Kelola Sampah Organik, Lapas Salemba Budidayakan Maggot

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, JAKARTA — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Salemba menginisiasi program pengelolaan sampah organik dengan cara membudidayakan maggot atau larva lalat Black Soldier Fly. Program ini merupakan bagian dari strategi mendukung ketahanan pangan sekaligus menekan volume sampah di lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Salemba, Muhammad Fadil, mengatakan bahwa budidaya maggot dilakukan secara bertahap, dimulai dari pemilahan sampah, pembuatan kandang, hingga perawatan harian. “Maggot nantinya digunakan sebagai pakan ikan, pakan ternak, dan hasil fermentasinya menjadi pupuk,” kata Fadil melalui keterangan tertulis, Selasa (9/7/2025).

Baca Juga :  Singa Barong Dijamas, Keraton Kasepuhan Cirebon Hidupkan Warisan Leluhur di Bulan Muharam

Program ini juga menjadi bagian dari 13 langkah percepatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah serta kelompok masyarakat.

Menurut Fadil, warga binaan dilibatkan langsung dalam proses ini sebagai bagian dari pembinaan keterampilan dan kemandirian.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Adalah Harapan Emas Bagi Anak-anak Indonesia

“Kami berharap program ini tidak hanya berdampak lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga binaan,” ujarnya.

Hasil budidaya maggot dinilai memiliki potensi besar karena kandungan proteinnya yang tinggi, terutama untuk sektor peternakan dan perikanan.

Program ini juga diyakini dapat membantu mengurangi ketergantungan pada pakan konvensional serta menekan limbah yang masuk ke tempat pembuangan akhir.[]

Penulis : Hence Mandagi

Editor : Gofur

Berita Terkait

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi
Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah
Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka
Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI
NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Aksi GRC 11 September 2025 Batal, Aspirasi PBB Disampaikan Lewat Audiensi
Tidak Ada Aksi Demo Tarif PBB Akan Di Kaji Ulang Walikota Cirebon
Polres Cirebon Kota Amankan Tiga Pelaku Tawuran Berujung Tewasnya Pemuda, Enam Lainnya Masih DPO
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:10 WIB

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:06 WIB

Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:22 WIB

Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:14 WIB

NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029

Minggu, 24 Agustus 2025 - 13:36 WIB

Aksi GRC 11 September 2025 Batal, Aspirasi PBB Disampaikan Lewat Audiensi

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB