ETNIKOM.NET, JAKARTA — Sejumlah konfederasi dan federasi serikat pekerja/serikat buruh menggelar acara Urun Rembug Nasional di D’Maritime Resto & Café, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2025). Agenda utama adalah membahas dan menetapkan draf RUU Ketenagakerjaan sebagai usulan revisi atas UU Cipta Kerja Nomor 13 Tahun 2023.
Tim perumus menyampaikan bahwa draf sudah rampung dan telah dikoreksi oleh pimpinan serikat. RUU ini akan segera diajukan ke DPD RI dan DPR RI.
Presiden DPP KSPSI, Elly Rosita Silaban, menegaskan bahwa revisi ini penting untuk menciptakan aturan ketenagakerjaan yang lebih adil dan berpihak pada buruh. Menurutnya, banyak masalah di lapangan seperti PHK massal, upah minimum tak layak, sistem kerja tidak pasti, hingga lemahnya pengawasan.
Ketua Umum KSBSI, Jumhur Hidayat, menutup acara dengan ajakan untuk terus bersatu dan mengawal pembahasan RUU ini di parlemen.
“Kita ingin pekerja Indonesia hidup lebih layak dari hari ini,” tegasnya.