Pesona Wisata dan Kuliner Pati, Jawa Tengah: Dari Alam, Sejarah, hingga Kenikmatan di Meja Makan

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, JAKARTA — Pati, salah satu kabupaten di pesisir utara Jawa Tengah, menyimpan pesona yang sering luput dari perhatian wisatawan. Dikenal dengan julukan Bumi Mina Tani, daerah ini menawarkan perpaduan keindahan alam, kekayaan sejarah, dan kuliner khas yang memanjakan lidah.

Wisata Alam dan Religi yang Memikat

Bagi pencinta alam, Pati menawarkan beragam destinasi menarik. Pantai Idola di Kecamatan Tayu misalnya, menjadi tempat favorit untuk menikmati sunrise di tepian laut utara Jawa. Ada pula Goa Pancur di Kecamatan Kayen, sebuah gua alami dengan stalaktit dan stalagmit yang menawan, disertai aliran sungai bawah tanah yang menambah kesan eksotis.

Baca Juga :  Setu Brigif Ciganjur, Alternatif Wisata dan Jogging Keluarga di Selatan Jakarta

Tak hanya alam, wisata religi juga menjadi daya tarik tersendiri. Makam Sunan Ngerang dan Masjid Agung Baitunnur di pusat kota menjadi tujuan ziarah dan refleksi spiritual, menyimpan jejak sejarah perkembangan Islam di wilayah pesisir.

Surga Kuliner di Bumi Mina Tani

Datang ke Pati tak lengkap tanpa mencicipi kuliner khasnya. Salah satu ikon adalah Nasi Gandul, sajian nasi putih berkuah santan gurih dengan irisan daging sapi empuk, biasanya disajikan di atas daun pisang. Bagi penggemar camilan, Petis Kelongan dan Kacang Atom Pati menjadi oleh-oleh wajib.

Baca Juga :  Gado-Gado Betawi, Rasanya Enak di Lidah Semua Orang

Di kawasan pesisir, hasil laut segar seperti bandeng, kakap, hingga cumi-cumi bisa dinikmati langsung di warung-warung tepi pantai, dimasak dengan bumbu khas yang sederhana namun kaya rasa.

Harmoni Budaya dan Kehangatan Warga

Selain panorama dan kuliner, daya tarik Pati terletak pada keramahan warganya. Setiap pasar tradisional, warung kopi, hingga acara sedekah laut di desa-desa pesisir, selalu memancarkan kehangatan dan kebersamaan.

Dengan semua kekayaan ini, Pati bukan sekadar persinggahan di jalur pantura, tetapi destinasi yang layak disinggahi. Alam, sejarah, dan kuliner di sini seolah berpadu mengajak siapa saja untuk kembali dan menikmati lagi.[]

Berita Terkait

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang
Menyegarkan Pikiran di Taman Jagakarsa, Oase Hijau di Selatan Jakarta
Keraton Kasepuhan Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Patih Sepuh Ingatkan Pentingnya Menghargai Jasa Pahlawan
Yogyakarta, Dari Ramainya Malioboro hingga Sunyinya Permata Tersembunyi
Menjelajahi Cita Rasa Pegunungan: Mie Ongklok dan Tempe Kemul Khas Wonosobo
Kapolres Cirebon Kota Pastikan Kondisi Makam Sunan Gunung Jati Kini Steril dari Pengemis Terorganisir
Bunga Waterpark Cisarua, Destinasi Seru Liburan Keluarga di Puncak Bogor
Pesona Alam dan Lezatnya Kuliner Tradisional di Cililin, Kota Wajit yang Menawan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:00 WIB

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Kamis, 28 Agustus 2025 - 15:08 WIB

Menyegarkan Pikiran di Taman Jagakarsa, Oase Hijau di Selatan Jakarta

Minggu, 17 Agustus 2025 - 17:47 WIB

Keraton Kasepuhan Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Patih Sepuh Ingatkan Pentingnya Menghargai Jasa Pahlawan

Kamis, 14 Agustus 2025 - 06:32 WIB

Pesona Wisata dan Kuliner Pati, Jawa Tengah: Dari Alam, Sejarah, hingga Kenikmatan di Meja Makan

Senin, 11 Agustus 2025 - 08:40 WIB

Yogyakarta, Dari Ramainya Malioboro hingga Sunyinya Permata Tersembunyi

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB