Senator DKI, Prof. Dailami Firdaus Tolak Tegas Legalisasi Judi

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

ETNIKOM.NET, JAKARTA — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Jakarta,  Dailami Firdaus tegas menolak adanya usulan melegalkan judi luring atau offline menjadi salah satu sumber pendapatan penghasilan negara. Hal itu diungkapkan untuk menyikapi wacana legalisasi kasino yang belakangan menjadi polemik.

Dailami menegaskan, segala bentuk perjudian pada dasarnya akan merusak moral masyarakat. Pasalnya, hal itu dapat menjerumuskan para pelakunya dalam kesengsaraan di balik mimpi atau harapan kekayaan semu dari judi.

“Saya tegas menolak uang haram dari judi menjadi salah satu sumber penghasilan negara,” kata dia melalui keterangan pers, Rabu (21/5/2025).

Baca Juga :  Awas! Penyakit Pascabanjir Siap Menyerang Warga Jakarta, Senator Dailami Minta Pemprov DKI Siaga

Menurut Pimpinan Komite III DPD itu, Indonesia memiliki berbagai potensi sumber penghasilan negara yang belum digarap secara optimal. Ia mencontohkan, potensi sumber daya dan keindahan alam Indonesia lebih penting untuk dikembangkan, alih-alih melegalkan judi offline.

“Bila alasannya untuk mendatangkan wisatawan asing agar tertarik berlibur ke Indonesia, maka solusinya perbaiki fasilitas destinasi wisata dan berikan serta perlihatkan kearifan lokal yang dimiliki setiap daerah,” ujar dia.

Senator dari Jakarta itu juga mengungkapkan, wacana melegalkan kasino adalah bentuk kebuntuan dalam mencari sumber pendapatan bagi negara. Alhasil, ada upaya nekat mencampuradukan yang haq dan batil.

Baca Juga :  Inovasi Lapas Kelas IIA Salemba, Berdayakan Warga Binaan dengan Budidaya Ayam Kampung 

“Kami ingin Indonesia tidak menjadi negeri yang dilaknat Allah karena banyak kemungkaran, tapi kami ingin negeri ini mejadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujar dia.

Dailami menginginkan agar pemerintah juga lebih serius melakukan penguatan di sektor ekonomi kreatif dengan melibatkan para pemuda.

Sebab, menurut dia, masih banyak jalan lain yang lebih positif dan baik untuk menghasilkan sumber pendapatan negara dengan tidak melanggar perintah agama.[]

Berita Terkait

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi
Tokoh Masyarakat Desak Pemkot Cirebon Serius Benahi Potensi Pajak Daerah
Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka
Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI
NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Aksi GRC 11 September 2025 Batal, Aspirasi PBB Disampaikan Lewat Audiensi
Tidak Ada Aksi Demo Tarif PBB Akan Di Kaji Ulang Walikota Cirebon
Polres Cirebon Kota Amankan Tiga Pelaku Tawuran Berujung Tewasnya Pemuda, Enam Lainnya Masih DPO
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:10 WIB

Polres Cirebon Kota Sekat Pelajar yang Hendak ke Jakarta, Antisipasi Terlibat Aksi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:06 WIB

Orang Tua Terduga Pelaku Kasus Foto Syur AI di Cirebon Minta Maaf Secara Terbuka

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:22 WIB

Respon Cepat Reskrim Polres Cirebon Kota Tangani Kasus Foto Asusila Hasil Rekayasa AI

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:14 WIB

NasDem Kota Cirebon Lantik Kepengurusan Baru, Bidik 7 Kursi DPRD di Pemilu 2029

Minggu, 24 Agustus 2025 - 13:36 WIB

Aksi GRC 11 September 2025 Batal, Aspirasi PBB Disampaikan Lewat Audiensi

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB