KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Keamanan Stasiun dengan 194 Unit CCTV

- Redaksi

Jumat, 30 Mei 2025 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET, CIREBON – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon terus meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan bagi pelanggan kereta api. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan memperluas pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah stasiun strategis di wilayah operasionalnya.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa pemasangan CCTV ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan suasana perjalanan yang aman dan bebas dari tindak kejahatan.

“CCTV menjadi upaya preventif untuk meminimalisir kejahatan seperti pencurian, pelecehan seksual, hingga tindakan mencurigakan lainnya. Dengan adanya kamera pengawas, kami harap orang berpikir dua kali sebelum berbuat kriminal di area stasiun,” ujar Muhib.

Saat ini, total 194 unit CCTV telah terpasang di 30 stasiun wilayah Daop 3, termasuk Stasiun Cirebon, Babakan, Haurgeulis, Waruduwur, Sindanglaut, dan Kadokangabus. Kamera dipasang di berbagai titik penting, mulai dari ruang tunggu penumpang, peron, lorong sempit, area parkir, hingga dekat pintu masuk dan keluar kamar mandi.

Baca Juga :  Ketua Umum KSPSI Canangkan Perang Melawan Impor Ilegal

Selain meningkatkan rasa aman bagi penumpang, pengawasan lewat CCTV juga membantu petugas stasiun mengambil langkah cepat saat terjadi insiden, seperti kepadatan berlebih di peron yang berisiko menimbulkan kecelakaan.

“CCTV membantu petugas keamanan memantau kondisi stasiun setiap menit. Jika terjadi tindak kejahatan, petugas bisa segera merespons. Rekaman CCTV juga bisa dijadikan bukti penting untuk proses pelaporan ke pihak berwajib,” jelas Muhib.

Tak hanya di stasiun, 77 unit CCTV tambahan juga dipasang di area strategis kantor, seperti Kantor Daop, Pusdal, Mediska, Dipo Lokomotif, dan Dipo Kereta. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan keamanan internal dan menjaga aset penting perusahaan.

“Kami ingin memastikan seluruh aspek operasional—baik pelayanan penumpang maupun area kerja internal—terpantau dan aman dari potensi gangguan,” tutup Muhib.

Berita Terkait

Polres Cirebon Kota Gelar Sholat Gaib untuk Pengemudi Ojol Affan Kurniawan
Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi
Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah
Korupsi Rp26,5 Miliar di Balik Proyek Setda Cirebon, 6 Tersangka Diciduk Kejari
Pesona Korsel di Pasar Malam Muludan Keraton Kasepuhan, Jadi Magnet Hiburan Keluarga
Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka
Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI
NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:35 WIB

Polres Cirebon Kota Gelar Sholat Gaib untuk Pengemudi Ojol Affan Kurniawan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:10 WIB

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 19:27 WIB

Korupsi Rp26,5 Miliar di Balik Proyek Setda Cirebon, 6 Tersangka Diciduk Kejari

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:16 WIB

Pesona Korsel di Pasar Malam Muludan Keraton Kasepuhan, Jadi Magnet Hiburan Keluarga

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:06 WIB

Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB