ETNIKOM.NET, JAKARTA — Komitmen memperkuat layanan gizi nasional terus digulirkan. Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kejaksaan Agung RI menjalin sinergi untuk mempercepat pengadaan lahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 1.542 titik di seluruh Indonesia sebagai bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Koordinasi strategis ini berlangsung di Kantor Kejaksaan Agung RI, Rabu (2/7/2025), dan dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Muda Intelijen, Reda Manthovani. Hadir pula para Kepala Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri, hingga cabang kejaksaan di seluruh wilayah, menunjukkan keseriusan lembaga penegak hukum dalam mendukung program prioritas nasional ini.
Reda menegaskan bahwa Kejaksaan siap mengawal proses pengadaan lahan SPPG, mulai dari aspek legalitas hingga potensi hambatan sosial dan administrasi. Ia menekankan pentingnya peran kejaksaan dalam memastikan lahan yang digunakan bebas dari sengketa dan sesuai dengan syarat teknis.
“Kami akan bantu percepat agar anggaran yang masih terblokir bisa segera dibuka. Tapi tentu semua harus sesuai aturan,” ujar Reda. Ia juga meminta jajarannya untuk aktif mengingatkan pemerintah daerah yang belum merespons, demi kelancaran program yang menjadi bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045 ini.
Direktur Wilayah I BGN, Wahyu Widisetyanta, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan konkret Kejaksaan Agung. Menurutnya, keberhasilan MBG sangat bergantung pada kekuatan kolaborasi lintas sektor dalam memastikan tersedianya lahan yang aman dan layak.
“Kami tidak hanya ingin bangun infrastruktur, tapi juga menanam harapan bagi generasi masa depan. Gizi adalah hak anak-anak kita,” kata Wahyu. Ia berharap seluruh jajaran daerah dapat bergerak cepat agar proses pembangunan fisik segera dimulai dalam tahun anggaran berjalan.
Program MBG melalui pembangunan SPPG menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak. Sinergi antara BGN dan Kejaksaan Agung mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun peradaban yang sehat dan berdaya.[]