<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Premanisme - PT. Etnikom Persada Raya</title>
	<atom:link href="https://etnikom.net/tag/premanisme/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://etnikom.net/tag/premanisme/</link>
	<description>Situs Berita Online Terpercaya Cepat Akurat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jun 2025 13:20:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.2</generator>

<image>
	<url>https://etnikom.net/wp-content/uploads/2025/04/cropped-etnikom-fav-32x32.png</url>
	<title>Premanisme - PT. Etnikom Persada Raya</title>
	<link>https://etnikom.net/tag/premanisme/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Vrije Man Sang Pemberontak Sejak Zaman Kolonial</title>
		<link>https://etnikom.net/vrije-man-sang-pemberontak-sejak-zaman-kolonial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ETNIKOM.NET]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2025 13:20:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Premanisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://etnikom.net/?p=1743</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Penulis: Rosmiyati Siregar &#124; Pemerhati Generasi ETNIKOM.NET, JAKARTA &#8212; Aksi preman bernama Abdurachman (52) yang hendak merantai mobil warga di Jalan Sei Kera,...</p>
<p>The post <a href="https://etnikom.net/vrije-man-sang-pemberontak-sejak-zaman-kolonial/">Vrije Man Sang Pemberontak Sejak Zaman Kolonial</a> appeared first on <a href="https://etnikom.net">PT. Etnikom Persada Raya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Penulis: Rosmiyati Siregar | Pemerhati Generasi</p>
<p>ETNIKOM.NET, JAKARTA &#8212; Aksi preman bernama Abdurachman (52) yang hendak merantai mobil warga di Jalan Sei Kera, Kecamatan Medan Perjuangan pada Selasa (20/5/2025) kemarin viral di media sosial.</p>
<p>Hal itu dikarenakan warga tersebut enggan memberikan uang bulanan parkir yang diminta oleh pelaku yang merupakan juru parkir dilokasi tersebut.</p>
<p>Pelaku telah mendatangi rumah korban sebanyak lima kali, namun tak kunjung diberikan oleh korban yang akhirnya membuat pelaku geram dan berniat merantai mobil korban.</p>
<p>Anehnya, Pelaku memita uang parkir bulanan atau harian ke korban yang parkir mobil di rumahnya sendiri. Kejadian ini telah dilaporkan ke Satreskrim Polrestabes Medan dan telah ditahan di Satreskrim Polrestabes Medan dan disangkakan Pasal 335 ayat 1.</p>
<p>Aksi premanisme di medan bukan lagi hal yang baru di kota yang katanya “kota para ketua” ini. bahkan premanisme menjadi budaya kekhasan yang dimiliki kota Medan.</p>
<p>Beberapa contoh aksi premanisme di Medan antara lain pemalakan, intimidasi, dan pungutan liar sudah menjadi pemandangan sehari hari warga di kota ini. Aksi pemanisme bukan hanya meresahkan masyarakat seperti kejadian yang viral diatas, tapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Dunia usaha, terutama sektor kecil dan menengah terganggu oleh tekanan yang tak berdasar hukum. Akibatnya, iklim bisnis menjadi tidak sehat dan jauh dari kepastian hukum yang dibutuhkan untuk berkembang.</p>
<p>Banyangkan saja ketika kita mulai membuka usaha kecil di pinggir jalan yang lapaknya kita sewa dengan uang kita dan bersusah payah mengembangkannya agar diminati pembeli dengan harapan usaha itu dapat menghasilkan uang untuk menyambung hidup.</p>
<p>Baru saja kedei dibuka, pembeli belum ada tapi preman setempat yang datang meminta uang dengan modus uang keamanan. jualan tidak laku tp modal sudah habis utk banyar sewa, uang keamanan dan lain sebagainya.</p>
<p>Budaya premanisme di Medan merupakan masalah yang signifikan dan telah berlangsung lama sejak zaman kolonial belanda dari awal abad ke 20 hingga kini.</p>
<p>Keberadaan preman di Kota Medan bermula, ketika Tuan kebun Belanda yang menjadi penguasa tanah Deli memperkerjakan kuli non-kontrak atau tenaga lepas yang dibayar harian untuk perkebunan tembakau Deli.</p>
<p>Tuan kebun Belanda menyebutnya Mije Mart Vrije Man atau Vrije Man yang berarti orang bebas yang kemudian dipelesetkan dalam bahasa Indonesia sebagai preman.</p>
<p>Meski dipekerjakan, preman sering kali menjadi gangguan bagi tuan kebun Belanda Vrije Man biasanya menjadi sosok ‘pelindung’ bagi kuli kontrak yang berasal dari Jawa, Tiongkok, dan India.</p>
<p>Hal tersebut mereka lakukan karena kuli-kuli kontrak kerap disiksa oleh mandor kebun yang diperintahkan dari tuan-tuan kebun Belanda tempat mereka bekerja.</p>
<p>Atas jasa Vrije Man yang telah melindungi para kuli kontrak itu, mereka diberikan hak untuk makan dan minum gratis di warung makan yang berada di sepanjang wilayah perkebunan sebagai ucapan terima kasih.</p>
<p>Meskipun aksi preman itu sesungguhnya lahir dari penjajahan membela ketertindasan hak rakyat namun tidak dapat dipungkiri kini citra preman ditengah masyarakat lebih kental dikenal dengan dunia kriminal.</p>
<p>Budaya premanisme tidak muncul dalam ruang hampa. Ia tumbuh subur dalam masyarakat yang telah terpengaruh oleh cara pandang sekularisme dan kapitalisme di mana keberhasilan hidup diukur dari pencapaian materi tanpa mempertimbangkan halal haram, akhlak atau dampaknya terhadap orang lain. Dalam pandangan ini, kekuasaan dan kekuatan menjadi alat sah untuk meraih keuntungan pribadi maupun kelompok.</p>
<p>Maka tindakan intimidatif, pemalakan, hingga kekerasan fisik pun dianggap wajar selama menghasilkan materi atau memperluas pengaruh. Maka tak heran premanisme kadang dimanfaatkan oleh perusahaan ketika ingin menguasai lahan atau dijadikan alat politik penguasa.</p>
<p>Ditambah lagi aksi premanisme menemukan ruangnya dalam sistem hukum yang lemah akibat penerapan demokrasi kapitalisme. Hukum tidak lagi menjadi pelindung yang adil bagi rakyat, tetapi seringkali menjadi alat transaksi kekuasaan.</p>
<p>Sistem sanksi yang tebang pilih menciptakan ketimpangan penegakan hukum yang kuat bisa membeli keadilan.</p>
<p>Sementara rakyat kecil dibiarkan tanpa perlindungan. Inilah yang melahirkan ketidakpercayaan publik terhadap aparat penegak hukum dan menciptakan rasa tidak aman di tengah masyarakat.</p>
<p>Penerapan demokrasi kapitalisme yang diterapkan saat ini menjadikan Negara yang seharusnya hadir dan menindak  kriminal terorganisir yang meresahkan rakyat nyatanya hanya bernarasi hukum. Tak jarang aksi premanisme di medan hanya disikapi sebagai budaya tanpa tanpa penanganan yang serius.</p>
<p>Jika ada aksi premanisme yang meresahkan warga yang sempat viral dan ada tuntutan dari masyarakat, maka aparat hanya cukup melakukan penertipan. kalaupun di hukum, pastilah dengan hukuman ringan tanpa menjerakan, Seperti masa tahanan yang singkat atau pernyataan permintaan maaf.</p>
<p>Wajar saja aksi premanisme semangkin subur di kota yang terkenal soft spoken ini dan menjadikan budaya premanisme ini semangkin melekat dengan kota medan. Untuk memberantas premanisme secara tuntas tidak cukup hanya dengan operasi penertiban.</p>
<p>Harus ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem yang melahirkannya yaitu aturan kapitalisme demokrasi yang lahir dari akal manusia yang terbatas dan lemah.</p>
<p>Berbeda dengan sistem kapitalisme sekuler yang lemah, Islam memiliki pendekatan yang tegas dan adil terhadap segala bentuk kejahatan termasuk premanisme.</p>
<p>Dalam pandangan Islam, setiap tindakan yang mengganggu keamanan, menzalimi orang lain, memaksakan kehendak dengan kekerasan atau merampas hak milik secara paksa tergolong sebagai pelanggaran hukum syarak.</p>
<p>Premanisme bukan sekedar pelanggaran sosial, tapi merupakan bentuk bugot atau pemberontakan terhadap otoritas sah. Allah Subhanahu wa taala berfirman dalam Quran surah Almaidah ayat 33:</p>
<p>“Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan rasulnya dan membuat kerusakan di muka bumi ialah mereka dibunuh dan disalib atau dipotong tangan dan kaki mereka secara bersilang atau dibuang dari negeri tempat kediamannya. Yang demikian itu suatu penghinaan untuk mereka di dunia dan di akhirat mereka mendapat azab yang besar”.</p>
<p>Ayat ini secara jelas menunjukkan bahwa tindakan kriminal yang menciptakan kerusakan, teror dan ketakutan di tengah masyarakat dapat disamakan dengan aksi premanisme. Pelakunya harus dikenai hukuman yang tegas sesuai syariat.</p>
<p>Negara dalam Islam tidak akan membiarkan pelanggaran hukum berjalan tanpa sanksi. Tidak ada ruang bagi sanksi tebang pilih atau pengabaian terhadap kejahatan yang dilakukan oleh kelompok tertentu. Demikian juga negara akan memberikan jaminan keamanan untuk semua rakyat.</p>
<p>Oleh karena itu, solusi terhadap premanisme dan semua bentuk kezaliman bukan terletak pada timbal sulam hukum, tapi pada perubahan sistemik menuju penerapan syariah Islam secara menyeluruh di bawah naungan kepemimpinan yang bertakwa. Dengan sistem ini, keadilan ditegakkan. Masyarakat dilindungi, dan para pelaku kejahatan dihukum tanpa kompromi.</p>
<p>Dalam Islam, setiap pelanggaran terhadap hukum syarak memiliki sanksi yang jelas dan tegas. Jenis sanksinya disesuaikan dengan bentuk pelanggaran yang dilakukan, baik itu termasuk hudud, qisos, maupun takzir. Kini saatnya umat Islam kembali menengok hukum Allah sebagai solusi sejati.</p>
<p>Karena hanya dengan hukum Allahlah masyarakat akan benar-benar terlindungi dan kehidupan yang penuh keberkahan bisa terwujud.<br />
Wallahu a’aam bi ash-shawab.</p>
<p>The post <a href="https://etnikom.net/vrije-man-sang-pemberontak-sejak-zaman-kolonial/">Vrije Man Sang Pemberontak Sejak Zaman Kolonial</a> appeared first on <a href="https://etnikom.net">PT. Etnikom Persada Raya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Premanisme di Kota Tangerang, Masyarakat Dapat Lapor ke Layanan Pengaduan Polri</title>
		<link>https://etnikom.net/antisipasi-premanisme-di-kota-tangerang-masyarakat-dapat-lapor-ke-layanan-pengaduan-polri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ETNIKOM.NET]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 May 2025 23:33:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Tangkot]]></category>
		<category><![CDATA[laporkan Premanisme]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tangkot]]></category>
		<category><![CDATA[Premanisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://etnikom.net/?p=1179</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; ETNIKOM.NET,  TANGERANG &#8212; Polres Metro Tangerang Kota berkomitmen dan akan segera menindak tegas segala bentuk aksi premanisme, baik yang dilakukan secara perorangan maupun...</p>
<p>The post <a href="https://etnikom.net/antisipasi-premanisme-di-kota-tangerang-masyarakat-dapat-lapor-ke-layanan-pengaduan-polri/">Antisipasi Premanisme di Kota Tangerang, Masyarakat Dapat Lapor ke Layanan Pengaduan Polri</a> appeared first on <a href="https://etnikom.net">PT. Etnikom Persada Raya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>ETNIKOM.NET,  TANGERANG &#8212; Polres Metro Tangerang Kota berkomitmen dan akan segera menindak tegas segala bentuk aksi premanisme, baik yang dilakukan secara perorangan maupun secara kelompok tertentu. Termasuk debt collector (mata elang), parkir liar, begal, tawuran maupun kejahatan jalanan lainnya.</p>
<p>Sebab, tindak pidana itu dinilai telah menimbulkan keresahan, mengganggu kondusifitas, keamanan serta kenyamanan masyarakat.</p>
<p>Kehadiran Polri Untuk Masyarakat ini, tentunya harus didukung oleh keberanian dan partisipasi masyarakat dengan melaporkan, tanpa rasa takut. Peran aktif masyarakat itu merupakan hal penting dalam upaya Polri melakukan tindakan preventif dan preemtif.</p>
<p>Jika masyarakat menemukan, mengetahui dan atau mengalami aksi premanisme, segera laporkan melalui Call Center Polri 110 yang terhubung langsung ke Command Center Polres Metro Tangerang Kota atau dapat melalui pesan WhatsApp pengaduan di nomer 082211110110.</p>
<p>Disamping itu bisa melaporkan ke akun medsos Polres Metro Tangerang Kota baik di Instagram, Facebook maupun X (twitter).</p>
<p>Himbauan dan penegasan tersebut telah disebarluaskan lewat akun resmi Polres Metro Tangerang Kota termasuk pemasangan spanduk yang dipasang diberbagai titik rawan tindak pidana premanisme.</p>
<p>Seruan Berani Lapor Polisi tersebut di hastag langsung kepada Kapolri, Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Jum&#8217;at (16/5/2025)</p>
<p>@listyosigitprabowo<br />
@spripim.polri<br />
@divisihumaspolri<br />
@poldametrojaya</p>
<p>#kapolri_indonesia<br />
#divisihumaspolri<br />
#spripim.polri<br />
#kapoldametrojaya<br />
#poldametrojaya<br />
#humaspoldametrojaya<br />
#kapolresmetrotangerangkota<br />
#zaindwinugroho<br />
#polresmetrotangerangkota<br />
#polripresisi<br />
#berantaspremanisme<br />
#polriberantaspremanisme<br />
#polriuntukmasyarakat<br />
#restrotangkotberantaspremanisme<br />
#TNI-POLRI<br />
#PolriPresisi<br />
#polriuntukmasyarakat</p>
<p>Seperti diketahui, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan dalam Operasi Berantas Jaya 2025, yang gencar dilakukan seluruh jajarannya.</p>
<p>&#8220;Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat. Negara tidak boleh kalah oleh aksi premanisme yang meresahkan. Negara kita adalah negara hukum. Polisi akan hadir ditengah-tengah masyarakat,&#8221; tegasnya.[]</p>
<p>The post <a href="https://etnikom.net/antisipasi-premanisme-di-kota-tangerang-masyarakat-dapat-lapor-ke-layanan-pengaduan-polri/">Antisipasi Premanisme di Kota Tangerang, Masyarakat Dapat Lapor ke Layanan Pengaduan Polri</a> appeared first on <a href="https://etnikom.net">PT. Etnikom Persada Raya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apel Patroli Antisipasi Aksi Premanisme di Tangerang, Kapolres: Polisi Hadir di Masyarakat</title>
		<link>https://etnikom.net/apel-patroli-antisipasi-aksi-premanisme-di-tangerang-kapolres-polisi-hadir-di-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ETNIKOM.NET]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2025 06:43:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Premanisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://etnikom.net/?p=1057</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; ETNIKOM.NET, TANGERANG &#8212; Polres Metro Tangerang Kota, menggelar patroli secara rutin dalam ranga &#8220;Operasi Berantas Jaya-2025”, operasi ini menyasar segala bentuk aksi premanisme,...</p>
<p>The post <a href="https://etnikom.net/apel-patroli-antisipasi-aksi-premanisme-di-tangerang-kapolres-polisi-hadir-di-masyarakat/">Apel Patroli Antisipasi Aksi Premanisme di Tangerang, Kapolres: Polisi Hadir di Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://etnikom.net">PT. Etnikom Persada Raya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>ETNIKOM.NET, TANGERANG &#8212; Polres Metro Tangerang Kota, menggelar patroli secara rutin dalam ranga &#8220;Operasi Berantas Jaya-2025”, operasi ini menyasar segala bentuk aksi premanisme, baik yang dilakukan secara perorangan maupun secara kelompok, termasuk juga debt collector, tawuran maupun kejahatan jalanan lainnya.</p>
<p>Giat Patroli ini di awali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, dan dihadiri oleh Wakapolres, AKBP Eko Bagus Riyadi maupun pejabat utama (PJU) Polres, Ahad (11/5/2025) malam WIB.</p>
<p>Diketahui, Operasi Berantas Jaya 2025 ini digelar selama 15 hari ke depan, yakni mulai tanggal 9-23 Mei 2025, serentak di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya, tak terkecuali di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.</p>
<p>Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, dalam Apel Patroli tersebut, pihaknya mengerahkan sebanyak 90 personil gabungan baik dari  Polri (Fungsi Reskrim, samapta, bimmas maupun Intelkan hingga seluruh Polsek jajaran), TNI maupun Satpol PP.</p>
<p>Patroli akan menyasar lokasi-lokasi keramaian maupun wilayah yang berpotensi terjadi aksi premanisme, antara lain, Taman Elektrik depan Pemkot Tangerang, Lapangan Ahmad Yani Tangerang dan Pasar Lama Tangerang.</p>
<p>&#8220;Dalam Operasi Berantas Jaya ini sasarannya antara lain terkait tindak pidana premanisme, begal, curanmor, tawuran, mata elang dan oknum ormas yang melakukan kegiatan meresahkan masyarakat ditempat keramaian dan termasuk yang menempati lahan-lahan yang bukan miliknya,&#8221; ujar Kapolres.</p>
<p>Zain menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum dan negara tidak boleh kalah oleh aksi premanisme. Oleh karena itu negara harus hadir di tengah masyarakat dan menjamin keamanaan dan ketertiban masyarakat dari segala bentuk tindakan premanisme.</p>
<p>&#8220;Malam ini kita kerahkan 90 personil gabungan dibagi dalam 3 tim, kita harus hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat. Negara jangan takut terhadap aksi premanisme. Negara tidak boleh kalah dengan preman. Negara kita adalah negara hukum. Polisi harus hadir ditengah-tengah masyarakat,&#8221; pesan Zain.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan pencegahan melalui kegiatan patroli ini akan terus dilakukan secara rutin dan massif, didukung himbauan kepada masyarakat baik melalui media sosial dan spanduk yang dipasang di lokasi strategis.</p>
<p>&#8220;Untuk menimbulkan efek deterance juga didukung dengan kegiatan penegakan hukum terhadap segala bentuk aksi premanisme yang terjadi,&#8221; pungkasnya.[]</p>
<p>The post <a href="https://etnikom.net/apel-patroli-antisipasi-aksi-premanisme-di-tangerang-kapolres-polisi-hadir-di-masyarakat/">Apel Patroli Antisipasi Aksi Premanisme di Tangerang, Kapolres: Polisi Hadir di Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://etnikom.net">PT. Etnikom Persada Raya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
