225 Penyair dari Dalam dan Luar Negeri Hadiri Pertemuan Penyair Nusantara XIII di Jakarta

- Redaksi

Minggu, 6 Juli 2025 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ETNIKOM.NET JAKARTA — Sebanyak 225 penyair dari dalam dan luar negeri dijadwalkan hadir dalam Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIII yang akan berlangsung di Jakarta pada 11–14 September 2025. Kegiatan ini menjadi ajang tahunan para penyair dari negara-negara serumpun untuk berbagi karya dan mempererat hubungan budaya melalui puisi.

Ketua Umum Panitia PPN XIII, Ahmadun Yosi Herfanda, mengatakan bahwa sebanyak 175 penyair berasal dari berbagai daerah di Indonesia, sementara 50 lainnya berasal dari sejumlah negara Asia Tenggara. Hal ini disampaikan seusai rapat koordinasi panitia di Gedung Dewan Kesenian Jakarta, Sabtu (5/7/2025).

“Dari total penyair Indonesia, 75 orang berasal dari wilayah Jabodetabek, dan sisanya datang dari provinsi lain, mulai dari Aceh hingga Papua,” ujar Ahmadun.

Baca Juga :  Hari Jadi Cirebon ke-598, Iing Daiman: Bukan Sekadar Pesta, Tapi Momentum Refleksi dan Kolaborasi

PPN merupakan forum tahunan yang pertama kali diselenggarakan pada 2007. Penyelenggaraannya dilakukan secara bergilir antara Indonesia dan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Tahun ini, Indonesia kembali menjadi tuan rumah.

Mengusung tema “Perdamaian dan Persaudaraan”, PPN XIII akan diisi sejumlah agenda utama, antara lain pembacaan puisi lintas negara, peluncuran antologi PPN XIII, diskusi sastra dan budaya, workshop penulisan puisi, dan orasi kebudayaan.

Menurut panitia, penyair mancanegara yang dipastikan hadir antara lain berasal dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, dan Timor Leste.

Baca Juga :  Tradisi Bubur Suro di Keraton Kasepuhan Cirebon, Momentum Syukur dan Doa Bersama Leluhur

Wakil Ketua Panitia, Mustafa Ismail, mengatakan bahwa penyelenggaraan akan melibatkan sejumlah institusi seni, komunitas kebudayaan, serta media. Beberapa lokasi strategis di Jakarta telah disiapkan untuk menjadi titik kegiatan selama empat hari acara berlangsung.

“Jakarta memiliki infrastruktur seni dan budaya yang mendukung. Kami berharap PPN XIII dapat menjadi ruang yang terbuka dan mampu menjangkau masyarakat luas,” kata Mustafa.

Dengan kehadiran ratusan penyair dari berbagai latar belakang, pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat jaringan sastra antarnegara serta menjadi ajang pertukaran gagasan dan nilai budaya di kawasan.[]

Penulis : PJMI

Berita Terkait

MA Gelar Wayang Kulit Rayakan HUT ke-80, Ki Yanto Kembali Memukau sebagai Dalang
Tingkeban: Tradisi Jawa dalam Menyambut Tujuh Bulan Kehamilan
Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Rebo Wekasan Lewat Curak Sedekah
Budaya Religius Pati: Harmoni Tradisi dan Spiritualitas
Budaya dan Kehidupan Masyarakat Palestina: Antara Tradisi dan Keteguhan di Tengah Ujian
Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Ngapem Sambut Bulan Sapar
Bupati Jayawijaya Tutup FBLB ke-33: “Dari Tanah Jayawijaya untuk Dunia”
Pasar Malam & Tradisi Adat Warnai Maulid Nabi 2025 di Keraton Kasepuhan Cirebon
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:45 WIB

MA Gelar Wayang Kulit Rayakan HUT ke-80, Ki Yanto Kembali Memukau sebagai Dalang

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:46 WIB

Tingkeban: Tradisi Jawa dalam Menyambut Tujuh Bulan Kehamilan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:27 WIB

Keraton Kasepuhan Cirebon Lestarikan Tradisi Rebo Wekasan Lewat Curak Sedekah

Kamis, 14 Agustus 2025 - 07:04 WIB

Budaya Religius Pati: Harmoni Tradisi dan Spiritualitas

Selasa, 12 Agustus 2025 - 08:41 WIB

Budaya dan Kehidupan Masyarakat Palestina: Antara Tradisi dan Keteguhan di Tengah Ujian

Berita Terbaru

Wisata

Taman Salam, Oase Hijau Tersembunyi di Jatipadang

Jumat, 29 Agu 2025 - 14:00 WIB