanjutan

- Redaksi

Jumat, 25 April 2025 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ETNIKOM.NET, JAKARTA — Departemen Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Australia bersama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) dan Kementerian Pertanian Indonesia menyelenggarakan lokakarya tentang Sistem Pertanian dan Pangan Berkelanjutan di dalam kerangka kerja sama ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Area (AANZFTA) di Jakarta (23-24/4/25).

Lokakarya ini diselenggarakan atas komitmen kawasan untuk memajukan sistem pertanian dan pangan berkelanjutan agar berkontribusi pada kemakmuran, stabilitas, dan ketahanan di masa depan.

Para pejabat pemerintah, perwakilan industri, pemimpin sektor pertanian, dan lembaga penelitian dari seluruh kawasan ini berkumpul untuk mengeksplorasi cara-cara dalam mencapai sistem pertanian dan pangan yang berkelanjutan sambil meminimalkan dampak perdagangan yang merugikan dari langkah-langkah keberlanjutan.

Baca Juga :  Wujudkan Kemakmuran Masyarakat Papua Barat Melalui Program MBG

Australian Special Representative for Agriculture, Su McClusky mengatakan, sistem pertanian dan pangan berkelanjutan memainkan peran penting dalam menjaga lingkungan dan sumber daya alam, serta tetap memenuhi kebutuhan pangan dan nutrisi bagi populasi dunia yang terus bertambah.

Lokakarya ini menyoroti tantangan-tantangan umum yang dihadapi oleh semua negara di kawasan dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus mengelola dan beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan tekanan lingkungan lainnya.

Baca Juga :  KPAID Cirebon Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Rumah Sakit, Siapkan Psikiater dan Rumah Aman

Su McClusky menekankan, meskipun tantangan-tantangan yang ada mungkin sama, tidak ada pendekatan solusi ‘satu untuk semua’ untuk menanggapi isu-isu yang sangat penting dan menantang ini. Solusi harus didasarkan pada bukti, dan mencerminkan iklim, lingkungan dan sistem produksi di masing-masing negara.

Lokakarya ini berhasil mendorong kerja sama yang lebih besar di seluruh anggota negara AANZFTA dalam hal yang penting dan terus berkembang ini.[]

Penulis : Rilis Kedubes Australia

Berita Terkait

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi
Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah
Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka
Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI
NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Aksi GRC 11 September 2025 Batal, Aspirasi PBB Disampaikan Lewat Audiensi
Tidak Ada Aksi Demo Tarif PBB Akan Di Kaji Ulang Walikota Cirebon
Polres Cirebon Kota Amankan Tiga Pelaku Tawuran Berujung Tewasnya Pemuda, Enam Lainnya Masih DPO
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:10 WIB

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:06 WIB

Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:22 WIB

Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:14 WIB

NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029

Minggu, 24 Agustus 2025 - 13:36 WIB

Aksi GRC 11 September 2025 Batal, Aspirasi PBB Disampaikan Lewat Audiensi

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB